Poros Informasi – Saat Bitcoin (BTC) bergulat dengan tekanan jual dari investor institusi dan paus (whale), pasar altcoin justru menunjukkan ketahanan yang mengejutkan. Kapitalisasi pasar altcoin tetap solid di angka $1,44 triliun, sementara Bitcoin Dominance merosot ke 60,83%. Fenomena ini memicu pertanyaan: mengapa altcoin begitu kuat saat Bitcoin melemah?
Mengapa Altcoin Kebal Terhadap Kejatuhan Bitcoin?

Penurunan Bitcoin Dominance mengindikasikan adanya pergeseran modal ke aset-aset alternatif. Investor tampaknya mencari peluang di luar Bitcoin, tanpa sepenuhnya meninggalkan pasar kripto. Beberapa faktor yang mendukung ketahanan altcoin meliputi:
- Diversifikasi Portofolio: Investor semakin menyadari pentingnya diversifikasi. Altcoin menawarkan potensi pertumbuhan yang berbeda dari Bitcoin, sehingga menarik minat investor yang ingin mengurangi risiko.
- Narasi dan Utilitas Baru: Banyak altcoin yang menawarkan solusi inovatif atau narasi menarik, seperti Web3, DeFi, atau NFT. Hal ini menarik perhatian investor yang mencari proyek dengan potensi jangka panjang.
- Sentimen Pasar yang Berubah: Pasar kripto sering kali didorong oleh sentimen. Saat Bitcoin mengalami tekanan, altcoin bisa menjadi alternatif yang menarik, terutama jika didukung oleh berita positif atau perkembangan teknologi.
Altcoin Unggulan: Ether, Solana, dan Lainnya
Beberapa altcoin menunjukkan kinerja yang sangat baik dalam beberapa waktu terakhir. Ether (ETH) dan Solana (SOL) terus menjadi favorit karena ekosistemnya yang kuat dan adopsi yang luas. Selain itu, token komunitas seperti Dogecoin (DOGE) juga menarik perhatian karena popularitasnya di media sosial.
Waspadai Risiko yang Mengintai
Meskipun menjanjikan, pasar altcoin juga memiliki risiko yang perlu diwaspadai. Volatilitas yang tinggi adalah salah satu tantangan utama. Harga altcoin bisa berfluktuasi secara signifikan dalam waktu singkat, sehingga investor perlu berhati-hati dan menerapkan manajemen risiko yang baik.
Apakah Altseason Sudah di Depan Mata?
Beberapa analis meyakini bahwa jika Bitcoin Dominance gagal kembali ke atas 60% dan kapitalisasi pasar altcoin (Total2) tetap stabil di atas $1,4 triliun, pasar altcoin berpotensi memasuki fase bull berikutnya. Nama-nama seperti Pudgy Penguins (PENGU), Remittix, Kaspa, dan LILPEPE disebut-sebut memiliki potensi breakout besar dalam siklus bull ini.
Kondisi saat ini menunjukkan bahwa altcoin tidak hanya bertahan, tetapi juga mulai mengambil alih momentum saat Bitcoin kehilangan daya tarik jangka pendek. Mulai dari ETH dan SOL yang menawarkan utilitas nyata, hingga token komunitas seperti DOGE. Jika Bitcoin Dominance terus menurun dan risiko pasar dapat dikelola, altseason bisa datang lebih cepat dari yang diperkirakan.
Ingatlah selalu bahwa investasi dalam altcoin memiliki risiko tinggi. Manajemen risiko yang cermat sangat penting bagi setiap investor dan trader.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.






