Poros Informasi – Laporan terbaru Santiment pada 11 Agustus 2025 mengungkap kejutan besar di ekosistem Ethereum! Dua kripto, Chainlink (LINK) dan Starknet (STRK), memimpin aktivitas pengembangan, menandakan potensi besar di masa depan. Siapa yang mendominasi dan apa artinya bagi investor? Simak selengkapnya!
Chainlink: Raja Pengembangan Ethereum yang Tak Tergoyahkan

Chainlink ($LINK) kembali bertahta sebagai penguasa aktivitas pengembangan Ethereum. Posisi puncak ini dipertahankan dari bulan sebelumnya, membuktikan komitmen kuat tim pengembang dalam membangun jaringan oracle terdesentralisasi. Keberhasilan ini semakin mengukuhkan peran LINK sebagai tulang punggung berbagai aplikasi DeFi, NFT, dan proyek Web3 lainnya. Konsistensi aktivitas pengembangan LINK selama ini seringkali berkorelasi positif dengan kepercayaan investor dan potensi kenaikan harga. Secara historis, proyek dengan pengembangan berkelanjutan terbukti lebih tangguh menghadapi penurunan pasar, membuat LINK menjadi aset menarik bagi investor jangka menengah hingga panjang.
Starknet: Pendatang Baru yang Mengancam Tahta
Starknet ($STRK), solusi penskalaan layer-2 Ethereum, menempati posisi kedua, menunjukkan popularitas teknologi rollup dan efisiensi biaya gas Ethereum. Minat pasar yang tinggi terhadap STRK didorong oleh kebutuhan akan solusi skalabilitas yang efektif. Dengan potensi pembaruan besar di mainnet Ethereum, termasuk implementasi sharding, Starknet diprediksi akan semakin berkembang dan memperluas adopsi di sektor DeFi dan NFT.
Apa Artinya Bagi Trader dan Investor?
Data Santiment ini bukan sekadar informasi teknis, melainkan juga indikator peluang perdagangan. Stabilitas posisi LINK dan STRK di puncak menunjukkan sentimen positif dan potensi fluktuasi harga yang bisa dimanfaatkan oleh trader. Tren bullish Ethereum ($ETH) dan stabilitas Bitcoin ($BTC) di atas $60.000 juga dapat memberikan efek positif terhadap likuiditas altcoin seperti LINK dan STRK.
Melihat Lebih Jauh ke Masa Depan
Aktivitas pengembangan yang tinggi bukan hanya soal pembaruan teknis. Ini membuka peluang besar untuk investasi modal ventura, kemitraan strategis, dan integrasi lintas sektor. Chainlink, misalnya, berpotensi terhubung dengan proyek berbasis AI, sementara Starknet dapat menjadi solusi utama dalam mengatasi masalah skalabilitas Ethereum.
Data Santiment menegaskan posisi Chainlink dan Starknet sebagai aset Ethereum dengan fundamental kuat. Bagi investor jangka panjang, kedua token ini layak dipertimbangkan sebagai bagian dari strategi diversifikasi di pasar kripto yang semakin kompetitif. Namun, perlu diingat bahwa investasi kripto memiliki risiko tinggi, dan setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda. Informasi ini semata-mata untuk edukasi dan bukan ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto.






