Poros Informasi – Pergerakan IHSG di sesi pertama perdagangan Selasa (23/9/2025) sukses mencuri perhatian. Indeks berhasil melesat 0,52 persen, menutup sesi I di angka 8.081. Apa yang sebenarnya terjadi di balik lonjakan ini?
Aktivitas Perdagangan yang Ramai

Sepanjang sesi I, IHSG bergerak dinamis, mencatatkan titik terendah di 8.039,95 dan tertinggi di 8.088,80. Volume perdagangan terbilang signifikan, mencapai 36,37 miliar lembar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp21,66 triliun dan frekuensi 1,464 juta kali.
Peran Dominan Investor Domestik dan Asing
Data transaksi menunjukkan peran penting investor domestik dan asing. Investor domestik membukukan pembelian senilai Rp15,50 triliun, meskipun penjualan mereka juga cukup besar, mencapai Rp15,99 triliun. Menariknya, investor asing juga menunjukkan minat beli yang kuat dengan pembelian mencapai Rp7,52 triliun, melebihi penjualan mereka yang tercatat Rp7,03 triliun.
Sektor Properti dan Primer Jadi Lokomotif Penguatan
Penguatan IHSG hari ini ditopang oleh kinerja positif mayoritas sektor. Sektor properti memimpin kenaikan dengan pertumbuhan 2,05 persen, disusul sektor primer yang naik 2,01 persen dan sektor transportasi dengan kenaikan 1,41 persen. Sektor energi dan barang baku juga menunjukkan penguatan masing-masing sebesar 1,08 persen dan 1,13 persen. Hanya sektor infrastruktur yang sedikit tertinggal, mencatatkan pelemahan 0,01 persen.
Analisis Lebih Lanjut
Data tersebut menunjukkan optimisme pasar yang cukup kuat. Namun, perlu analisis lebih mendalam untuk memahami faktor fundamental yang mendorong penguatan ini, termasuk sentimen global dan kebijakan domestik. Perkembangan selanjutnya di sesi II perdagangan akan menjadi indikator penting untuk melihat keberlanjutan tren positif ini. Apakah penguatan ini akan berlanjut hingga penutupan pasar? Kita tunggu perkembangan selanjutnya.






