Gila! Strategy Simpan 650.000 BTC, Bagi Dividen Puluhan Triliun?

Usman

Gila! Strategy Simpan 650.000 BTC, Bagi Dividen Puluhan Triliun?

Poros Informasi – Strategy, perusahaan yang dikenal dengan strategi treasury Bitcoin agresifnya, kembali membuat gebrakan. Perusahaan yang sebelumnya bernama MicroStrategy ini baru saja mengumumkan penambahan kepemilikan Bitcoin (BTC) mereka.

Strategy Borong Lagi Bitcoin, Total Kuasai 3% Pasokan!

Gila! Strategy Simpan 650.000 BTC, Bagi Dividen Puluhan Triliun?
Gambar Istimewa : www.worldatlas.com

Dalam laporan resmi ke Securities and Exchange Commission (SEC), Strategy mengungkapkan pembelian tambahan 130 BTC dengan nilai sekitar US$11,7 juta. Pembelian ini dilakukan antara tanggal 17 hingga 30 November dengan harga rata-rata US$89.960 per BTC.

Dengan akuisisi terbaru ini, Strategy kini memegang total 650.000 BTC. Jika dihitung dengan harga pasar saat ini, nilai kepemilikan tersebut mencapai sekitar US$56 miliar! Michael Saylor, pendiri sekaligus executive chairman Strategy, mengungkapkan bahwa harga beli rata-rata perusahaan adalah US$74.436 per BTC, dengan total biaya sekitar US$48,4 miliar termasuk biaya lainnya. Ini berarti, Strategy masih mencatatkan keuntungan belum terealisasi sekitar US$7,6 miliar.

Kepemilikan Bitcoin Strategy saat ini mewakili lebih dari 3% dari total pasokan maksimal Bitcoin yang hanya 21 juta BTC. Angka yang fantastis!

Siapkan Dana Dividen Jumbo, Capai Triliunan Rupiah!

Tak hanya menambah kepemilikan Bitcoin, Strategy juga mengumumkan pembentukan cadangan kas dalam denominasi dolar AS (USD Reserve) senilai US$1,44 miliar. Dana ini dipersiapkan khusus untuk:

  • Mendukung operasional perusahaan.
  • Melaksanakan strategi treasury Bitcoin di masa depan.
  • Potensi pembayaran dividen kepada pemegang saham.

Dana cadangan dolar ini berasal dari hasil penjualan saham biasa Class A (MSTR) melalui program at-the-market (ATM). Dalam dua minggu terakhir, Strategy berhasil menjual 8.214.000 saham MSTR dan meraup dana sekitar US$1,48 miliar.

Perusahaan berencana untuk mempertahankan USD Reserve dalam jumlah yang cukup untuk menutupi setidaknya 12 bulan pembayaran dividen, dengan target jangka menengah untuk memperkuat cadangan hingga bisa meng-cover 24 bulan atau lebih. Namun, besar kecilnya cadangan tetap fleksibel dan dapat disesuaikan sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar dan kebutuhan likuiditas perusahaan.

Saylor menyatakan bahwa pembentukan USD Reserve ini adalah langkah evolusi selanjutnya bagi Strategy. Langkah ini diambil agar Strategy lebih siap menghadapi volatilitas jangka pendek sambil tetap mengejar visi menjadi issuer utama Digital Credit berbasis Bitcoin.

Penting untuk dicatat bahwa pembelian Bitcoin terbaru dan pembentukan USD Reserve ini tidak didanai dari penjualan BTC, melainkan dari penjualan saham MSTR di pasar. Strategy masih memiliki ruang hingga US$13,37 miliar untuk penerbitan dan penjualan tambahan saham biasa Class A di bawah program ATM yang sama.

Sebelumnya, pasar sempat mengira Strategy menghentikan pembelian rutin Bitcoin. Namun, pengumuman terbaru ini membuktikan bahwa Strategy tetap berkomitmen pada strategi Bitcoin mereka.

Baca Juga

Ikuti Kami

Tags

Tinggalkan komentar