Poros Informasi – Pasar kripto kembali diwarnai gejolak, dan Pi Network (PI) menjadi salah satu aset yang merasakan dampaknya paling dalam. Dalam 24 jam terakhir, harga PI terpantau merosot 1,06%, mendarat di level $0,203. Koreksi ini bukan sekadar fluktuasi sesaat, melainkan kelanjutan tren pelemahan mingguan yang telah mencatat penurunan sekitar 2,84%. Para analis porosinformasi.co.id menyoroti kombinasi sentimen pasar yang lesu, dominasi Bitcoin yang goyah, serta bayang-bayang suplai token yang membayangi sebagai pemicu utama.
Badai Sentimen Negatif Melanda Pasar Kripto Global

Penurunan nilai PI bukan fenomena tunggal. Seluruh lanskap aset digital sedang bergulat dengan gelombang ‘risk-off’, di mana para investor cenderung menarik modal dari aset berisiko tinggi. Data terbaru menunjukkan kapitalisasi pasar kripto global menyusut sekitar 1,23%, atau setara dengan $35 miliar, dalam sehari. Sementara itu, dominasi Bitcoin justru menguat ke 59,32%, sebuah indikator bahwa investor beralih ke aset yang dianggap lebih stabil di tengah ketidakpastian.
Bitcoin sendiri sempat tergelincir ke angka $86.000, memicu efek domino yang menekan altcoin secara keseluruhan. Namun, koreksi PI terlihat lebih signifikan dibandingkan Ethereum yang hanya turun 0,3% atau XRP yang melemah 0,5%. Ini menggarisbawahi kerentanan altcoin berkapitalisasi lebih kecil saat Bitcoin gagal mempertahankan momentum bullish.
Lebih jauh, bayang-bayang kebijakan moneter global, khususnya potensi kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan (BoJ), turut menambah kekhawatiran. Langkah BoJ ini dikhawatirkan memicu ‘unwinding yen carry trade’, sebuah fenomena yang bisa menguras likuiditas dari pasar aset berisiko, termasuk kripto.
Sinyal Teknis Memburuk: PI di Ambang Ujian Krusial
Penembusan Support Kritis dan Formasi Bearish
Analisis teknikal PI saat ini melukiskan gambaran yang suram. Harga telah menembus level support krusial di $0,2035, sebuah ambang batas yang sebelumnya berhasil menahan penurunan pada awal November. Penetrasi di bawah level ini secara tegas mengonfirmasi formasi ‘double top’, sebuah pola grafik bearish klasik yang sering menjadi preseden bagi kelanjutan tren penurunan.
Indikator Menjerit, Volume Melemah
Sinyal dari indikator teknikal lainnya turut memperkuat narasi pesimis ini. Relative Strength Index (RSI) 14-harian berada di angka 37,67, menunjukkan kondisi netral namun dengan bias melemah. Histogram Moving Average Convergence Divergence (MACD) juga terpantau di wilayah negatif, mengindikasikan dominasi momentum bearish yang kuat.
Lebih lanjut, harga PI kini diperdagangkan di bawah semua rata-rata pergerakan utama, termasuk Exponential Moving Average (EMA) 50-hari yang berada di sekitar $0,220, menegaskan tren bearish. Volume perdagangan PI dalam 24 jam terakhir anjlok sekitar 20% menjadi $16,69 juta, sebuah cerminan minat beli yang sangat lesu. Jika tekanan jual terus berlanjut, level $0,192, yang merupakan titik terendah Oktober, kemungkinan besar akan menjadi target support berikutnya yang akan diuji ketahanannya.
Ancaman Suplai dan Potensi Jangka Panjang Ekosistem
Gelombang Token Unlock yang Mengkhawatirkan
Di balik layar, isu ‘token unlock’ turut menjadi beban berat bagi harga PI. Proyeksi menunjukkan bahwa dalam 30 hari mendatang, lebih dari 172 juta token PI akan membanjiri pasar. Angka yang lebih spesifik, sekitar 105 juta token, dijadwalkan akan ‘terbuka’ sebelum penghujung Desember. Influx suplai yang masif ini, tanpa diimbangi oleh lonjakan permintaan yang signifikan, berpotensi besar memicu gelombang tekanan jual yang lebih parah.
Harapan di Tengah Badai: Inovasi Ekosistem PI
Meskipun demikian, di tengah badai sentimen negatif, ekosistem Pi Network masih menyimpan secercah harapan untuk jangka panjang. Beberapa inisiatif strategis, seperti pengembangan di sektor Web3 gaming dan komitmen untuk mematuhi regulasi ketat seperti MiCA (Markets in Crypto-Assets) di Eropa, diyakini dapat menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan fundamental proyek ini di masa depan. Sayangnya, potensi positif jangka panjang ini belum mampu meredam tekanan jangka pendek yang diakibatkan oleh faktor teknikal dan sentimen pasar yang dominan.
Kejatuhan harga Pi Network (PI) ke level $0,203 adalah cerminan kompleks dari interaksi tekanan eksternal dan dinamika internal. Dari melemahnya Bitcoin, sentimen ‘risk-off’ global, sinyal teknikal yang memburuk, hingga ancaman ‘token unlock’, semua berkontribusi membentuk lintasan harga saat ini. Untuk jangka pendek, fokus utama pasar akan tertuju pada seberapa kuat PI dapat bertahan di zona support krusial $0,192. Di sisi lain, pergerakan Bitcoin sebagai lokomotif pasar dan respons global terhadap kebijakan moneter akan menjadi penentu utama volatilitas di masa mendatang. Bagi para pelaku pasar, porosinformasi.co.id mengingatkan pentingnya untuk selalu mengedepankan manajemen risiko yang bijak dan terus memantau perkembangan fundamental sebelum mengambil keputusan investasi.
Investasi dan trading kripto yang aman dan terpercaya dapat diakses melalui platform berlisensi. Ikuti kanal berita porosinformasi.co.id di Google News untuk update terkini seputar dunia kripto.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi yang disajikan sepenuhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas potensi kerugian investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi edukatif dan bukan merupakan ajakan untuk menjual atau membeli aset kripto. Pastikan Anda berinvestasi pada platform yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.






