Revolusi Industri Migas Lokal: Kemenperin Ungkap Jurus Jitu!

Renita

Revolusi Industri Migas Lokal: Kemenperin Ungkap Jurus Jitu!

Poros Informasi – Sektor industri penunjang minyak dan gas (migas) nasional kini tak lagi sekadar roda penggerak pendukung. Ia telah bertransformasi menjadi pilar strategis yang krusial dalam upaya substitusi impor, bahkan menunjukkan taringnya di kancah pasar global. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dengan tegas menyatakan bahwa penguatan industri ini adalah kunci utama menuju kemandirian ekonomi bangsa.

Mengukuhkan Pilar Kemandirian Ekonomi Nasional

Revolusi Industri Migas Lokal: Kemenperin Ungkap Jurus Jitu!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menggarisbawahi urgensi peran industri penunjang migas sebagai fondasi kokoh bagi struktur industri nasional. "Industri penunjang migas dalam negeri memiliki peran vital sebagai penopang industri nasional. Pemerintah berkomitmen penuh untuk memastikan pemanfaatan produk dalam negeri semakin optimal, guna memperkuat struktur industri nasional dan secara signifikan mengurangi ketergantungan terhadap produk impor," tegas Agus di Jakarta, Sabtu (27/12/2025). Pernyataan ini bukan hanya retorika, melainkan cerminan strategi jangka panjang pemerintah untuk menciptakan ekosistem industri yang resilien dan berdaya saing global.

Dari Substitusi Impor Hingga Ekspansi Global

Kemampuan industri nasional dalam memproduksi peralatan migas berteknologi tinggi dan berstandar internasional menjadi bukti nyata kesiapan Indonesia untuk tidak hanya mengurangi ketergantungan pada produk impor, tetapi juga bersaing di pasar global. Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Setia Diarta, menyoroti kemajuan ini. "Industri penunjang migas dalam negeri telah menunjukkan kemampuan yang semakin kompetitif, baik dari sisi teknologi, kualitas produk, maupun kesiapan sumber daya manusia," ujar Setia saat melakukan peninjauan fasilitas PT Teknologi Rekayasa Katup (TRK) di Cikande, Serang. Kunjungan ini sekaligus mengafirmasi bahwa inovasi dan kapasitas produksi dalam negeri telah mencapai level yang memungkinkan mereka untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan domestik, tetapi juga merambah pasar ekspor yang menuntut standar kualitas tinggi.

Prospek Cerah dan Komitmen Berkelanjutan

Dengan capaian dan komitmen yang telah ditunjukkan, prospek industri penunjang migas nasional tampak sangat menjanjikan. Kemenperin terus mendorong kolaborasi antara pelaku industri, lembaga riset, dan pengguna akhir untuk menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan berkelanjutan. Upaya ini diharapkan tidak hanya berdampak pada sektor migas semata, melainkan juga memicu efek domino positif terhadap sektor-sektor industri lainnya, mempercepat laju industrialisasi, dan pada akhirnya, memperkuat fondasi ekonomi Indonesia di kancah global. Langkah strategis ini menegaskan visi pemerintah untuk membangun kemandirian industri yang kokoh, inovatif, dan mampu bersaing di panggung dunia.

Baca Juga

Ikuti Kami

Tags

Tinggalkan komentar