Dogecoin Terjebak! Akankah DOGE Bangkit Sebelum 2026?

Usman

Dogecoin Terjebak! Akankah DOGE Bangkit Sebelum 2026?

Poros Informasi – Menjelang penghujung tahun 2025, Dogecoin (DOGE), aset kripto ikonik bertema anjing, masih berjuang di tengah tekanan pasar yang signifikan. Diperdagangkan di sekitar level $0,123, DOGE tampak berpegangan pada zona support krusial, menyusul serangkaian aksi jual yang tak henti-hentinya dalam beberapa minggu terakhir. Analisis grafik harian mengungkapkan bahwa Dogecoin masih terperangkap dalam "descending channel", sebuah formasi teknis yang secara gamblang mengindikasikan dominasi penjual. Setiap upaya untuk membalikkan keadaan dan memulai tren naik yang berkelanjutan seolah selalu kandas di tengah jalan.

Dogecoin Terjebak dalam Cengkeraman Bearish

Dogecoin Terjebak! Akankah DOGE Bangkit Sebelum 2026?
Gambar Istimewa : news.tokocrypto.com

Pola Teknis Menunjukkan Dominasi Penjual

Sejak awal Oktober, grafik harga Dogecoin konsisten membentuk "lower high", sebuah sinyal klasik dari melemahnya momentum pembelian. Indikator teknis kunci seperti Supertrend masih kokoh di wilayah bearish, tepatnya di sekitar $0,140, sementara titik Parabolic SAR terus membayangi di atas setiap candle harian. Ini adalah konfirmasi kuat bahwa narasi pasar masih dikendalikan oleh para bear, dengan bull kesulitan mengambil alih kemudi.

Menurut laporan dari Coin Edition, zona support terdekat yang patut dicermati berada di kisaran $0,120 hingga $0,118. Level ini telah terbukti cukup tangguh dalam menahan gempuran penjualan sebelumnya. Namun, para trader perlu waspada: penutupan harian di bawah ambang batas ini dapat memicu gelombang penjualan baru, mendorong harga DOGE menuju level psikologis $0,105, bahkan hingga $0,100, area yang terakhir kali menjadi magnet permintaan di awal tahun.

Stabilitas Jangka Pendek yang Rapuh

Upaya Pembeli Bertahan di Tengah Badai

Meskipun gambaran jangka panjang terlihat suram, pada kerangka waktu yang lebih pendek, Dogecoin menunjukkan secercah harapan dengan upaya stabilisasi setelah terjun bebas pekan lalu. Harga berhasil bertahan di atas garis tren intraday dan berfluktuasi di sekitar Volume Weighted Average Price (VWAP) $0,123. Ini mengisyaratkan adanya perlawanan dari pembeli yang berupaya menjaga harga agar tidak jatuh lebih dalam, meskipun dorongan beli yang kuat masih absen.

Indikator Relative Strength Index (RSI) pada grafik intraday bergerak di area netral, sekitar 50-an. Kondisi ini lebih mencerminkan jeda sementara dalam tekanan jual, bukan indikasi kuat adanya pembalikan tren. Sementara itu, zona $0,125 hingga $0,127 tetap menjadi tembok penghalang yang kokoh, menghambat setiap upaya DOGE untuk merangkak naik.

Data Derivatif dan Sentimen Pasar: Awan Gelap di Atas DOGE

Investor Memilih Jaga Jarak, Ketakutan Melanda

Melihat lebih dalam ke pasar derivatif, open interest (OI) Dogecoin tercatat menyusut sekitar 3,5%, kini berada di angka $1,45 miliar. Penurunan ini adalah indikasi jelas bahwa para partisipan pasar cenderung mengurangi eksposur risiko mereka, alih-alih membangun posisi baru. Ironisnya, volume perdagangan justru melonjak lebih dari 22%, namun tanpa diiringi kenaikan harga yang berarti. Pola semacam ini sering diinterpretasikan sebagai fase distribusi, di mana aset berpindah tangan dari holder kuat ke holder lemah, bukan akumulasi yang sehat. Dominasi likuidasi posisi long, yang mencapai lebih dari $2,5 juta dalam 24 jam terakhir, semakin mempertegas tekanan jual yang berkelanjutan.

Sentimen pasar kripto secara keseluruhan juga belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Indeks Fear and Greed masih bertengger di level 24, mengindikasikan kondisi "ketakutan ekstrem" di kalangan investor. Sepanjang bulan Desember, Dogecoin hanya berhasil mencatatkan penutupan positif pada sekitar 37% sesi perdagangan, sebuah cerminan nyata dari dominasi tekanan jual yang tak kunjung reda.

Menanti Katalis: Prospek Dogecoin Menjelang Tahun Baru

(Gambar: Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 31 Desember 2025. Sumber: porosinformasi.co.id.)

Menjelang detik-detik terakhir tahun 2025, Dogecoin masih terperangkap dalam mode defensif. Dengan fondasi teknikal yang rapuh dan sentimen pasar yang diselimuti pesimisme, pergerakan harga DOGE diperkirakan akan tetap stagnan dan terbatas. Para investor dan trader kini menanti dengan cemas kehadiran katalis kuat yang mampu memicu perubahan arah tren, mungkin berupa pengumuman penting, adopsi masif, atau pergeseran sentimen pasar kripto secara global. Tanpa pemicu tersebut, Dogecoin tampaknya akan mengakhiri tahun dengan nada yang kurang menggembirakan.

Untuk informasi dan analisis terkini seputar dunia kripto, ikuti terus kanal berita porosinformasi.co.id. Dapatkan update berita kripto dan unduh aplikasi trading bitcoin & kripto terpercaya hanya di porosinformasi.co.id.

PENTING: Investasi dalam aset kripto memiliki risiko yang sangat tinggi. Setiap keputusan investasi yang Anda ambil berdasarkan informasi, riset, atau rekomendasi yang disajikan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang menanggung risiko investasi tersebut. Konten ini murni bersifat informatif dan tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk menjual atau membeli aset kripto. porosinformasi.co.id beroperasi di bawah izin dan pengawasan Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Juga

Ikuti Kami

Tags

Tinggalkan komentar