Usman

Misteri di Balik Transfer Rp1,9 Triliun BlackRock ke Coinbase

Poros Informasi – Raksasa manajemen aset global, BlackRock, kembali menggegerkan jagat kripto dengan pergerakan aset digital masif. Lebih dari Rp1,9 triliun (setara $120 juta AS) dalam bentuk Bitcoin dan Ethereum dilaporkan telah dipindahkan ke platform Coinbase. Manuver ini sontak memicu gelombang spekulasi, terutama di tengah kekhawatiran akan potensi tekanan jual yang kian intensif, menyusul tren arus keluar dana besar-besaran dari produk ETF kripto di Amerika Serikat.

1f1fa 1f1f8
Gambar Istimewa : s.w.org

Manuver Senyap Raksasa BlackRock

Data on-chain dari platform analitik terkemuka seperti Arkham Intelligence dan Lookonchain mengungkap detail pergerakan ini. Pada 2 Januari 2026, BlackRock tercatat memindahkan 1.134 Bitcoin, dengan estimasi nilai sekitar $101 juta AS, serta 7.255 Ethereum senilai kurang lebih $22 juta AS. Destinasi transfer ini adalah Coinbase Prime, sebuah layanan kustodian yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan institusi. Langkah ini, meskipun terkesan rutin bagi entitas sebesar BlackRock, menjadi sorotan karena konteks pasar saat ini.

Di Balik Arus Keluar ETF yang Mengkhawatirkan

Transfer aset ini tidak lepas dari bayang-bayang kinerja pasar ETF kripto yang kurang menggembirakan di akhir tahun 2025. Laporan dari Farside Investors dan SoSoValue menunjukkan adanya arus keluar bersih yang substansial dari ETF Bitcoin spot di AS, mencapai $348,1 juta AS pada 31 Desember. Ironisnya, produk ETF Bitcoin BlackRock sendiri, IBIT, turut berkontribusi signifikan terhadap angka tersebut dengan $99,05 juta AS.

Situasi serupa juga melanda ETF Ethereum, yang mencatat total arus keluar $72,06 juta AS, di mana sekitar $21,5 juta AS berasal dari dana kelolaan BlackRock. Meskipun IBIT masih memimpin pasar ETF Bitcoin dengan kepemilikan fantastis sekitar 770.791 BTC senilai $67,4 miliar AS, tren arus keluar yang konsisten ini mengindikasikan pergeseran sentimen investor. Data menunjukkan bahwa ETF Bitcoin telah mengalami arus dana negatif dalam delapan dari sembilan hari perdagangan terakhir, sementara ETF Ethereum mencatat tren serupa dalam lima dari enam hari terakhir.

Ancaman dan Resiliensi Pasar Kripto

Tekanan Ganda: Opsi dan Prediksi Harga

Situasi pasar semakin kompleks dengan mendekatnya tanggal jatuh tempo opsi kripto senilai $2,2 miliar AS, yang mencakup aset-aset utama seperti Bitcoin, Ethereum, XRP, dan Solana. Titik "max pain" untuk Bitcoin, yang seringkali menjadi indikator level harga di mana sebagian besar opsi akan kedaluwarsa tanpa nilai, berada di $88.000 AS. Kondisi ini berpotensi memperparah tekanan jual. Analis dari CryptoQuant bahkan telah mengeluarkan peringatan keras: jika arus keluar dari ETF terus berlanjut, harga Bitcoin berisiko tergelincir di bawah $90.000 AS, dan dalam skenario terburuk, bisa merosot hingga ke area $50.000 AS.

Sinyal Positif di Tengah Badai

Namun, di tengah awan gelap sentimen pasar, terdapat secercah harapan. Data dari Glassnode, platform intelijen on-chain, mengindikasikan bahwa para pemegang Bitcoin jangka panjang (long-term holders) mulai menunjukkan resistensi, dengan mengurangi aktivitas penjualan aset mereka. Ini bisa menjadi pertanda adanya fondasi ketahanan di tengah gejolak pasar.

Dari perspektif harga, pasar kripto menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Bitcoin (BTC/USDT) berhasil menguat 1,78% dalam 24 jam terakhir, mencapai kisaran $89.412 AS. Sementara itu, Ethereum (ETH/USDT) juga menunjukkan performa positif, melonjak 2,25% ke level sekitar $3.048 AS, didukung oleh peningkatan volume perdagangan sebesar 7,12%, yang mengindikasikan minat pasar yang masih tinggi.

Menanti Klarifikasi dan Implikasi Jangka Panjang

Hingga artikel ini ditulis, BlackRock masih bungkam, belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai motif di balik transfer aset digital bernilai triliunan rupiah ini. Ketiadaan penjelasan dari manajer aset terbesar di dunia ini tentu saja menjaga pelaku pasar dalam mode waspada. Setiap pergerakan BlackRock, baik itu pengajuan ETF baru maupun transfer aset masif, selalu dianggap sebagai barometer penting yang dapat memengaruhi arah dan sentimen pasar kripto global di masa mendatang.


Disclaimer Penting: Investasi dalam aset kripto memiliki risiko yang sangat tinggi dan fluktuatif. Segala keputusan investasi yang Anda ambil berdasarkan informasi, rekomendasi, atau riset yang disajikan dalam artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang menjamin atau bertanggung jawab atas potensi kerugian investasi tersebut. Konten ini murni bersifat informatif dan tidak boleh diinterpretasikan sebagai ajakan untuk menjual atau membeli aset kripto. Untuk informasi lebih lanjut dan update berita kripto terkini, Anda bisa mengikuti kanal berita di porosinformasi.co.id.

Baca Juga

Ikuti Kami

Tags

Tinggalkan komentar