Kripto Geger! Altcoin Meledak di Tengah Badai Volatilitas

Usman

Kripto Geger! Altcoin Meledak di Tengah Badai Volatilitas

Poros Informasi – Pasar aset digital kembali menunjukkan taringnya pada Kamis, 12 Februari 2026, dengan pergerakan yang sangat volatil. Meskipun sentimen makro ekonomi global memberikan tekanan, sejumlah altcoin justru berhasil mencatatkan performa luar biasa, memicu spekulasi dan minat investor yang tak padam. Fenomena ini menggarisbawahi dinamika unik di ranah kripto, di mana peluang besar seringkali muncul di tengah ketidakpastian yang mendalam.

Altcoin Berjaya di Tengah Gejolak Pasar

Kripto Geger! Altcoin Meledak di Tengah Badai Volatilitas
Gambar Istimewa : s3.eu-central-003.backblazeb2.com

Hari ini, sorotan utama tertuju pada beberapa altcoin yang berhasil menentang arus koreksi pasar. BERA memimpin dengan lonjakan fantastis sebesar 80%, mengerek harganya ke level $0,92. Kenaikan signifikan ini, yang bahkan disebut-sebut mencapai 150% dalam periode yang lebih luas berkat pivot strategisnya, menunjukkan potensi besar proyek tersebut di mata investor. Tidak hanya BERA, DYM juga tidak mau ketinggalan, melonjak 44% hingga menyentuh $0,05659, diikuti oleh LINEA yang menguat 30% ke $0,00408.

Kenaikan tajam pada aset-aset ini bukan sekadar angka; ia mencerminkan adanya minat spekulatif yang kuat dan kepercayaan terhadap fundamental proyek-proyek tertentu, bahkan ketika pasar secara keseluruhan berada di bawah bayang-bayang tekanan. Para analis porosinformasi.co.id mencatat bahwa momentum ini bisa menjadi indikator adanya pergeseran fokus investor dari aset-aset utama ke altcoin dengan potensi pertumbuhan eksplosif, mencari "permata tersembunyi" di tengah hiruk pikuk pasar.

Sentimen Makro Ekonomi dan Efeknya pada Kripto

Namun, euforia altcoin tidak sepenuhnya menghapus kekhawatiran dari sisi makro ekonomi. Pasar kripto secara umum mengalami koreksi setelah rilis data tenaga kerja Amerika Serikat yang terbaru. Laporan menunjukkan penciptaan 130 ribu lapangan kerja baru pada Januari, namun diiringi dengan kenaikan tingkat pengangguran menjadi 4,3%. Data ini, meskipun menunjukkan pertumbuhan pekerjaan, juga mengindikasikan adanya potensi perlambatan ekonomi yang dapat mempengaruhi kebijakan moneter bank sentral, dan pada akhirnya, likuiditas di pasar aset berisiko seperti kripto.

Kenaikan angka pengangguran seringkali ditafsirkan sebagai sinyal bahwa ekonomi mungkin tidak sekuat yang diperkirakan, memicu kekhawatiran akan resesi atau kebijakan moneter yang lebih ketat di masa depan. Investor kripto perlu mencermati bagaimana dinamika makro ini akan terus berinteraksi dengan pergerakan harga aset digital, mengingat sensitivitas pasar kripto terhadap sentimen ekonomi global.

Mengintip Masa Depan: Antara Peluang dan Peringatan

Meskipun altcoin tertentu menunjukkan kekuatan, ada beberapa sinyal yang perlu diwaspadai. Laporan mengenai kapitalisasi USDT yang negatif, misalnya, bisa menjadi sinyal bahaya jangka menengah yang perlu diperhatikan oleh para pelaku pasar. Fluktuasi pada stablecoin terbesar ini dapat mengindikasikan tekanan likuiditas atau perubahan sentimen yang lebih luas, yang berpotensi memicu gelombang koreksi.

Di sisi lain, riset sebelumnya dari awal Februari 2026 telah mengisyaratkan bahwa meskipun Bitcoin menunjukkan penurunan, harapan masih ada untuk altcoin. Ini sejalan dengan apa yang kita lihat hari ini, di mana altcoin tertentu berhasil bersinar terang. Pertanyaan besarnya adalah, apakah momentum ini akan berkelanjutan, ataukah hanya kilasan sesaat sebelum pasar kembali ke fase konsolidasi yang lebih panjang? Para investor disarankan untuk tetap waspada dan melakukan riset mendalam.

Bagi Anda yang tertarik untuk menjelajahi peluang di pasar kripto, porosinformasi.co.id menyediakan platform yang aman dan terpercaya untuk investasi dan trading. Ikuti Google News porosinformasi.co.id untuk mendapatkan pembaruan berita kripto terkini dan unduh aplikasi trading bitcoin & kripto sekarang juga!

Penting: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli. porosinformasi.co.id berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Juga

Ikuti Kami

Tags

Tinggalkan komentar