Poros Informasi – PT Pegadaian, institusi keuangan yang telah lama menjadi tulang punggung masyarakat dalam solusi pembiayaan, secara resmi meluncurkan inisiatif transformatif berskala nasional. Dengan mengusung kampanye "Melayani Sepenuh Hati" untuk MengEMASkan Indonesia, perusahaan ini menegaskan kembali komitmennya dalam menghadirkan layanan prima yang berpusat pada kebutuhan nasabah. Peluncuran akbar ini berlangsung di Ballroom The Gade Tower, Jakarta, pada Selasa, 3 Maret 2026, menandai babak baru dalam sejarah pelayanan Pegadaian yang lebih responsif dan empatik.
Mengapa Transformasi Ini Penting?

Langkah strategis ini bukan sekadar perubahan internal, melainkan sebuah akselerasi signifikan yang didorong oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Inisiatif ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam menciptakan nilai tambah yang substansial dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat. Kehadiran Danantara dalam mendorong transformasi ini menunjukkan adanya visi yang lebih luas untuk menjadikan Pegadaian sebagai pilar ekonomi yang lebih adaptif terhadap dinamika kebutuhan publik, sekaligus memperkuat kontribusi BUMN terhadap perekonomian nasional.
Acara peluncuran tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Senior Director Chief Marketing Officer Danantara Asset Management, Dendi Tegar Danianto, serta Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, beserta jajaran direksi dan perwakilan Insan Pegadaian dari berbagai daerah. Kehadiran mereka menegaskan keseriusan dan dukungan penuh terhadap visi pelayanan baru ini.
Arah Baru Layanan Pelanggan
Simbolisasi komitmen pelayanan prima ini diwujudkan melalui prosesi penyematan pin "Melayani Sepenuh Hati" kepada dua perwakilan Insan Pegadaian. Momen ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah deklarasi bahwa setiap individu di Pegadaian siap bertransformasi menjadi "sahabat setia" bagi masyarakat, menawarkan solusi keuangan yang tidak hanya transaksional, tetapi juga empatik dan bermanfaat. Ini mencerminkan pergeseran paradigma dari sekadar penyedia jasa menjadi mitra strategis dalam pengelolaan keuangan personal dan usaha mikro.
Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, dalam pidatonya menegaskan bahwa kualitas pelayanan merupakan fondasi utama dan prioritas tak tergoyahkan bagi perusahaan. "Pelayanan yang prima bukan hanya kewajiban, melainkan investasi jangka panjang yang akan berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan kinerja perusahaan dan kepercayaan publik," ujar Damar. Ia menambahkan, kepuasan nasabah adalah cerminan keberhasilan operasional dan strategis Pegadaian, yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan profitabilitas dan keberlanjutan bisnis.
Dampak Ekonomi dan Sosial yang Diharapkan
Kampanye "MengEMASkan Indonesia" memiliki dimensi ekonomi dan sosial yang luas. Dengan meningkatkan kualitas layanan, Pegadaian berharap dapat menjangkau lebih banyak segmen masyarakat, terutama mereka yang belum terlayani secara optimal oleh institusi keuangan formal. Ini akan mendorong inklusi keuangan, memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan akses pembiayaan yang lebih mudah dan ramah, serta meningkatkan literasi keuangan di kalangan masyarakat.
Pada akhirnya, peningkatan akses dan kualitas layanan ini diharapkan dapat memacu perputaran ekonomi di tingkat akar rumput, menciptakan kemandirian finansial bagi individu dan keluarga, serta secara kolektif "mengEMASkan" potensi ekonomi bangsa yang selama ini mungkin belum sepenuhnya tergali. Inisiatif ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem keuangan yang lebih inklusif dan berdaya saing.
Dengan peluncuran kampanye "Melayani Sepenuh Hati" ini, PT Pegadaian tidak hanya memperbarui citranya, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai lembaga keuangan yang relevan dan adaptif di era modern. Komitmen ini diharapkan menjadi tonggak sejarah yang membawa Pegadaian menuju masa depan yang lebih cerah, di mana setiap nasabah merasa dihargai dan setiap transaksi menjadi bagian dari perjalanan menuju kesejahteraan yang berkelanjutan.






