Poros Informasi – PT Pegadaian, institusi keuangan non-bank yang telah mengakar kuat di Indonesia, baru saja mengukir babak baru dalam sejarah panjangnya. Bertepatan dengan peringatan hari jadi ke-125 tahun, perusahaan ini secara resmi membuka kantor cabang luar negeri pertamanya di Dili, Timor Leste, menandai langkah strategis menuju kancah internasional. Ekspansi ini bukan sekadar perluasan jaringan bisnis, melainkan manifestasi komitmen Pegadaian untuk menyediakan solusi keuangan yang inklusif dan dapat diandalkan bagi masyarakat di kawasan regional.
Membuka Gerbang Internasional: Visi dan Misi Pegadaian

Peresmian monumental ini dilangsungkan pada Senin, 30 Maret 2026, di Pegadaian Branch Timor Leste. Hadir langsung Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, didampingi Komisaris Utama AM Putranto, serta Direktur Jaringan dan Operasi Eka Pebriansyah. Kehadiran para petinggi ini menegaskan keseriusan Pegadaian dalam ekspansi globalnya, yang diharapkan dapat memperkuat posisi perusahaan sebagai pemain kunci di sektor jasa keuangan.
Acara tersebut juga dimeriahkan oleh kehadiran sejumlah tokoh penting dari kedua negara, termasuk Wakil Perdana Menteri Timor Leste Mariano Assanami Sabino Lopes, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Timor Leste Okto Dorinus Manik, serta SEVP Ultra Micro Business BRI Muhammad Candra Utama. Kehadiran perwakilan BUMN lain yang berkedudukan di Timor Leste turut memperkuat sinergi antar-entitas negara, menunjukkan dukungan penuh terhadap inisiatif ini.
Komitmen Inklusif untuk Masyarakat Timor Leste
Dalam sambutannya, Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menegaskan bahwa kehadiran Pegadaian di Timor Leste memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar perluasan pasar. "Hadirnya Pegadaian di bumi Timor Leste ini adalah wujud semangat kolaborasi untuk tumbuh bersama," ujarnya, menekankan pentingnya sinergi dan kemitraan dalam membangun ekosistem ekonomi yang lebih kuat.
Damar juga menyoroti kedekatan geografis dan historis antara Indonesia dan Timor Leste sebagai fondasi kokoh untuk membangun kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan. "Kami melihat kedekatan geografis dan historis sebagai fondasi kuat untuk membangun kemitraan jangka panjang. Kami ingin membawa pengalaman 125 tahun kami dalam mendukung UMKM di Indonesia untuk turut memberdayakan pelaku usaha lokal di sini," tambahnya. Pernyataan ini menggarisbawahi fokus Pegadaian pada pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sebuah segmen yang telah menjadi keahlian perusahaan selama lebih dari satu abad di Indonesia.
Strategi Global dan Dampak Ekonomi Regional
Langkah ini secara jelas menempatkan Pegadaian sebagai pemain jasa keuangan yang mulai diperhitungkan di tingkat regional. Dengan rekam jejak panjang dalam melayani kebutuhan finansial masyarakat, terutama segmen ultra mikro dan UMKM, kehadiran Pegadaian diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal di Timor Leste. Melalui akses permodalan dan layanan keuangan lainnya yang mudah dijangkau, Pegadaian berambisi untuk menjadi mitra strategis bagi masyarakat dan pelaku usaha di negara tetangga, mendorong inklusi keuangan dan kesejahteraan bersama. Ekspansi ini juga menjadi bukti nyata kapabilitas perusahaan BUMN Indonesia untuk bersaing dan berkontribusi di pasar global.






