Poros Informasi – Jakarta – Di tengah derasnya arus transformasi digital, MNC Insurance Business Group, entitas bisnis asuransi di bawah naungan MNC Group dan anak perusahaan PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP), secara tegas mengukuhkan posisinya sebagai pionir dalam mendorong inovasi berbasis Kecerdasan Buatan (AI) di sektor asuransi. Komitmen ini disampaikan dalam ajang bergengsi InsurTech Asia 2026: Jakarta Series, yang berlangsung pada Rabu (8/4/2026), menandai babak baru bagi industri asuransi nasional.
Mengukuhkan Komitmen di Panggung InsurTech Asia 2026

Dalam forum strategis InsurTech Asia 2026: Jakarta Series, suara MNC Insurance Business Group diwakili oleh Dr. Risye Dillianti, yang menjabat sebagai Managing Director Insurance Business Group sekaligus President Director MNC Life. Beliau menyoroti urgensi transformasi digital sebagai fondasi utama bagi industri asuransi untuk merespons dinamika perubahan perilaku konsumen dan memperluas jangkauan layanan keuangan kepada masyarakat luas.
Risye secara khusus menggarisbawahi peran krusial teknologi mutakhir seperti kecerdasan buatan (AI), analisis data prediktif, serta konsep bundling insurance dalam menciptakan penawaran layanan yang tidak hanya lebih personal dan efisien, tetapi juga mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, adaptasi terhadap teknologi bukan lagi sekadar opsi, melainkan sebuah keniscayaan bagi kelangsungan dan pertumbuhan industri.
AI: Bukan Sekadar Tren, Melainkan Kebutuhan Esensial
Menegaskan pandangannya, Dr. Risye Dillianti menyatakan dengan lugas bahwa "Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang tak terhindarkan." Menurutnya, adaptasi terhadap perubahan ini bukan sekadar mengikuti tren, melainkan sebuah keharusan bagi industri asuransi untuk terus relevan dan kompetitif di pasar yang semakin dinamis. Pemanfaatan teknologi, khususnya AI, memungkinkan perusahaan asuransi untuk menghadirkan layanan yang tidak hanya lebih cepat dan transparan, tetapi juga sangat relevan dengan kebutuhan spesifik setiap pelanggan. Ini adalah langkah strategis untuk membangun kepercayaan dan loyalitas di era digital.
Proyeksi Pasar InsurTech Indonesia: Peluang Emas di Depan Mata
Melihat ke depan, lanskap pasar InsurTech di Indonesia menunjukkan potensi pertumbuhan yang sangat menjanjikan. Proyeksi menunjukkan bahwa sektor ini akan terus berekspansi secara signifikan hingga tahun 2034. Dorongan utama di balik pertumbuhan ini berasal dari beberapa faktor kunci: peningkatan penetrasi digital di seluruh pelosok negeri, meningkatnya permintaan akan produk asuransi yang lebih personal dan fleksibel, serta kolaborasi strategis antara perusahaan asuransi tradisional dengan platform teknologi inovatif.
Dengan komitmen kuat dari pemain besar seperti MNC Insurance Business Group untuk merangkul inovasi AI, masa depan industri asuransi di Indonesia tampak semakin cerah, siap menghadapi tantangan dan mengoptimalkan peluang di era digital.






