Alarm Merah Meme Coin: DOGE & SHIB di Ujung Tanduk, Akankah Bangkit?

Usman

Poros Informasi – Gelombang tekanan masih menyelimuti pasar aset kripto secara keseluruhan, dan segmen meme coin tak luput dari imbasnya. Dogecoin (DOGE), Shiba Inu (SHIB), serta MemeCore (M) dilaporkan terus menunjukkan tren pelemahan. Situasi ini memaksa para investor dan trader untuk mencermati dengan seksama, apakah titik-titik support kunci mampu menahan gempuran penjualan yang kian intens. Indikator teknikal pada ketiga aset ini, secara umum, masih condong ke arah seller, dengan moving average dan area resistance Fibonacci menjadi tembok penghalang utama bagi setiap upaya pemulihan.

Sinyal Rebound Jangka Pendek: Harapan di Tengah Tekanan?

Alarm Merah Meme Coin: DOGE & SHIB di Ujung Tanduk, Akankah Bangkit?
Gambar Istimewa : news.tokocrypto.com

Meskipun panorama pasar masih didominasi sentimen bearish, kondisi oversold yang mulai terlihat berpotensi memicu rebound dalam rentang waktu singkat. Kendati demikian, rebound semacam ini diperkirakan belum cukup kuat untuk membalikkan sentimen pasar menjadi bullish secara fundamental. Untuk melihat pemulihan yang lebih substansial, DOGE, SHIB, dan MemeCore wajib menaklukkan kembali level-level resistance krusial mereka.

Potensi Pembalikan Arah yang Terbatas

Pergerakan naik yang terjadi dalam waktu dekat kemungkinan besar hanya bersifat korektif dan tidak menandakan perubahan tren jangka panjang. Para trader disarankan untuk tetap waspada terhadap volatilitas dan menggunakan strategi manajemen risiko yang ketat.

Dogecoin (DOGE): Terjebak dalam Pusaran Penurunan

Dogecoin (DOGE) masih terperangkap dalam tren penurunan yang kentara, terutama setelah kehilangan sejumlah support vital. Saat ini, DOGE diperdagangkan di kisaran US$0,0724, dengan pergerakan harga yang terus membentuk lower highs dan lower lows. Pola ini mengindikasikan dominasi tekanan jual yang belum mampu diimbangi oleh minat beli yang cukup kuat untuk membalikkan arah tren.

DOGE di Bawah Garis EMA Krusial

Posisi DOGE masih berada di bawah seluruh Exponential Moving Average (EMA) utama, meliputi EMA 20, 50, 100, dan 200 hari. Keempat garis moving average ini kini bertransformasi menjadi zona resistance berlapis yang siap menghadang setiap upaya pemulihan DOGE. Selama DOGE belum berhasil menembus kembali di atas EMA-EMA krusial

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tags

Tinggalkan komentar