Poros Informasi – Memasuki pekan pertama bulan Juli, radar para trader dan investor kripto tertuju pada tiga altcoin yang menunjukkan pergerakan harga signifikan: ETHGas (GWEI), Velvet (VELVET), dan DeXe (DEXE). Ketiganya berhasil mencatatkan kenaikan impresif dalam beberapa hari terakhir, memicu spekulasi tentang potensi kelanjutan reli di tengah pasar yang masih bergejolak. GWEI melonjak sekitar 50% dalam 24 jam, VELVET memimpin dengan penguatan fantastis 275% dalam sepekan, sementara DEXE tidak kalah menarik dengan kenaikan hampir 40%. Pergerakan ini mengindikasikan bahwa, meskipun volatilitas menjadi nama tengah pasar kripto, beberapa aset digital tetap mampu membangun momentum teknikal yang kuat dan menarik perhatian.
Sinyal Teknikal Menguat, Namun Waspada Panas Berlebih

Laporan dari BeInCrypto menyoroti bahwa GWEI, VELVET, dan DEXE secara kolektif menampilkan pola breakout yang menjanjikan, didukung oleh level support yang berhasil dipertahankan, serta indikasi momentum yang masih aktif. Namun, lonjakan harga yang drastis dalam waktu singkat juga menyebabkan beberapa indikator teknikal mulai menunjukkan kondisi "panas" atau overbought. Oleh karena itu, meskipun prospek kelanjutan tren positif masih terbuka lebar, risiko pembalikan arah yang cepat tetap menjadi perhatian utama yang harus diwaspadai oleh para pelaku pasar.
ETHGas (GWEI): Mengincar Puncak US$0,24
ETHGas (GWEI) kini diperdagangkan di kisaran US$0,21, setelah mencatat lonjakan harga sekitar 50% hanya dalam kurun waktu 24 jam. Pada grafik harian, GWEI terlihat bergerak dalam formasi broadening atau megaphone pattern, sebuah pola yang seringkali mengindikasikan peningkatan volatilitas.
US$0,16: Batas Krusial untuk GWEI
Harga GWEI berhasil menembus dua level penting, yakni US$0,10 dan US$0,16, yang kini telah bertransformasi menjadi area support yang kokoh. Perubahan status dari resistance menjadi support ini secara signifikan memperkuat struktur bullish GWEI. Apabila harga mampu mempertahankan posisinya di atas US$0,16, peluang untuk mencapai batas atas pola di sekitar US$0,24 masih sangat terbuka. Namun, penutupan harian di bawah US$0,16 dapat melemahkan skenario bullish ini dan membuka pintu bagi potensi koreksi harga.
RSI GWEI: Antara Kekuatan Beli dan Overbought
Indikator Relative Strength Index (RSI) GWEI kembali melesat di atas level 70, sebuah sinyal yang mengindikasikan momentum beli yang kuat dan dominasi buyer. Di sisi lain, RSI di atas 70 juga menandakan bahwa harga mulai memasuki zona overbought, di mana aset mungkin akan mengalami koreksi dalam waktu dekat. GWEI saat ini tengah berupaya membatalkan potensi bearish divergence yang sempat terbentuk. Jika upaya ini berhasil, reli dapat berlanjut, meskipun dengan tingkat volatilitas yang tetap tinggi.
Velvet (VELVET): Meroket 275% dalam Sepekan, Waspada Profit Taking
Velvet (VELVET) menjadi salah satu aset dengan performa terbaik minggu ini, setelah mencatat kenaikan luar biasa sekitar 275% dalam tujuh hari terakhir. Token ini diperdagangkan di sekitar US$1,67, setelah sempat menyentuh all-time high di kisaran US$2,07. Lonjakan harga yang masif ini jelas menunjukkan minat beli yang sangat kuat, namun pada saat yang sama, juga membuat harga rentan terhadap aksi ambil untung atau profit taking dari para investor.
US$2: Benteng Pertahanan Kunci VELVET
Area US$2 kini menjadi resistance utama bagi VELVET. Setelah mencapai all-time high di dekat US$2,07, harga sedikit melemah dan tertahan di bawah zona tersebut. Jika VELVET berhasil menembus level US$2 dengan volume perdagangan yang kuat, peluang untuk mencetak high baru masih terbuka lebar. Namun, kegagalan untuk menembus level ini dapat memicu koreksi jangka pendek yang signifikan.
US$0,60: Support Baru di Tengah Kenaikan Jauh
Level support penting VELVET saat ini berada di sekitar US$0,60. Level ini sebelumnya berfungsi sebagai resistance dari tanggal 13 Juni hingga 25 Juni, sebelum akhirnya berhasil ditembus. Selama harga mampu bertahan di atas US$0,60, struktur bullish masih tetap terjaga. Namun, perlu dicatat bahwa jarak antara harga saat ini dengan support tersebut cukup lebar, sehingga potensi pullback tetap perlu diwaspadai.
Sinyal Awal Bearish Divergence pada RSI
RSI VELVET mulai menunjukkan tanda-tanda awal bearish divergence. Meskipun indikator ini masih berada di wilayah bullish, sinyal ini mengindikasikan bahwa momentum kenaikan mungkin perlu dikonfirmasi ulang. Jika harga gagal menembus resistance US$2 dan RSI terus menunjukkan pelemahan, risiko koreksi harga dapat meningkat.
DeXe (DEXE): Setup Paling Matang di Antara Ketiganya
DeXe (DEXE) diperdagangkan di sekitar US$21,78, setelah mencatat kenaikan sekitar 40% dalam tujuh hari terakhir. Dibandingkan dengan GWEI dan VELVET, setup teknikal DEXE terlihat lebih matang karena berhasil melakukan breakout dari pola cup-and-handle pada grafik mingguan. Pola ini umumnya dianggap sebagai struktur bullish lanjutan, terutama jika harga mampu bertahan di atas resistance utama.
Uji Ketahanan DEXE di Resistance US$24
Tim riset porosinformasi.co.id menganalisis bahwa DEXE kini tengah berupaya menutup candle mingguan di atas resistance sekitar US$24. "Level tersebut menjadi area krusial karena merupakan salah satu harga tertinggi DEXE dalam beberapa tahun terakhir," jelas tim riset. Jika penutupan mingguan berhasil bertahan di atas US$24, peluang untuk kenaikan lanjutan akan semakin kuat dan menarik perhatian.
Target Ambisius DEXE: US$30 dan US$38
Target pertama DEXE diproyeksikan berada di sekitar US$30, yang selaras dengan Fibonacci extension 1,272. Apabila momentum positif terus berlanjut, target berikutnya dapat mencapai sekitar US$38, sesuai dengan Fibonacci extension 1,618. Namun, pencapaian target-target ini tetap membutuhkan konfirmasi volume perdagangan yang kuat dan kemampuan harga untuk mempertahankan breakout di atas US$24.
Volume DEXE Menipis, Sinyal Waspada?
Salah satu aspek yang perlu diperhatikan dari DEXE adalah volume perdagangan yang mulai menurun selama periode kenaikan harga. Kontraksi volume ini dapat diinterpretasikan sebagai tanda bahwa pasar sedang menanti ekspansi volatilitas berikutnya. Namun, volume yang menipis juga bisa menjadi sinyal exhaustion jika buyer tidak mampu mendorong harga lebih tinggi lagi.
Mengukur Risiko di Tengah Euforia Altcoin
Meskipun ketiga altcoin ini sama-sama menunjukkan momentum yang kuat, perlu diingat bahwa risiko juga turut meningkat seiring dengan kenaikan harga. GWEI mulai memasuki area overbought, VELVET menampilkan tanda-tanda awal bearish divergence, sementara DEXE menghadapi kontraksi volume perdagangan. Oleh karena itu, para trader disarankan untuk selalu memperhatikan level support utama masing-masing aset sebelum menyimpulkan bahwa reli akan terus berlanjut tanpa hambatan. Kehati-hatian adalah kunci dalam menghadapi dinamika pasar kripto yang cepat berubah.






