Oleh Feby Novalius, Jurnalis | Jumat, 03 Juli 2026 | 15:09 WIB
Poros Informasi – Sektor pariwisata di Asia Tenggara diproyeksikan akan mengalami lonjakan signifikan, dengan estimasi nilai mencapai USD67,4 miliar pada tahun 2031. Angka fantastis ini menandai peningkatan dua kali lipat dari USD35,5 miliar yang diprediksi pada tahun 2025, menempatkan kawasan ini sebagai salah satu pasar perjalanan dengan pertumbuhan tercepat secara global. Kontribusi pariwisata ASEAN bahkan diperkirakan akan menyumbang sekitar 15,4 persen dari total permintaan perjalanan dunia, menegaskan posisinya sebagai motor penggerak ekonomi regional.

Kolaborasi Strategis Memperluas Jangkauan Wisatawan
Prospek cerah ini mendorong para pelaku industri perjalanan dan perhotelan untuk memperkuat sinergi. Tujuannya adalah memperluas aksesibilitas wisatawan terhadap layanan akomodasi berkualitas dan inovatif. Salah satu langkah konkret terlihat dari kemitraan distribusi jangka panjang antara raksasa OTA (Online Travel Agency) regional, Traveloka, dan jaringan hotel global terkemuka, Marriott International.
Melalui kesepakatan strategis ini, seluruh portofolio properti di bawah naungan Marriott International akan terintegrasi langsung dengan platform Traveloka. Integrasi ini memberikan keuntungan besar bagi wisatawan di Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara, memungkinkan mereka untuk mengakses ketersediaan kamar dan informasi harga secara real-time saat mencari dan melakukan pemesanan akomodasi. Efisiensi ini diharapkan dapat meningkatkan pengalaman wisatawan dan mendorong volume transaksi.
Ekspansi Agresif Marriott di Pasar Regional
Marriott International, dengan lebih dari 10.000 properti di 146 negara dan wilayah, menunjukkan komitmen kuat terhadap pasar Asia Tenggara. Di Indonesia saja, perusahaan ini telah mengoperasikan hampir 90 hotel dan terus memperluas jejaknya melalui berbagai proyek pengembangan. Ekspansi serupa juga gencar dilakukan di pasar-pasar strategis lain di Asia Tenggara, seperti Vietnam, Thailand, dan Malaysia, mengindikasikan kepercayaan tinggi terhadap potensi pertumbuhan di kawasan ini.
Indonesia: Pusat Pertumbuhan Pariwisata yang Menjanjikan
John Toomey, Chief Commercial Officer Asia Pacific (tidak termasuk Tiongkok) Marriott International, menegaskan bahwa Indonesia tetap menjadi salah satu pasar dengan potensi pertumbuhan paling kuat bagi perusahaannya. Pernyataan ini menggarisbawahi daya tarik Indonesia sebagai destinasi wisata dan pasar investasi perhotelan yang tak terbantahkan.
"Indonesia tetap menjadi salah satu pasar paling menjanjikan di kawasan Asia Pasifik, dan kami melihat peluang besar untuk terus memperluas kehadiran kami sekaligus menghadirkan pengalaman dalam portofolio kami kepada lebih banyak wisatawan," ungkap John, pada Jumat (3/7/2026). Optimisme ini didasari oleh kekayaan budaya, keindahan alam, serta peningkatan infrastruktur pariwisata di Tanah Air.
Dengan proyeksi pertumbuhan yang fantastis dan dukungan dari kolaborasi strategis antar pemain kunci, sektor pariwisata Asia Tenggara, khususnya Indonesia, berada di jalur yang tepat untuk menjadi motor penggerak ekonomi regional yang signifikan dalam dekade mendatang, menciptakan peluang investasi dan lapangan kerja yang luas.






