Misteri Kenaikan XRP dan Bitcoin: Pasar Kripto Bertaruh pada CLARITY Act AS

Amalia Citra

Amalia Citra

Misteri Kenaikan XRP dan Bitcoin: Pasar Kripto Bertaruh pada CLARITY Act AS
Misteri Kenaikan XRP dan Bitcoin: Pasar Kripto Bertaruh pada CLARITY Act AS

Momen Krusial Pasar Kripto: XRP dan Bitcoin Bisa Melesat? Pasar Tunggu Kepastian CLARITY Act di AS

Poros Informasi – 07 Juli 2026 | Dalam beberapa pekan terakhir, pasar aset kripto global menunjukkan geliat positif, dengan XRP dan Bitcoin kembali mencatatkan penguatan signifikan. Bitcoin berhasil menembus level psikologis US$62.000 dan bahkan sempat menyentuh US$63.000, menandai level tertinggi dalam dua minggu terakhir. Di sisi lain, XRP menunjukkan performa impresif dengan kenaikan hampir 10% dalam tujuh hari terakhir, diperdagangkan di kisaran US$1,13. Penguatan ini sebagian besar didorong oleh meredanya kekhawatiran inflasi pasca rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan, sehingga membangkitkan kembali minat investor terhadap aset berisiko seperti kripto.

Namun, faktor makroekonomi bukan satu-satunya penentu arah pasar. Perhatian pelaku pasar kini tertuju pada perkembangan CLARITY Act, sebuah rancangan undang-undang (RUU) di Amerika Serikat yang digadang-gadang akan memberikan kerangka regulasi yang lebih jelas bagi industri aset digital. Kejelasan regulasi ini menjadi sentimen penting yang dinanti-nantikan oleh seluruh ekosistem kripto global. Jika RUU ini disahkan, bukan tidak mungkin XRP dan Bitcoin bisa melesat lebih jauh, karena kepastian hukum dapat menarik lebih banyak investor institusional dan ritel.

CLARITY Act: Harapan Baru bagi Industri Kripto AS

Senator Cynthia Lummis terus berupaya mendorong kemajuan CLARITY Act agar dapat segera memasuki tahapan selanjutnya dalam proses legislasi. RUU ini dianggap krusial karena berpotensi memberikan kepastian regulasi yang selama ini dinanti-nantikan oleh industri kripto di Amerika Serikat. Fokus utama CLARITY Act adalah pada klasifikasi aset digital yang lebih terdefinisi dan pengawasan pasar yang lebih terstruktur. Saat ini, RUU tersebut telah mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat dan berhasil lolos dari Komite Perbankan Senat. Langkah selanjutnya adalah pemungutan suara di Senat, yang menjadi gerbang terakhir sebelum RUU ini berpotensi menjadi undang-undang.

Periode bulan Juli menjadi sangat krusial mengingat Senat memiliki waktu yang terbatas sebelum memasuki masa reses pada bulan Agustus. Jika proses pembahasan berjalan lambat, CLARITY Act berisiko tertunda hingga tahun 2027. Data dari prediksi Polymarket menunjukkan peluang sebesar 51% bahwa CLARITY Act akan disahkan menjadi undang-undang pada tahun 2026, meskipun angka ini mengalami penurunan sebesar 14% dengan volume perdagangan terkait mencapai sekitar US$1,52 juta. Penantian terhadap kepastian regulasi ini turut berkontribusi pada volatilitas dan spekulasi yang terjadi di pasar, di mana pelaku pasar terus bertanya-tanya, ‘XRP dan Bitcoin bisa melesat?’

Level Kunci yang Dipantau untuk Bitcoin dan XRP

Tim Research Tokocrypto mengemukakan bahwa pergerakan harga Bitcoin dan XRP saat ini merupakan hasil kombinasi dari data makroekonomi, arus dana dari produk Exchange-Traded Fund (ETF), dan ekspektasi regulasi. Para trader juga masih menanti data inflasi AS terbaru sebagai indikator arah kebijakan moneter The Fed di masa mendatang.

Untuk Bitcoin, level US$62.000 menjadi support penting yang harus dipertahankan untuk menjaga momentum beli jangka pendek. Apabila BTC berhasil menembus level US$63.500 secara meyakinkan, potensi kenaikan menuju US$65.000 akan semakin terbuka. Sebaliknya, jika Bitcoin kehilangan area support US$60.000, tekanan jual dapat kembali meningkat dan berpotensi melemahkan pemulihan pasar kripto secara keseluruhan. Di sisi lain, XRP menunjukkan ketahanan yang cukup kuat di antara aset berkapitalisasi besar dalam sepekan terakhir. Jika XRP mampu bertahan di atas US$1,10, peluang kenaikan menuju US$1,20 tetap terbuka. Namun, XRP tetap rentan terhadap tekanan jual apabila perkembangan CLARITY Act di Senat berjalan lambat atau volume perdagangan di pasar kripto kembali melemah.

Arus Masuk ETF Memberi Dorongan Sentimen Positif

Sentimen positif terhadap Bitcoin dan XRP juga diperkuat oleh kembalinya arus masuk dana ke produk ETF spot AS pada tanggal 2 Juli. ETF spot Bitcoin mencatat net inflow harian sebesar US$221,72 juta, dengan total arus masuk kumulatif mencapai US$51,08 miliar. Total nilai transaksi ETF Bitcoin spot tercatat sekitar US$2,13 miliar, sementara aset bersihnya mencapai US$74,37 miliar. Produk FBTC milik Fidelity memimpin arus masuk dengan US$165,90 juta, diikuti oleh Ark 21Shares sebesar US$91,84 juta. Meskipun demikian, tidak semua ETF mencatat arus positif; BlackRock IBIT justru mencatat outflow harian sebesar US$40,43 juta, meskipun masih memiliki aset bersih sekitar US$44,91 miliar.

Di sisi lain, ETF spot XRP AS juga mencatat kinerja positif dengan arus masuk bersih harian sebesar US$6,55 juta. Secara kumulatif, arus masuk bersih ETF XRP telah mencapai US$1,49 miliar, dengan total aset sekitar US$987,91 juta. Dana XRP milik Bitwise menjadi pendorong utama arus masuk ini. Kombinasi penguatan harga, arus masuk ETF yang positif, dan harapan akan kejelasan regulasi melalui CLARITY Act membuat prospek XRP dan Bitcoin bisa melesat semakin menarik perhatian pasar. Namun, arah pergerakan selanjutnya masih sangat bergantung pada kemampuan Bitcoin mempertahankan level support utamanya serta perkembangan dinamis CLARITY Act di Senat AS. Semua mata tertuju pada Washington D.C., menanti apakah kepastian regulasi akan segera terwujud dan memicu gelombang kenaikan baru bagi aset kripto.

Investasi dan trading kripto yang aman hanya bisa dilakukan di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk mendapatkan pembaruan berita crypto terkini dan unduh aplikasi trading Bitcoin & crypto sekarang.

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli. Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tinggalkan komentar