Ethereum Alami Koreksi Tajam, Sentimen Negatif Kembali Membayangi
Poros Informasi – 08 Juli 2026 | Sentimen negatif terhadap pergerakan aset kripto Ethereum (ETH) kembali menguasai pasar pada sesi perdagangan hari ini. Berdasarkan data pasar terkini, Harga Ethereum Hari Ini Anjlok 2,12%, diperdagangkan di kisaran US$1.752,20 per koin dalam 24 jam terakhir. Koreksi ini memangkas sebagian besar penguatan yang berhasil dibukukan oleh ETH dalam beberapa hari sebelumnya, meskipun secara mingguan Ethereum masih mampu mencatatkan kenaikan impresif sebesar 10,99%.
Pelemahan harga ini turut menekan kapitalisasi pasar Ethereum, yang kini berada di angka sekitar US$211,34 miliar. Di sisi lain, volume perdagangan harian yang mencapai US$10,15 miliar menunjukkan bahwa aktivitas transaksi di pasar ETH masih tergolong tinggi, mengindikasikan minat investor yang tetap kuat meskipun tekanan jual kembali meningkat. Fenomena ini menunjukkan bahwa Harga Ethereum Hari Ini Anjlok 2,12%, Tekanan Jual Kembali Kuasai Pasar merupakan cerminan dari aksi ambil untung oleh sebagian investor setelah periode penguatan.
Rentang Perdagangan ETH: Terjebak di Bawah US$1.800
Dalam kurun waktu 24 jam terakhir, pergerakan harga Ethereum terpantau bergerak pada rentang US$1.748,80 hingga US$1.810,33. Sebenarnya, ETH sempat menunjukkan performa positif dengan menembus level psikologis US$1.800. Namun, momentum tersebut gagal dipertahankan, menyebabkan harga kembali tertekan turun ke area US$1.750. Analisis jangka pendek menunjukkan bahwa tekanan jual masih terasa signifikan. Dalam satu jam terakhir saja, ETH dilaporkan melemah sekitar 1,41%, sebuah indikasi kuat bahwa aksi ambil untung (profit-taking) masih mendominasi sentimen pasar pasca reli yang terjadi sepanjang pekan.
Meskipun demikian, penting untuk dicatat bahwa Harga Ethereum Hari Ini Anjlok 2,12%, Tekanan Jual Kembali Kuasai Pasar tidak serta merta menghapus tren positif jangka menengah. Dalam periode 30 hari terakhir, Ethereum masih membukukan kenaikan sebesar 4,19%, atau setara dengan penambahan nilai sekitar US$70,45 per koin.
Koreksi Jangka Panjang dan Posisi Dominan Ethereum
Namun, jika dilihat dari perspektif jangka panjang, tekanan terhadap harga Ethereum masih cukup besar. Data menunjukkan bahwa dalam 60 hari terakhir, harga Ethereum mengalami penurunan sekitar 24,41%, dan dalam periode 90 hari terakhir, pelemahannya mencapai 19,58%. Angka-angka ini mengindikasikan bahwa penguatan jangka pendek yang terjadi belum sepenuhnya mampu menutupi dampak koreksi signifikan yang telah dialami ETH dalam beberapa bulan sebelumnya.
Terlepas dari fluktuasi harga harian, Ethereum tetap kokoh mempertahankan statusnya sebagai aset kripto terbesar kedua di dunia. Kapitalisasi pasarnya yang menembus US$211,34 miliar dan volume perdagangan harian yang mencapai US$10,15 miliar menegaskan likuiditas ETH yang tetap kuat. Tingginya aktivitas transaksi ini menjadi bukti nyata bahwa Ethereum masih menjadi salah satu aset digital yang paling diminati dan diperdagangkan oleh investor global.
Mekanisme Unik Ethereum: Tanpa Batas Pasokan, Andalkan Aktivitas Jaringan
Berbeda dengan Bitcoin yang memiliki suplai maksimal terbatas sebanyak 21 juta koin, Ethereum memiliki model pasokan yang berbeda, yaitu tanpa batas maksimum. Saat ini, jumlah ETH yang beredar di pasar global telah mencapai sekitar 120,68 juta koin. Melalui mekanisme pembakaran biaya transaksi (burn mechanism) yang terintegrasi dalam protokolnya, pertumbuhan suplai Ethereum diklaim lebih terkendali. Bahkan, dalam kondisi tertentu, mekanisme ini berpotensi menyebabkan penurunan jumlah suplai ETH yang beredar.
Nilai fully diluted market capitalization (FDV) Ethereum saat ini juga dilaporkan berada di kisaran US$211,34 miliar, sejalan dengan kapitalisasi pasarnya. Hal ini menunjukkan bahwa valuasi Ethereum secara keseluruhan tetap stabil meskipun terjadi koreksi harga harian.
Jalan Menuju Rekor Tertinggi Masih Panjang, Peluang Tetap Terbuka
Ethereum saat ini masih diperdagangkan jauh di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high) yang pernah dicapainya, yaitu sebesar US$4.953,73. Dengan harga yang kini berada di kisaran US$1.752, ETH masih terpaut lebih dari 60% dari level puncaknya tersebut. Meskipun demikian, optimisme masih menyelimuti sebagian pelaku pasar yang melihat potensi pemulihan signifikan apabila sentimen pasar kripto global kembali membaik dan arus dana mulai mengalir deras ke aset-aset digital.
Dalam jangka pendek, level support krusial yang menjadi perhatian utama para investor adalah area US$1.700. Jika ETH mampu bertahan di atas level ini, peluang untuk rebound menuju kisaran US$1.800 hingga US$1.850 masih terbuka lebar. Sebaliknya, apabila tekanan jual semakin menguat dan harga menembus level support tersebut, Ethereum berpotensi melanjutkan tren koreksinya menuju level-level yang lebih rendah. Meskipun sedang berada dalam tekanan, kenaikan hampir 11% dalam sepekan terakhir menjadi bukti bahwa minat investor terhadap Ethereum belum sepenuhnya padam. Para pelaku pasar kini menantikan katalis baru, baik dari perkembangan ekosistem Ethereum itu sendiri maupun dari faktor makroekonomi global, yang diprediksi akan menjadi penentu arah pergerakan harga ETH selanjutnya. Perlu diingat, Harga Ethereum Hari Ini Anjlok 2,12%, Tekanan Jual Kembali Kuasai Pasar adalah dinamika pasar yang biasa terjadi dalam aset kripto yang volatil.







