Poros Informasi – Perum Bulog mengumumkan rencana strategis untuk memperkuat infrastruktur logistik pangan di Papua dengan pembangunan dua gudang baru. Langkah ini, meskipun krusial untuk stabilitas pasokan, menyoroti kesenjangan signifikan dengan kebutuhan ideal wilayah tersebut yang diperkirakan mencapai 40 gudang. Penguatan ini menjadi pilar penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional, terutama di daerah-daerah terpencil dengan karakteristik geografis yang unik.
Memperkuat Logistik Pangan di Bumi Cenderawasih

Inisiatif pembangunan gudang ini didasari oleh realitas bahwa kapasitas penyimpanan yang ada saat ini masih jauh dari memadai untuk menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Papua. Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan bahwa dua fasilitas penyimpanan modern tersebut akan berlokasi strategis di Merauke. Titik pertama berada di Distrik Merauke, sementara titik kedua direncanakan di Distrik Wanam, sebuah area yang tengah dikembangkan sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk Pusat Cadangan Pangan Nasional.
"Saat ini, kami akan memulai pembangunan di dua lokasi. Yang pertama di Merauke kota, dan yang kedua di Wanam, yang merupakan salah satu distrik penting di Merauke," ungkap Rizal Ramdhani dalam keterangannya kepada porosinformasi.co.id pada Minggu (12/8/2026). Pembangunan ini diharapkan dapat memangkas rantai distribusi, menekan biaya logistik, dan pada akhirnya menjaga stabilitas harga pangan bagi masyarakat Papua.
Tantangan Geografis dan Rencana Ekspansi Mendatang
Tidak berhenti di Merauke, Bulog juga tengah mengkaji potensi pembangunan gudang tambahan di salah satu kabupaten di Papua Pegunungan dalam waktu dekat. Penentuan lokasi ini memerlukan pertimbangan matang, terutama terkait kondisi geografis yang ekstrem dan tantangan akses distribusi material yang tidak mudah.
"Kami masih mempelajari apakah akan dibangun di Wamena, Intan Jaya, atau Lanny Jaya. Ini bukan keputusan mudah karena pengiriman material di Papua Pegunungan sangat sulit; sebagian besar harus melalui jalur udara. Ini menjadi faktor krusial dalam perencanaan kami," tambah Rizal Ramdhani. Upaya ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam memastikan ketersediaan dan stabilitas pasokan pangan di seluruh pelosok negeri, khususnya di wilayah timur Indonesia yang memiliki karakteristik geografis unik dan tantangan logistik yang kompleks. Pembangunan gudang-gudang ini adalah langkah progresif menuju kemandirian pangan regional.






