Harga Solana Merosot ke US$74,07, SOL Kehilangan Momentum Setelah Reli Bulanan
Poros Informasi – 25 Juli 2026 | Harga Solana (SOL) kembali menunjukkan tren pelemahan dengan merosot ke level US$74,07. Penurunan ini terjadi setelah SOL gagal mempertahankan posisinya di atas angka psikologis US$75, mengindikasikan hilangnya momentum bullish yang sempat dinikmati sepanjang bulan lalu. Aksi jual yang terjadi dalam 24 jam terakhir mencerminkan sikap kehati-hatian para pelaku pasar kripto di tengah sentimen yang masih berfluktuasi.
Meskipun koreksi yang dialami SOL tidak sedalam beberapa aset kripto lainnya, hilangnya momentum kenaikan ini menjadi perhatian serius bagi para investor. Berdasarkan data perdagangan terbaru, harga Solana tercatat berada di US$74,07, mengalami penurunan sekitar 2,14% dalam periode 24 jam. Kapitalisasi pasar SOL kini menyentuh angka US$43,19 miliar, dengan volume perdagangan harian yang tercatat sebesar US$1,58 miliar. Selama 24 jam terakhir, pergerakan harga SOL terpantau berada dalam kisaran US$73,47 hingga US$76,28.
Tekanan Profit Taking Pasca Kenaikan Signifikan
Analis memperkirakan bahwa pelemahan harga Solana hari ini sebagian besar dipicu oleh aksi ambil untung (profit taking) oleh para trader. Token SOL sendiri masih mencatatkan kenaikan yang cukup impresif, yakni sekitar 9,55% dalam kurun waktu 30 hari terakhir. Setelah sempat menguji area resistensi jangka pendek di kisaran US$76, banyak investor memilih untuk mengamankan keuntungan mereka. Kondisi ini secara alami meningkatkan tekanan jual dan mendorong harga kembali turun ke area US$74.
Koreksi semacam ini tergolong wajar dalam siklus pasar aset kripto, terutama setelah periode penguatan yang cukup panjang. Investor sering kali memanfaatkan level resistensi sebagai titik keluar untuk merealisasikan keuntungan, yang kemudian dapat menciptakan tekanan jual.
Sentimen Pasar Kripto yang Belum Stabil Membebani SOL
Selain faktor teknikal internal, Solana juga terpengaruh oleh sentimen pasar kripto secara keseluruhan yang masih belum stabil. Aset kripto unggulan seperti Bitcoin dan Ethereum juga dilaporkan mengalami pelemahan dalam perdagangan harian. Melemahnya pergerakan aset-aset utama ini secara otomatis menurunkan minat investor terhadap aset-aset berisiko, termasuk altcoin.
Sebagai salah satu altcoin dengan kapitalisasi pasar terbesar, Solana cenderung memiliki korelasi pergerakan yang erat dengan kondisi pasar kripto secara umum. Ketika aset kripto utama mengalami koreksi, investor cenderung mengurangi eksposur mereka terhadap altcoin, yang pada gilirannya meningkatkan tekanan jual pada SOL. Ketidakpastian makroekonomi dan berita regulasi yang kerap muncul juga turut berkontribusi pada sentimen negatif yang sedang terjadi.
Aktivitas Perdagangan Belum Menunjukkan Akumulasi Besar
Volume perdagangan Solana yang mencapai sekitar US$1,58 miliar dalam 24 jam terakhir memang menunjukkan adanya aktivitas transaksi yang masih cukup tinggi. Namun, angka ini belum diiringi oleh lonjakan volume pembelian yang signifikan yang mampu membalikkan arah pergerakan harga.
Hal ini mengindikasikan bahwa mayoritas pelaku pasar masih memilih untuk bersikap menunggu dan melihat (wait and see). Mereka menanti sinyal yang lebih kuat dari pasar sebelum memutuskan untuk kembali mengakumulasi SOL, terutama di tengah bayang-bayang ketidakpastian yang masih menyelimuti pasar kripto global. Tanpa adanya dorongan akumulasi yang kuat, Harga Solana Merosot ke US$74,07 dan SOL Kehilangan Momentum kemungkinan akan terus berlanjut dalam jangka pendek.
Area US$73 Menjadi Support Kunci Jangka Pendek
Secara analisis teknikal, level harga US$73 kini menjadi area support yang krusial untuk diperhatikan dalam jangka pendek. Jika harga Solana mampu bertahan di atas zona support ini, ada peluang bagi SOL untuk melakukan rebound dan menguji kembali kisaran US$76 hingga US$78. Namun, skenario sebaliknya dapat terjadi jika tekanan jual terus berlanjut dan support US$73 berhasil ditembus.
Apabila level support tersebut jebol, SOL berpotensi melanjutkan tren penurunannya dan mengarah ke area support berikutnya di kisaran US$71 hingga US$72. Meskipun mengalami penurunan harian, prospek jangka menengah Solana belum sepenuhnya berubah menjadi negatif. Kenaikan yang hampir mencapai 10% selama sebulan terakhir masih menunjukkan adanya minat investor yang cukup kuat terhadap SOL.
Untuk dapat kembali memasuki tren bullish yang lebih kuat dan berkelanjutan, Solana memerlukan dua hal utama: dukungan sentimen positif dari pasar kripto secara keseluruhan, serta peningkatan volume pembelian yang mampu mendorong harga keluar dari fase konsolidasi saat ini. Tanpa kedua faktor ini, Harga Solana Merosot ke US$74,07 dan SOL Kehilangan Momentum dapat menjadi gambaran kondisi pasar dalam beberapa waktu ke depan.
Investasi dan trading aset kripto selalu memiliki risiko. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Selalu lakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.







