Waspada! Harga XRP Hari Ini: Turun 1,8% ke $1,01, Tekanan Pasar Kripto Makin Terasa, Akankah Terus Melorot?

Amalia Citra

Amalia Citra

Poros Informasi – 11 Agustus 2026 | Pergerakan harga XRP kembali memasuki zona merah pada perdagangan hari ini. Setelah sempat berjuang keras bertahan di atas level $1,03, token pembayaran yang banyak dinanti ini kini terpantau bergerak di kisaran $1,01, mengindikasikan adanya tekanan jual yang semakin menguat dibandingkan sesi perdagangan sebelumnya. Pelemahan signifikan ini terjadi seiring dengan kegagalan XRP untuk mempertahankan momentum pemulihan yang sempat dibangun, bahkan kembali mendekati area psikologis krusial di angka $1. Berdasarkan data terbaru yang dihimpun pada Selasa (11/8), harga XRP tercatat berada di angka $1,012958, menandai penurunan sekitar 1,86% dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasar XRP pun ikut mengalami penyusutan, kini menyentuh angka sekitar $63,35 miliar. Sementara itu, volume perdagangan selama 24 jam terakhir terpantau mencapai $1,11 miliar. Dengan suplai beredar yang tercatat sebanyak 62,53 miliar XRP, tekanan jual yang muncul saat ini masih terbilang cukup signifikan untuk berpotensi mendorong harga kembali menuju area terendah harian.

XRP Kehilangan Momentum Krusial di Atas $1,03

Penurunan harga XRP yang terjadi hari ini tidak dapat dilepaskan dari kegagalan fundamental aset ini dalam mempertahankan area harga di atas $1,03. Dalam rentang waktu 24 jam terakhir, XRP sempat menyentuh level tertingginya di $1,038689. Namun, gelombang tekanan jual yang datang kemudian berhasil membawa harga XRP merosot hingga ke level $1,008774. Kondisi ini secara jelas menunjukkan bahwa setiap upaya XRP untuk mencatatkan kenaikan lebih tinggi masih terus berhadapan dengan aksi ambil untung (profit taking) dari sebagian pelaku pasar serta pasokan jual yang terus mengalir. Ketika harga gagal menembus level resistance yang kuat, sebagian besar pelaku pasar cenderung mengambil langkah untuk mengurangi posisi mereka demi mengamankan keuntungan yang telah diraih atau sekadar membatasi potensi kerugian. Secara rinci, pergerakan harga XRP dalam 24 jam terakhir telah kehilangan sekitar $0,018588, atau setara dengan 1,8%. Angka ini memperpanjang tren pelemahan dalam jangka pendek, mengingat XRP juga masih mencatat rekor penurunan sebesar 5,87% dalam sepekan terakhir.

Tekanan Pasar Altcoin Menjadi Beban Utama

Faktor lain yang berpotensi memperbesar laju penurunan XRP adalah kondisi pasar aset kripto alternatif (altcoin) yang secara umum masih terlihat rapuh. Meskipun XRP termasuk dalam kategori aset kripto dengan kapitalisasi pasar yang besar, ia tetap memiliki sensitivitas yang tinggi terhadap perubahan sentimen investor, terutama terkait aset-aset berisiko. Ketika pasar mulai menunjukkan kecenderungan untuk mengurangi eksposur terhadap altcoin, aset seperti XRP dapat merasakan tekanan yang lebih besar. Hal ini terjadi karena investor cenderung mengalihkan dana mereka ke aset-aset yang memiliki likuiditas lebih tinggi dan kapitalisasi pasar yang lebih besar. Penurunan harga XRP sebesar 1,8% ini juga secara gamblang memperlihatkan bahwa permintaan dari para pembeli belum cukup kuat untuk dapat menyerap tekanan jual yang terus muncul. Volume perdagangan yang mencapai $1,11 miliar memang mengindikasikan bahwa aktivitas pasar masih cukup tinggi. Namun, tingginya volume perdagangan tidak secara otomatis berarti tren bullish akan terjadi, karena volume tersebut juga dapat mencerminkan peningkatan aksi jual ketika harga bergerak turun.

Level $1 Menjadi Penentu Arah XRP Selanjutnya

Dengan harga XRP saat ini yang hanya sedikit berada di atas angka $1, level ini menjadi perhatian utama bagi para trader dan investor. Angka $1 tidak hanya berfungsi sebagai level psikologis penting, tetapi juga berpotensi menjadi penentu antara fase konsolidasi yang sehat atau awal dari pelemahan lanjutan. Jika harga XRP mampu mempertahankan area support di angka $1 dan berhasil bergerak kembali menembus ke atas level $1,03, maka peluang untuk pemulihan jangka pendek akan kembali terbuka lebar. Sebaliknya, apabila tekanan jual yang terus menerus membuat harga XRP menembus level $1 secara meyakinkan, sentimen pasar berpotensi memburuk secara signifikan karena support psikologis utama telah kehilangan kekuatannya. Rentang perdagangan harian XRP yang terpantau berada di antara $1,008774 hingga $1,038689 menunjukkan bahwa volatilitas pasar masih cukup tinggi. Oleh karena itu, reaksi harga XRP di sekitar level $1 akan menjadi indikator yang sangat penting untuk menentukan apakah penurunan saat ini hanyalah sebuah koreksi sementara atau justru merupakan bagian dari tren bearish yang lebih dalam.

Tren Jangka Pendek Masih Cenderung Bearish

Dari perspektif performa harga jangka panjang, XRP masih terus menghadapi tekanan yang cukup berat. Dalam kurun waktu 30 hari terakhir, XRP tercatat mengalami penurunan sebesar 7,73%. Jika kita melihat lebih jauh ke periode 60 hari, penurunannya mencapai 11,23%. Lebih mengkhawatirkan lagi, dalam periode 90 hari, XRP bahkan telah kehilangan sekitar 30,19% dari nilai puncaknya. Jarak XRP dari rekor tertingginya di level $3,84194 pun masih terbilang sangat jauh. Dengan kondisi fundamental yang demikian, kenaikan harga sesaat atau bersifat sporadis belum cukup untuk mengubah struktur tren jangka menengah XRP menjadi positif atau bullish. Kapitalisasi pasar XRP saat ini berada di kisaran $63,35 miliar dengan *fully diluted valuation* (FDV) sekitar $101,31 miliar. Perbedaan antara kapitalisasi pasar dan FDV ini mengindikasikan adanya potensi peningkatan valuasi di masa depan apabila seluruh pasokan maksimum 100 miliar XRP diperhitungkan. Oleh karena itu, dinamika suplai XRP tetap menjadi salah satu faktor krusial yang perlu terus diperhatikan oleh para investor.

Prospek Harga XRP Selanjutnya

Untuk prospek jangka pendek, XRP masih berada dalam posisi yang cenderung defensif. Penurunan harga yang terjadi menuju level $1,01 memperlihatkan bahwa para pembeli belum mampu mengambil alih kendali pasar sepenuhnya, terutama setelah kegagalan XRP untuk bertahan di dekat level $1,04. Skenario positif akan mulai terbentuk apabila XRP mampu mempertahankan area support krusial di angka $1 dan kemudian berhasil merebut kembali level $1,03. Pergerakan semacam ini dapat menjadi sinyal awal bahwa tekanan jual mulai berkurang dan para pembeli kembali menunjukkan minat untuk masuk ke pasar. Sebaliknya, jika level $1 ini ditembus ke bawah, risiko terjadinya koreksi lebih lanjut akan semakin terbuka lebar. Mengingat tren harga XRP dalam periode tujuh hingga 90 hari terakhir masih menunjukkan tren negatif, XRP membutuhkan peningkatan volume pembelian yang lebih konsisten dan berkelanjutan agar mampu membentuk dasar pemulihan yang baru dan kokoh.

Secara keseluruhan, penurunan harga XRP hari ini terutama merupakan cerminan dari kombinasi beberapa faktor: kegagalan harga mempertahankan momentum positif di atas $1,03, gelombang tekanan jual yang muncul setelah percobaan rebound, serta kondisi pasar altcoin yang secara umum belum sepenuhnya pulih. Meskipun volume perdagangan yang mencapai $1,11 miliar menunjukkan bahwa pasar kripto masih aktif, aktivitas tersebut belum mampu mendorong harga XRP naik secara signifikan. Dengan posisi XRP saat ini yang berada di sekitar $1,01, level $1 menjadi area krusial yang harus dipertahankan. Jika para pembeli berhasil menjaga support penting ini dan mendorong harga kembali melewati level $1,03, peluang untuk terjadinya rebound masih terbuka. Namun, apabila level $1 ini ditembus ke bawah, risiko pelemahan lanjutan akan semakin besar, menjadikan Harga XRP Hari Ini: Turun 1,8% ke $1,01, Tekanan Pasar Kripto Makin Terasa sebagai peringatan dini bagi para pelaku pasar.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tinggalkan komentar