Poros Informasi – Lombok Tengah diguncang kabar duka. Sebuah musibah kebakaran hebat melanda Desa Adat Sade, salah satu permata budaya di Lombok, menyisakan duka mendalam bagi ratusan warganya. Namun, di tengah puing-puing, secercah harapan muncul berkat gerak cepat PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) bersama BUMN lainnya yang sigap menyalurkan bantuan esensial bagi sekitar 320 jiwa dari tiga dusun terdampak. Aksi korporasi ini menjadi bukti nyata komitmen BUMN dalam meringankan beban masyarakat pasca-bencana.
Dampak Tragis Kebakaran di Jantung Budaya Lombok

Peristiwa nahas yang terjadi pada Senin, 24 Agustus 2026, ini bukan sekadar insiden biasa. Api melalap habis 167 aset bangunan berharga, termasuk 75 rumah adat yang menjadi ikon, 69 artshop sebagai sumber penghidupan, delapan lumbung alang yang vital, serta berbagai berugak dan fasilitas umum lainnya. Lebih dari itu, kebakaran ini juga merenggut peralatan seni, pusaka, dan warisan budaya tak ternilai yang telah diwariskan turun-temurun, meninggalkan luka mendalam bagi identitas dan ekonomi masyarakat Desa Adat Sade. Kerugian ini tidak hanya diukur secara materi, melainkan juga hilangnya jejak sejarah dan potensi ekonomi kreatif yang selama ini menjadi daya tarik utama desa adat tersebut.
Solidaritas Korporasi: BTN dan BUMN Lainnya Bersinergi
Menanggapi tragedi ini, Corporate Secretary BTN, Ramon Armando, mengungkapkan keprihatinan mendalam. "Kami sangat prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat Desa Adat Sade. Dalam situasi genting seperti ini, kolaborasi menjadi kunci utama agar bantuan dapat segera tiba dan tepat sasaran," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima porosinformasi.co.id. Ramon menambahkan bahwa sinergi antara BTN, Danantara, dan BUMN lain diharapkan tidak hanya meringankan beban, tetapi juga mempercepat proses pemulihan pasca-kebakaran. Ini menunjukkan bahwa sektor ekonomi juga memiliki peran krusial dalam mitigasi dan pemulihan bencana sosial, melampaui sekadar fungsi bisnis.
Detail Bantuan: Lebih dari Sekadar Kebutuhan Dasar
Sebagai garda terdepan, BTN menyalurkan beragam kebutuhan pokok yang sangat mendesak. Mulai dari perlengkapan tidur untuk memastikan warga memiliki tempat istirahat yang layak, pasokan air minum bersih, bahan pangan untuk menjamin ketersediaan nutrisi, hingga perlengkapan ibadah dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Tak hanya BTN, BUMN lain juga turut serta dengan memberikan dukungan spesifik, seperti sembako, tambahan perlengkapan tidur, serta kebutuhan khusus bagi perempuan dan bayi yang rentan. Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis oleh Branch Manager BTN Kantor Cabang Mataram, Hendra Jaya Putra, bersama Operation Manager Maman Sagita, kepada Kepala Desa Rembitan, Lalu Minaksa, di Posko KMDP Rembitan, Lombok Tengah, pada hari yang sama.
Langkah cepat dan terkoordinasi dari BTN dan BUMN lainnya ini menjadi oase di tengah kekeringan harapan bagi warga Desa Adat Sade. Ini bukan hanya sekadar bantuan materi, melainkan juga suntikan semangat bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi cobaan ini. Proses pemulihan memang akan panjang, namun dengan dukungan solid dari berbagai pihak, asa untuk membangun kembali Desa Adat Sade yang lebih kuat dan berdaya akan terus menyala.






