Bitmine Hampir Kuasai 5% ETH! Ethereum Siap Meledak ke US$3.000?

Usman

Poros Informasi – Pasar kripto kembali bergejolak dengan Ethereum (ETH) menjadi pusat perhatian. Bitmine Immersion Technologies, raksasa investasi yang dikenal dengan strategi agresifnya, semakin mendekati ambisi untuk mengakumulasi 5% dari total pasokan ETH. Manuver strategis ini terjadi di tengah lonjakan harga Ethereum yang melampaui 30% dalam sepekan terakhir, bahkan mengungguli Bitcoin dalam reli teranyar.

Bitmine: Sang Raksasa di Balik Akumulasi ETH

Bitmine Hampir Kuasai 5% ETH! Ethereum Siap Meledak ke US$3.000?
Gambar Istimewa : s.w.org

Laporan terbaru dari Bitmine mengonfirmasi kepemilikan aset kripto perusahaan mencapai 5.847.611 ETH per 23 Agustus 2026. Angka ini merepresentasikan sekitar 4,8% dari total suplai Ethereum yang berjumlah 120,7 juta token. Dengan target 5%, Bitmine hanya membutuhkan sekitar 190.000 ETH lagi untuk mencapai tonggak sejarah tersebut.

Tim riset porosinformasi.co.id mengamati bahwa sentimen positif terhadap ETH semakin menguat, didorong oleh persepsi pasar bahwa akumulasi masif oleh Bitmine adalah indikasi kuat kepercayaan institusional. "Selain itu, data on-chain juga menunjukkan kemunculan dompet-dompet baru yang secara signifikan membeli puluhan ribu ETH dalam waktu singkat, meskipun afiliasinya dengan Bitmine belum dapat dikonfirmasi secara resmi," jelas tim riset.

"Alchemy of 5%": Target Ambisius Bitmine

Bitmine telah memposisikan diri sebagai salah satu entitas publik dengan strategi perbendaharaan Ethereum paling agresif di dunia. Pada 17 Agustus, The Block melaporkan penambahan 9.926 ETH oleh Bitmine dalam satu pekan, yang membawa total kepemilikan mereka menjadi sekitar 5,815 juta ETH atau 4,8% dari suplai Ethereum.

Sepekan kemudian, perusahaan kembali memperbarui laporannya, menunjukkan kepemilikan 5.847.611 ETH, 210 BTC, serta kas dan sekuritas yang dapat diperdagangkan senilai US$308 juta. Total aset kripto, kas, dan investasi "moonshots" Bitmine diperkirakan mencapai US$14,9 miliar.

Menurut Coinpedia, target Bitmine dikenal sebagai "Alchemy of 5%", sebuah rencana ambisius untuk menguasai sekitar 5% dari total pasokan ETH. Mengingat total suplai ETH saat ini sekitar 120,7 juta, target tersebut setara dengan sekitar 6,04 juta ETH. Dengan posisi terakhir di 5,847 juta ETH, Bitmine kini hanya selangkah lagi dari pencapaian tersebut, dengan kesenjangan sekitar 187.000 hingga 190.000 ETH.

Jejak Pembelian Misterius di Balik Layar

Selain laporan resmi perusahaan, komunitas kripto juga menyoroti aktivitas on-chain yang mencurigakan. Analis on-chain Ai Yi, yang dikutip oleh Coinpedia, melaporkan adanya sebuah dompet baru yang berhasil mengakumulasi 20.000 ETH senilai sekitar US$48,89 juta hanya dalam 50 menit. Dompet baru lainnya juga dilaporkan membeli 10.000 ETH senilai sekitar US$24,72 juta.

Alamat-alamat dompet ini diduga memiliki korelasi dengan Bitmine, mengingat pola pembelian yang serupa dengan aktivitas sebelumnya, seperti penggunaan alamat baru, transaksi dalam jumlah bulat, serta pembelian melalui bursa terkemuka seperti Kraken, Coinbase, dan FalconX.

Meskipun demikian, klaim ini perlu disikapi dengan kehati-hatian karena belum ada konfirmasi resmi dari Bitmine. Dalam dunia kripto, analisis dompet memang dapat memberikan petunjuk kuat, namun tidak selalu menjadi bukti definitif kepemilikan akhir. Terlepas dari itu, aktivitas pembelian berskala besar ini tetap memperkuat narasi bahwa permintaan terhadap ETH sedang meningkat, terutama dari pemain institusional.

Strategi Cerdas: Staking ETH untuk Pendapatan Berkelanjutan

Strategi Bitmine tidak berhenti pada sekadar akumulasi ETH. Perusahaan juga secara aktif menempatkan sebagian besar kepemilikannya dalam mekanisme staking untuk menghasilkan pendapatan pasif.

Dalam laporan tanggal 18 Agustus, Bitmine mengungkapkan bahwa total ETH yang di-staking mencapai 5.067.309 ETH per 16 Agustus 2026. Angka ini merepresentasikan sebagian besar dari total kepemilikan perusahaan dan menjadi pembeda utama dibandingkan strategi perbendaharaan Bitcoin yang secara inheren tidak menghasilkan imbal hasil.

Sebelumnya, Bitmine juga menegaskan bahwa operasi staking merupakan komponen krusial dari strategi perbendaharaan Ethereum mereka. Dalam beberapa dokumen, perusahaan memproyeksikan pendapatan staking tahunan dapat mencapai ratusan juta dolar apabila seluruh ETH yang dimiliki di-staking melalui MAVAN dan mitra staking lainnya.

Pendapatan dari staking ini menjadi alasan mengapa pasar melihat kepemilikan ETH Bitmine bukan hanya sebagai aset pasif, melainkan juga sebagai sumber arus kas yang didukung oleh jaringan.

Fundamental Ethereum Menguat, Sinyal Bullish Bergelora

Akumulasi masif oleh Bitmine terjadi berbarengan dengan menguatnya fundamental Ethereum di pasar. Data menunjukkan bahwa ETH telah melonjak sekitar 31,5% dalam tujuh hari terakhir, melampaui kenaikan Bitcoin yang berada di kisaran 24% pada periode yang sama.

Analis Ali Martinez menyoroti bahwa sejak titik terendah di bulan Juli, ETH telah menguat 64,2%, jauh lebih tinggi dibandingkan Bitcoin yang naik 40,7% dalam periode yang sama. Data lain juga mengindikasikan peningkatan kepemilikan ETF, penurunan cadangan ETH di bursa terpusat, peningkatan jumlah ETH yang di-staking, dan bertambahnya alamat aktif.

Beberapa laporan Bitmine sebelumnya juga menekankan posisi Ethereum sebagai blockchain utama yang diuntungkan oleh tren tokenisasi aset di Wall Street dan kebutuhan sistem AI agentic terhadap jaringan publik yang netral. Faktor-faktor ini disebut perusahaan sebagai bagian dari alasan strategis di balik akumulasi ETH.

Apabila tren ini berlanjut, Ethereum berpotensi mendapatkan dorongan ganda: permintaan institusional melalui perbendaharaan dan ETF, serta peningkatan aktivitas jaringan yang lebih kuat.

Dominasi ETH/BTC: Pergeseran Kekuatan Pasar

Sinyal bullish juga terpancar dari pasangan perdagangan ETH/BTC. Analis Crypto Patel mencatat bahwa ETH/BTC telah berhasil menembus tren menurun multi-bulan dan membentuk "higher high", sebuah indikator yang dapat menandai pergeseran struktur dari bearish menjadi bullish.

Area 0,0270–0,0260 kini menjadi zona retest krusial. Jika ETH/BTC mampu bertahan di atas area ini, target berikutnya diperkirakan berada di 0,040, 0,050, hingga 0,060–0,070.

Perubahan struktur pada pasangan ETH/BTC sangat penting karena menunjukkan bahwa Ethereum mulai mengungguli Bitcoin. Dalam siklus kripto, penguatan ETH/BTC seringkali menjadi sinyal awal rotasi modal dari Bitcoin ke Ethereum dan altcoin berkapitalisasi besar. Namun, sinyal ini tetap memerlukan konfirmasi. Jika ETH/BTC gagal mempertahankan area retest, momentum Ethereum terhadap Bitcoin dapat kembali melemah.

Menuju US$3.000: Rintangan dan Peluang

Dari perspektif harga, Ethereum saat ini menghadapi resistensi kuat di area US$2.500–US$2.550. Dalam laporan terbaru Bitmine, nilai ETH dinilai pada US$2.440 per token berdasarkan harga Coinbase per 23 Agustus 2026.

Apabila ETH berhasil menutup pekan di atas level US$2.500–US$2.550, peluang untuk breakout menuju US$3.000 akan terbuka lebar. Level US$3.000 merupakan target psikologis yang sangat dipantau oleh para trader, karena dapat mengonfirmasi perubahan struktur bullish jangka menengah.

Prediction markets juga menunjukkan sentimen yang semakin optimistis, dengan probabilitas sekitar 64% bahwa ETH akan mencapai US$3.000 sebelum berpotensi turun ke US$1.500. Namun, kegagalan menembus US$2.550 dapat menyebabkan ETH kembali terkonsolidasi. Dalam skenario ini, pasar akan memantau level support terdekat untuk menilai apakah reli 30% dalam sepekan masih memiliki momentum.

Prospek Ethereum: Momentum Kuat, Konfirmasi Krusial

Secara keseluruhan, prospek Ethereum semakin cerah setelah Bitmine semakin dekat dengan target kepemilikan 5% dari suplai ETH. Kepemilikan 5,847 juta ETH menunjukkan akumulasi institusional dalam skala besar, sementara staking lebih dari 5 juta ETH memberikan narasi pendapatan berulang yang menarik bagi strategi perbendaharaan perusahaan.

Di sisi pasar, ETH juga mendapatkan dukungan dari penguatan harga mingguan, membaiknya rasio ETH/BTC, dan narasi fundamental yang kuat seperti peningkatan kepemilikan ETF, aktivitas staking yang tinggi, serta penurunan cadangan di bursa.

Namun, target US$3.000 belum otomatis tercapai. Ethereum perlu menembus dan bertahan di atas resistensi US$2.500–US$2.550 untuk mengonfirmasi breakout. Jika level krusial ini gagal ditembus, reli dapat terhambat oleh aksi profit-taking.

Untuk saat ini, Bitmine menjadi salah satu katalis utama bagi sentimen positif Ethereum. Selama akumulasi institusional berlanjut dan ETH mampu mempertahankan momentum di atas area resistensi, peluang menuju US$3.000 tetap terbuka lebar.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tags

Tinggalkan komentar