Jaminan Penuh! Menteri Maman Ungkap Skema Pemulihan Ekonomi Sumatera Hingga 2028

Renita

Poros Informasi – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Menteri Maman Abdurrahman, menegaskan komitmen kuatnya dalam mengawal proses pemulihan ekonomi bagi masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Program rehabilitasi ekonomi ini dirancang secara bertahap dan akan terus berjalan hingga tahun 2028, menunjukkan fokus pemerintah pada keberlanjutan dan pertumbuhan jangka panjang.

Komitmen Jangka Panjang untuk UMKM Terdampak

Jaminan Penuh! Menteri Maman Ungkap Skema Pemulihan Ekonomi Sumatera Hingga 2028
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Menteri Maman menjelaskan bahwa upaya pemulihan ini tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan darurat pascabencana. Lebih dari itu, tujuannya adalah memastikan kelangsungan usaha masyarakat agar roda perekonomian di daerah-daerah yang terkena dampak dapat kembali berputar dan tumbuh secara berkelanjutan. Komitmen ini disampaikan dalam acara Kick Off Sosialisasi Program/Kegiatan Pemulihan Ekonomi Terdampak Bencana Sumatera, yang melibatkan jajaran pemerintah daerah, termasuk Gubernur Sumatera Utara, Gubernur Sumatera Barat, Wakil Gubernur Aceh, serta para bupati, wali kota, dan kepala dinas terkait.

"Presiden telah memberikan pesan khusus kepada saya agar dukungan terhadap pemulihan ekonomi di tiga provinsi ini tidak berhenti di tahap awal saja. Kita harus menjaga kontinuitas pemulihan ekonomi hingga tahun 2028. Pemerintah pusat tidak akan membiarkan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota berjuang sendiri," tegas Menteri Maman dalam rapat daring yang dilaksanakan pada Rabu (26/8), merujuk pada tanggal 26 Agustus 2026.

Tantangan dan Penyesuaian Anggaran

Menteri Maman juga menyampaikan permohonan maaf terkait adanya pergeseran jadwal realisasi program sekitar satu setengah bulan. Penyesuaian ini, jelasnya, terjadi karena fase pemulihan ekonomi baru memasuki tahapan krusial pada bulan-bulan ini, di samping adanya proses penyesuaian mekanisme penganggaran negara. "Kami memahami adanya penundaan, namun kami menjamin komitmen penuh untuk merealisasikan program ini sesuai target," ujarnya, menegaskan kembali prioritas pemerintah.

Skala Dampak dan Target Pemulihan

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Kementerian UMKM, tercatat lebih dari 498 ribu unit UMKM di 50 kabupaten/kota dan 4.310 desa di ketiga provinsi tersebut mengalami dampak bencana. Rinciannya meliputi sekitar 285 ribu UMKM di Aceh, 117 ribu UMKM di Sumatera Utara, dan 95 ribu UMKM di Sumatera Barat. Angka ini menunjukkan betapa krusialnya program pemulihan yang digagas pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi regional dan nasional, serta memastikan bahwa sektor UMKM, sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan, dapat bangkit kembali dengan dukungan penuh.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tags

Tinggalkan komentar