ENA Naik 2 Kali Lipat, Fee Switch Bisa Dorong Harga ke US$0,24? Analisis Mendalam Perubahan Tokenomics Ethena
Poros Informasi – 29 Agustus 2026 | Harga Ethena (ENA) baru-baru ini mencatat reli yang luar biasa, bahkan ENA Naik 2 Kali Lipat dalam kurun waktu kurang dari sepekan. Lonjakan signifikan ini dipicu oleh pengumuman strategis dari tim pengembang terkait perubahan besar pada struktur tokenomics, termasuk penghentian skema unlock bulanan bagi investor awal dan rencana penggunaan pendapatan protokol untuk program pembelian kembali (buyback) ENA. Analis dari Tim Research Tokocrypto mencatat bahwa ENA sempat melonjak sekitar 23% dalam 24 jam hingga mencapai level US$0,17 pada Kamis, 27 Agustus 2026. Kenaikan lebih dari dua kali lipat dari kisaran US$0,08 dalam sepekan terakhir ini juga dibarengi dengan lonjakan volume perdagangan yang tajam. Data CoinGecko menunjukkan volume ENA mencapai sekitar US$1,81 miliar pada 28 Agustus, melonjak dari US$484,5 juta sehari sebelumnya.
Perubahan Tokenomics dan Dampaknya pada ENA
Reli ini muncul setelah Ethena Foundation mengumumkan serangkaian perubahan yang dirancang untuk mengurangi tekanan jual dari investor awal sekaligus menciptakan hubungan yang lebih erat antara pertumbuhan bisnis Ethena dan permintaan terhadap token ENA. Salah satu fokus utama pasar adalah proposal fee switch yang saat ini sedang dalam proses governance. Jika proposal ini disetujui dan suplai stablecoin USDe mencapai US$7,5 miliar, maka 95% dari pendapatan bersih yang dihasilkan oleh lini bisnis Ethena akan dialokasikan untuk membeli kembali ENA di pasar terbuka secara programatis. Sisanya, 5%, akan digunakan untuk pengembangan ekosistem. Lini bisnis yang termasuk dalam mekanisme ini meliputi layanan tabungan USDe, bisnis stablecoin white-label, dan produk baru Ethena [X].
Mekanisme fee switch ini berpotensi menciptakan sumber permintaan baru yang signifikan untuk ENA. Berbeda dengan reli yang hanya didorong oleh sentimen pasar, mekanisme buyback dapat menciptakan pembelian token secara berkala selama bisnis Ethena terus menghasilkan pendapatan. Namun, perlu dicatat bahwa buyback ini belum akan aktif dalam waktu dekat. Suplai USDe saat ini masih berada di bawah US$5 miliar, setelah sebelumnya sempat menyentuh angka hampir US$15 miliar pada Oktober 2025. Ini berarti USDe masih perlu mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan untuk mencapai ambang batas pertama sebesar US$7,5 miliar sebelum mekanisme fee switch dapat diaktifkan. Pertanyaan ENA Naik 2 Kali Lipat, Fee Switch Bisa Dorong Harga ke US$0,24? menjadi semakin relevan dengan potensi buyback besar ini.
Mengurangi Tekanan Jual Investor Awal
Katalis positif lainnya datang dari perubahan jadwal distribusi token untuk investor awal. Ethena Foundation telah melakukan pembelian kembali token ENA yang masih terkunci dari sejumlah investor seed besar yang terindikasi telah melakukan penjualan dalam sembilan bulan terakhir. Langkah ini secara efektif menghilangkan potensi tekanan jual di masa depan dari kelompok investor tersebut, karena mereka tidak lagi memiliki token terkunci yang bisa dilepas ke pasar. Selain itu, Ethena dan investor utamanya juga telah sepakat untuk mengakhiri skema unlock VC bulanan. Sisa alokasi token investor akan dilepaskan sekaligus pada 5 Oktober 2026, menggantikan mekanisme pelepasan bertahap bulanan. Token milik tim inti tetap mengikuti jadwal vesting sebelumnya.
Perubahan ini sangat penting mengingat token unlock sering kali menjadi sumber kekhawatiran bagi investor kripto. Penambahan suplai token yang dapat diperdagangkan berpotensi memberikan tekanan jual, terutama jika investor awal memilih untuk merealisasikan keuntungan mereka. Dengan menghapus pelepasan bulanan, salah satu ketidakpastian utama yang membayangi ENA kini menjadi lebih terukur. Hal ini turut berkontribusi pada pergerakan harga yang mengukuhkan status ENA Naik 2 Kali Lipat.
Analisis Teknis dan Prospek Harga ENA
Secara teknis, ENA menunjukkan perbaikan yang signifikan. Harga token berhasil bergerak dari kisaran US$0,08 menuju US$0,19, menembus area resistance krusial di US$0,14 hingga US$0,18 yang sebelumnya berulang kali menghambat kenaikan sejak April. ENA juga berhasil bergerak di atas EMA 200 hari yang berada di kisaran US$0,1315, menandakan pembalikan tren dari periode bearish yang cukup panjang. Data pasar menunjukkan lonjakan harga yang cukup dramatis, dari sekitar US$0,083 pada 18 Agustus menjadi US$0,17 pada 27 Agustus, mengukuhkan kenaikan lebih dari 100% dalam sembilan hari. Meskipun demikian, setelah reli besar tersebut, ENA mulai menunjukkan fase konsolidasi, bergerak di kisaran US$0,16 pada 28 Agustus.
Menuju September 2026, area US$0,14-US$0,18 menjadi zona penting yang harus dipertahankan ENA sebagai support. Jika level ini berhasil dijaga dan proposal fee switch mendapatkan persetujuan, momentum bullish berpotensi berlanjut. Dalam skenario yang optimis, target harga berikutnya yang dapat diperhatikan berada di kisaran US$0,20 hingga US$0,24. Hasil governance vote untuk fee switch, yang berlangsung dari 27 Agustus hingga 2 September 2026, menjadi salah satu katalis penentu. Data awal menunjukkan proposal tersebut mendapatkan dukungan kuat dari pemegang ENA. Namun, potensi aksi ambil untung setelah kenaikan drastis tetap menjadi risiko. Jika ENA gagal mempertahankan area US$0,14, support berikutnya berada di EMA 200 hari pada US$0,1315. Kehilangan level ini dapat mendorong harga kembali ke area US$0,12.
Peran Kunci USDe dalam Reli ENA
Meskipun fee switch menjadi katalis positif yang kuat, keberhasilannya pada akhirnya sangat bergantung pada pertumbuhan suplai USDe. Penurunan suplai USDe dari hampir US$15 miliar pada Oktober 2025 menjadi di bawah US$5 miliar saat ini disebabkan oleh melemahnya funding rate pasar derivatif, yang merupakan salah satu sumber imbal hasil utama USDe. Ethena kini berupaya keras untuk memperluas sumber pertumbuhan di luar pasar derivatif kripto. Protokol ini baru-baru ini mengumumkan fasilitas senilai US$1 miliar dengan FalconX untuk menyalurkan aset pendukung USDe ke pinjaman institusional dengan jaminan berlebih. Ethena juga terus memperkuat hubungan dengan pemain institusional besar seperti Janus Henderson dan Coinbase.
Dengan demikian, perjalanan ENA menuju level harga yang lebih tinggi tidak hanya bergantung pada sentimen pasar kripto semata. Jika Ethena berhasil mendorong suplai USDe kembali ke angka US$7,5 miliar dan mengaktifkan mekanisme buyback, pertumbuhan bisnis protokol ini berpotensi diterjemahkan menjadi permintaan langsung terhadap ENA. Sebaliknya, jika pertumbuhan USDe stagnan, salah satu katalis utama yang saat ini mendorong optimisme investor juga dapat tertunda. Untuk sementara, kombinasi perubahan tokenomics, berkurangnya tekanan unlock investor, dan rencana buyback menjadikan ENA sebagai salah satu altcoin yang paling menarik perhatian menjelang September 2026. Namun, setelah kenaikan lebih dari 100% dalam hitungan hari, volatilitas dan risiko koreksi tetap tinggi, membuat pergerakan harga selanjutnya patut dicermati.







