Poros Informasi – Pasar aset digital kembali diguncang oleh aksi korporasi agresif yang dilakukan oleh Strategy. Tokenized bStocks (MSTRB) mencatatkan lonjakan harga yang signifikan sebesar 14% dalam kurun waktu 24 jam terakhir, menyentuh level US$158,69. Fenomena ini terjadi di tengah momentum positif pasar kripto secara global, yang diperkuat oleh pengumuman terbaru mengenai penambahan cadangan Bitcoin (BTC) dalam skala masif oleh perusahaan tersebut.
Strategi Akumulasi Bitcoin yang Agresif

Langkah berani Strategy dalam memperkuat posisi mereka di ekosistem Bitcoin kembali terbukti menjadi magnet bagi investor. Berdasarkan laporan terbaru, perusahaan telah menyuntikkan dana sebesar US$142,7 juta untuk mengakuisisi tambahan 1.665 BTC selama periode 21 hingga 27 September 2026. Transaksi ini dilakukan dengan harga rata-rata di angka US$85.681 per koin.
Dengan tambahan ini, total kepemilikan Bitcoin milik Strategy kini melonjak drastis menjadi 847.666 BTC, dengan nilai akumulasi aset yang mencapai angka fantastis, yakni sekitar US$63,95 miliar.
Pola Pembelian Mingguan yang Konsisten
Mengutip data dari CoinMarketCap, aksi borong ini menandai minggu kedua berturut-turut Strategy melakukan pembelian Bitcoin secara agresif. Sebelumnya, pada pekan yang sama, mereka juga telah mengamankan 950 BTC dengan nilai investasi sebesar US$75,7 juta. Konsistensi ini menunjukkan keyakinan tinggi manajemen terhadap prospek jangka panjang aset kripto terbesar di dunia tersebut.
Mekanisme Pendanaan dan Dampaknya terhadap MSTRB
Berdasarkan dokumen yang diajukan ke U.S. Securities and Exchange Commission (SEC), Strategy menggunakan skema at-the-market dengan menjual 1,47 juta saham MSTR. Langkah ini berhasil meraup dana bersih sekitar US$246,2 juta. Dari total dana tersebut, US$142,7 juta dialokasikan langsung untuk membeli Bitcoin, sementara sisa US$103,5 juta digunakan untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham preferen STRC.
Kebijakan manajemen treasury yang menjadikan Bitcoin sebagai tulang punggung aset perusahaan ini memberikan sentimen positif yang kuat bagi instrumen yang terkait dengan ekuitas Strategy, termasuk MSTRB. Meskipun demikian, para trader tetap harus waspada karena volatilitas MSTRB masih sangat bergantung pada fluktuasi harga Bitcoin di pasar spot.
Mencari Katalis di Balik Kenaikan Harga
Menariknya, hingga saat ini belum ditemukan adanya katalis sekunder yang bersifat fundamental secara langsung terhadap MSTRB. Tidak ada pengumuman mengenai kemitraan strategis baru, listing di bursa tambahan, maupun aktivitas derivatif yang signifikan. Hal ini mempertegas bahwa penguatan harga MSTRB saat ini murni merupakan refleksi dari kepercayaan pasar terhadap strategi akumulasi Bitcoin yang dijalankan oleh Strategy serta kondisi bullish pasar kripto secara umum.
Analisis Teknikal: Level Kunci yang Wajib Dipantau
Bagi para pelaku pasar, pergerakan MSTRB diprediksi akan terus bergerak selaras dengan arah harga Bitcoin. Berikut adalah level-level krusial yang perlu diperhatikan:
- Resistance Atas: Jika Bitcoin mampu bertahan kokoh di atas level US$83.000, MSTRB memiliki peluang besar untuk menembus dan menguji area resistance di kisaran US$165.
- Support Bawah: Di sisi lain, level US$152 menjadi batas pertahanan penting. Jika harga menembus ke bawah level ini, potensi koreksi menuju area US$145 terbuka lebar.
Selain faktor teknikal, pasar juga tengah menanti rilis data Personal Consumption Expenditures (PCE) Amerika Serikat pada 30 September 2026. Data inflasi ini akan menjadi penentu arah sentimen aset berisiko secara global, termasuk pengaruhnya terhadap ekosistem Bitcoin dan aset terkait lainnya.
Investasi dan trading kripto aman hanya di porosinformasi.co.id. Ikuti Google News porosinformasi.co.id untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi seluruhnya adalah tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan untuk menjual atau membeli. porosinformasi.co.id berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.






