Bitcoin Nyaris Sentuh Puncak! Apa yang Terjadi?

Usman

Bitcoin Nyaris Sentuh Puncak! Apa yang Terjadi?

Poros Informasi – Harga Bitcoin (BTC) kembali membuat heboh dunia kripto! Setelah menembus angka fantastis $118.421,64 (sekitar Rp 1,88 miliar dengan kurs Rp15.900/USD), sang raja kripto kini semakin dekat dengan rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di angka $123.091,61. Apakah ini pertanda menuju puncak baru?

Kenaikan Signifikan dan Dominasi Pasar

Bitcoin Nyaris Sentuh Puncak! Apa yang Terjadi?
Gambar Istimewa : news.tokocrypto.com

Kenaikan 1,67% dalam 24 jam terakhir ini bukan sekadar angka biasa. Kapitalisasi pasar Bitcoin pun melesat ke $2,35 triliun, menegaskan dominasinya yang tak tergoyahkan di jagat aset kripto. Volume perdagangan 24 jam mencapai $60,91 miliar, menunjukkan minat investor yang masih sangat tinggi dan antusiasme pasar yang luar biasa.

Tren Positif yang Konsisten

Tren harga Bitcoin beberapa waktu terakhir menunjukkan momentum bullish yang solid. Bukan sekadar lonjakan sesaat, namun kenaikan yang konsisten dan terukur. Bahkan dalam 7 hari terakhir, BTC masih mencatatkan kenaikan 4,54%, menunjukkan tekanan jual yang relatif lemah. Harga tertinggi harian bahkan menyentuh $118.754,01, hanya berjarak sekitar 3,77% dari ATH.

Analisis Teknis: Menuju $130.000?

Dari sisi teknikal, Bitcoin berada di jalur bullish yang kuat. Tren uptrend yang sehat dengan koreksi terkendali terlihat dalam jangka menengah (60-90 hari terakhir). Level support terdekat berada di sekitar $116.410, sementara resistance kuat berada di bawah ATH, sekitar $122.000 – $123.000. Jika breakout di atas $123.000 terjadi dengan volume tinggi, analis memprediksi target harga selanjutnya bisa mencapai $130.000 dalam jangka pendek. Namun, jika terjadi koreksi, BTC kemungkinan akan bertahan di area $115.000 – $116.000 sebelum kembali rebound.

Sentimen Positif dan Faktor Makroekonomi

Kenaikan ini juga didorong oleh sentimen positif dari kondisi makroekonomi global. Beberapa faktor yang berkontribusi antara lain:

  • [Sebutkan faktor-faktor makroekonomi positif yang mendukung kenaikan Bitcoin, misalnya: peningkatan adopsi institusional, perkembangan teknologi blockchain, stabilitas ekonomi di beberapa negara, dll.]

Selain itu, momentum menjelang Bitcoin Halving berikutnya (diperkirakan April 2028) juga mulai menjadi perbincangan. Secara historis, halving sering memicu lonjakan harga signifikan dalam 12-18 bulan setelahnya.

Prospek Ke Depan: Peluang dan Risiko

Dengan harga yang semakin mendekati rekor tertinggi dan fundamental yang kuat, Bitcoin kembali membuktikan ketangguhannya. Keterbatasan pasokan, minat institusional, dan sentimen positif dari kondisi ekonomi global menjadi kombinasi yang mendorong potensi kenaikan lebih lanjut. Namun, volatilitas tetap menjadi ciri khas pasar kripto, sehingga manajemen risiko tetap menjadi prioritas utama bagi para investor. Fase ini menjadi momen penting untuk mengamati pergerakan harga secara cermat. Potensi rally ke $130.000 bahkan lebih tinggi terbuka lebar jika BTC berhasil menembus ATH.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Segala keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda. Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan untuk membeli atau menjual.

Baca Juga

Ikuti Kami

Tags

Tinggalkan komentar