Poros Informasi – Pasar kripto kembali dihebohkan dengan pergerakan harga Bitcoin (BTC) yang menunjukkan tanda-tanda vitalitas setelah mengalami rebound signifikan dalam 24 jam terakhir. Menurut pantauan terbaru dari porosinformasi.co.id pada Selasa (3/2), aset digital terbesar ini berhasil memantul ke level $78.871 per koin, mencatatkan penguatan impresif sebesar 3,7%. Lonjakan ini terjadi setelah sebelumnya BTC sempat terperosok ke titik terendah harian di $74.844,86, sebelum kemudian berbalik arah dan mencoba menembus level resistensi intraday di sekitar $79.258,61.
Kendati demikian, euforia penguatan dalam jangka pendek ini belum cukup untuk sepenuhnya mengusir awan gelap tekanan bearish yang masih menyelimuti lanskap pasar kripto secara menyeluruh. Pertanyaan besar yang muncul adalah: apakah ini merupakan awal kebangkitan atau hanya sekadar dead cat bounce?

Mengurai Angka: Dominasi dan Karakteristik Pasar BTC
Fondasi Kapitalisasi dan Likuiditas
Dari sisi fundamental, Bitcoin tetap kokoh sebagai raja di jagat kripto. Kapitalisasi pasarnya tercatat di kisaran $1,77 triliun, menegaskan dominasinya yang tak tergoyahkan di industri aset digital. Volume perdagangan dalam 24 jam terakhir mencapai $35,57 miliar, sebuah indikasi jelas peningkatan aktivitas transaksi yang didorong oleh masuknya minat beli jangka pendek. Angka ini mencerminkan likuiditas pasar yang cukup untuk menopang pergerakan harga yang dinamis.
Sifat Deflasi Bitcoin yang Tak Terbantahkan
Pasokan Bitcoin yang beredar saat ini berada di angka 19,98 juta BTC, atau sekitar 95,16% dari total pasokan maksimum yang dibatasi pada 21 juta BTC. Fakta ini kembali menggarisbawahi karakter deflasioner Bitcoin, sebuah atribut yang secara teoretis mendukung nilai jangka panjangnya. Meskipun volatilitas jangka pendek kerap menjadi teman setia, kelangkaan pasokan ini menjadi fondasi fundamental yang kuat bagi para holder jangka panjang.
Analisis Teknis: Rebound Sesaat atau Awal Kebangkitan Sejati?
Kilas Balik Performa dan Tekanan Jangka Menengah
Meskipun ada lonjakan hari ini, gambaran historis pergerakan harga Bitcoin dalam rentang waktu yang lebih luas masih menyiratkan adanya tekanan. Data menunjukkan bahwa dalam satu jam terakhir, BTC memang menguat 0,54%, dan dalam 24 jam terakhir melonjak 3,7%. Namun, jika kita melihat ke belakang, dalam 7 hari terakhir terjadi penurunan 1,7%, 30 hari terakhir anjlok 10,9%, dan dalam 90 hari terakhir terkoreksi 15,8%. Sejak awal tahun (YTD), Bitcoin juga masih minus 12,4%.
Angka-angka ini mengindikasikan bahwa reli saat ini lebih condong ke arah technical rebound semata, alih-alih sebuah pembalikan tren besar. Lonjakan harga hari ini berpotensi dipicu oleh aksi short covering setelah tekanan jual yang intens dalam beberapa pekan terakhir. Terlebih lagi, BTC masih terpisah jauh dari rekor all-time high (ATH) di $126.198, dengan koreksi lebih dari 29% dari puncaknya. Struktur tren menengah masih menunjukkan kecenderungan bearish.
Level Kritis yang Wajib Dipantau Investor
Selama Bitcoin belum mampu kembali dan bertahan di atas area psikologis $90.000, potensi koreksi lanjutan masih terbuka lebar. Area support terdekat yang perlu diperhatikan investor berada di kisaran $85.000–$82.000. Sementara itu, resistance kuat selanjutnya yang harus ditembus berada di area $92.000–$95.000. Kemampuan BTC untuk menembus dan bertahan di atas level-level ini akan menjadi indikator penting bagi pergeseran sentimen pasar.
Sentimen Pasar Global dan Implikasinya Bagi Aset Digital
Dari sisi sentimen, pasar kripto global masih berada dalam fase kehati-hatian. Volatilitas Bitcoin meningkat seiring ketidakpastian makroekonomi global, ekspektasi kebijakan suku bunga dari bank sentral, serta rotasi modal ke aset berisiko rendah. Meskipun Bitcoin tetap dipandang sebagai aset lindung nilai jangka panjang oleh investor institusi, pergerakan harga jangka pendek saat ini lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen pasar dan dinamika likuiditas global.
Panduan bagi Investor: Menavigasi Ketidakpastian Pasar
Analisis harga BTC hari ini menunjukkan bahwa penguatan ke area $78.871 memang memberikan napas segar bagi pasar, namun belum cukup kuat untuk mengonfirmasi pembalikan tren. Selama Bitcoin masih berada di bawah resistance kunci dan tren menengah tetap menurun, reli ini berisiko menjadi dead cat bounce.
Level kunci yang perlu dipantau secara cermat:
- Resistensi: $79.258,61, $90.000, $92.000–$95.000
- Support: $74.844,86, $85.000–$82.000
Bagi trader jangka pendek, volatilitas saat ini membuka peluang trading berbasis momentum yang menarik. Namun, disiplin manajemen risiko adalah kunci. Sementara bagi investor jangka panjang, strategi akumulasi bertahap (dollar-cost averaging) dan fokus pada fundamental tetap menjadi pendekatan paling rasional di tengah ketidakpastian pasar yang berkelanjutan.
Ikuti kanal berita porosinformasi.co.id di Google News untuk pembaruan terkini seputar kripto.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.







