Poros Informasi – Harga Cardano (ADA) kembali menjadi magnet perhatian para trader dan investor kripto. Aset digital ini baru saja menguji sebuah level teknikal yang, menurut catatan sejarah, seringkali menjadi pemicu reli harga yang masif. Pergerakan ini terjadi di tengah gejolak pasar kripto global, yang baru saja menyaksikan salah satu episode likuidasi terbesar dalam siklus ini.
Badai Likuidasi dan Titik Balik Historis Cardano

Pekan lalu, jagat kripto diguncang oleh peristiwa likuidasi terbesar ke-10 sepanjang sejarah, menyeret sebagian besar altcoin ke titik terendah siklusnya. Cardano tak luput dari hantaman ini. Namun, penurunan harga justru membawa ADA kembali ke zona permintaan historis yang krusial, tepatnya di sekitar US$0,2775. Level ini telah terbukti tangguh sebagai support sejak akhir 2023.
Menilik grafik harian, area US$0,2775 ini bukan sembarang level. Ia pernah menjadi fondasi kokoh yang melahirkan beberapa lonjakan harga signifikan Cardano di masa lalu. Uji ulang terhadap level ini kini menjadi sorotan utama, terutama bagi para investor institusional yang memiliki modal besar.
Akumulasi Diam-diam Para "Whale"
Meskipun sentimen investor ritel masih cenderung berhati-hati, data on-chain dan arus order menunjukkan narasi yang berbeda dari pemain besar di pasar. Pesanan dalam jumlah masif terpantau terkonsentrasi di sekitar area penurunan harga, mengindikasikan aksi akumulasi yang strategis, bukan kepanikan jual.
Mengutip laporan Cryptonews, data dari CryptoQuant mengungkapkan peningkatan rata-rata ukuran order spot Cardano selama periode koreksi. Ini semakin memperkuat dugaan bahwa investor besar melihat koreksi ini sebagai "diskon" untuk membeli. Kondisi ini menyiratkan bahwa peristiwa likuidasi mungkin lebih merupakan "pembersihan pasar" yang sehat, ketimbang tanda kegagalan struktural, sebelum potensi pembalikan arah.
Analisis Teknikal: Sinyal Pembalikan Arah Tersembunyi
Secara teknikal, dalam kerangka waktu menengah hingga panjang, Cardano masih terperangkap dalam fase konsolidasi yang telah berlangsung lebih dari setahun, membentuk pola descending channel. Upaya breakout sebelumnya memang sempat kandas, namun akumulasi yang terus berlanjut menunjukkan bahwa para pemain besar masih mempertahankan pandangan bullish terhadap prospek jangka panjang ADA.
Pada grafik mingguan, indikator Relative Strength Index (RSI) telah menyentuh area oversold di level 30, sebuah kondisi yang secara historis seringkali menandakan kelelahan sentimen bearish. Sementara itu, indikator MACD memperlihatkan penyempitan momentum yang mengarah pada potensi golden cross, sebuah indikasi awal penguatan tren.
Target Ambisius: Menuju US$1,35 dan Lebih Jauh
Fokus pasar ADA kini tertuju pada level resistensi US$0,50, yang juga merupakan batas atas pola descending channel dan bekas area support yang penting. Jika level ini berhasil ditembus dan dipertahankan, para pakar pasar menilai struktur harga Cardano dapat bergeser menjadi sangat bullish, membuka jalan bagi kenaikan signifikan menuju area US$1,35. Ini merepresentasikan potensi lonjakan sekitar 360% dari level harga saat ini.
Dalam skenario jangka panjang yang lebih optimis, jika kondisi makroekonomi global membaik dan fundamental proyek kembali mendapat dukungan kuat, kenaikan menuju US$1,35 ini bisa jadi hanyalah permulaan. Target lanjutan bahkan diproyeksikan dapat membawa harga ADA mendekati US$2, yang berarti potensi kenaikan fantastis hingga 875%.
Pandangan Ahli dan Peringatan Risiko
Meskipun demikian, para pelaku pasar harus selalu diingatkan bahwa aset kripto adalah instrumen investasi dengan volatilitas tinggi. Pergerakan harga dapat berubah secara drastis dan cepat, sangat dipengaruhi oleh sentimen global, kondisi likuiditas pasar, dan perkembangan regulasi.
Tim Riset porosinformasi.co.id menegaskan bahwa pertahanan area US$0,2775 ini sangat krusial. Akumulasi yang dilakukan oleh smart money di zona ini mengindikasikan keyakinan tinggi terhadap potensi pembalikan arah, menjadikannya area dengan rasio risk-reward yang menarik bagi investor jangka panjang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli. porosinformasi.co.id berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.






