Poros Informasi – Dunia kripto kembali dikejutkan dengan gejolak harga aset digital Bittensor (TAO). Dalam 24 jam terakhir, TAO mengalami tekanan jual masif, membuat harganya anjlok hingga 12,60% dan kini diperdagangkan di level krusial sekitar US$160,73 per koin. Penurunan drastis ini semakin menjauhkan TAO dari level psikologis US$200, memperpanjang tren bearish yang telah mendominasi pasar selama beberapa bulan terakhir.

Kejatuhan Harga TAO: Analisis Jangka Pendek dan Menengah
Meskipun harga TAO sedang terpuruk, aktivitas perdagangan aset ini justru menunjukkan geliat yang signifikan. Volume transaksi TAO dalam 24 jam terakhir melonjak hingga mencapai sekitar US$231,95 juta, menandakan adanya pergerakan besar di pasar. Saat ini, kapitalisasi pasar TAO berada di kisaran US$1,71 miliar, dengan suplai beredar sekitar 10,65 juta TAO dari total maksimum 21 juta TAO. Dalam fluktuasi harian, TAO sempat menyentuh titik terendah US$158,35 dan tertinggi US$190,52.
Tekanan jual terhadap TAO bukanlah fenomena baru. Dalam tiga bulan terakhir, aset ini telah kehilangan lebih dari 60% nilainya, menempatkannya jauh di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di level US$767,68. Ini mengindikasikan sentimen bearish yang kuat dan berkepanjangan di kalangan investor.
Meskipun mengalami koreksi yang mendalam, Bittensor (TAO) masih mempertahankan posisinya sebagai salah satu pemain kunci di pasar kripto. Saat ini, TAO menempati peringkat ke-38 berdasarkan kapitalisasi pasar global. Dengan kapitalisasi pasar terdilusi penuh (fully diluted market cap) yang mencapai sekitar US$3,39 miliar, proyek ini jelas masih menarik perhatian besar dari pelaku pasar, terutama mereka yang berfokus pada sektor kecerdasan buatan (AI) dan komputasi terdesentralisasi (decentralized compute).
Komunitas Bittensor Bergerak: Harapan di Tengah Badai?
Di tengah gejolak harga yang menekan, komunitas Bittensor justru menunjukkan aktivitas yang signifikan. Berdasarkan laporan dari Coinmarketcal, sebuah sesi diskusi penting terkait "Subnet 64 Novelty Space" dijadwalkan akan digelar pada 5 Februari 2026. Acara ini akan berlangsung melalui platform X Space dan Discord pada pukul 22.00 UTC, menandakan upaya komunitas untuk terus berinovasi dan berdiskusi di tengah kondisi pasar yang menantang.
Agenda Diskusi Krusial Subnet 64
Sesi diskusi ini akan mengupas tuntas berbagai topik krusial yang relevan dengan masa depan Bittensor dan ekosistem AI terdesentralisasi. Beberapa poin utama yang akan dibahas meliputi:
- Serverless AI: Potensi dan implementasi AI tanpa server dalam jaringan Bittensor.
- TEE (Trusted Execution Environment): Peningkatan keamanan dan privasi melalui lingkungan eksekusi terpercaya.
- Infrastruktur CPU: Pengembangan dan optimalisasi infrastruktur komputasi berbasis CPU.
- Mekanisme Insentif: Pembahasan model insentif yang lebih efektif untuk partisipan jaringan.
- Keamanan dan Skalabilitas: Strategi untuk memperkuat keamanan dan meningkatkan kapasitas jaringan.
- Visi dan Arah Masa Depan: Proyeksi dan rencana jangka panjang untuk evolusi Bittensor.
Perhatian pasar terhadap sesi ini sangat tinggi, mengingat narasi AI dan komputasi terdesentralisasi masih menjadi pendorong utama di sektor kripto.
Potensi Volatilitas dan Proyeksi Pasar
Analisis yang didukung oleh kecerdasan buatan (AI) mengindikasikan bahwa pembahasan mengenai serverless AI, TEE, dan infrastruktur CPU berpotensi memicu minat spekulatif yang signifikan terhadap TAO. Hal ini tidak terlepas dari reputasi Bittensor sebagai aset dengan pergerakan harga yang agresif (high beta). Namun, penting untuk dicatat bahwa agenda ini masih dalam koridor sesi diskusi komunitas, bukan pengumuman resmi mengenai peningkatan protokol (upgrade). Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi terkait perubahan fundamental pada tokenomics, mekanisme pembagian pendapatan, atau pembaruan struktural lainnya yang secara langsung dapat mendongkrak nilai intrinsik TAO.
Oleh karena itu, dampak langsung terhadap harga TAO diperkirakan akan moderat, kecuali jika sesi diskusi tersebut menghasilkan informasi yang benar-benar revolusioner dan bernilai substansial bagi seluruh ekosistem Bittensor, bukan hanya untuk operator Subnet 64. Pasar juga harus bersiap menghadapi potensi volatilitas jangka pendek, termasuk kemungkinan munculnya fenomena "sell-the-rumor" di mana pelaku pasar mengambil keuntungan setelah spekulasi meningkat.
Tim Riset dari porosinformasi.co.id menyoroti bahwa fitur serverless AI berpotensi secara signifikan menurunkan hambatan masuk bagi para pengembang yang ingin memanfaatkan jaringan Bittensor. Ini secara fundamental memperkuat narasi utilitas riil $TAO di sektor AI, jauh melampaui sekadar aset spekulatif. Dengan kondisi harga yang sedang berada di titik terendah, para investor kini menanti dengan cemas apakah sesi Subnet 64 ini akan menjadi katalisator sentimen positif baru, ataukah hanya akan memicu lonjakan harga sesaat di tengah tren penurunan TAO yang masih berlanjut.
Penting untuk Diketahui: Investasi dalam aset kripto memiliki risiko yang sangat tinggi. Segala keputusan investasi yang Anda ambil berdasarkan informasi, rekomendasi, atau riset yang disajikan dalam artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas potensi kerugian investasi tersebut. Konten ini murni bersifat informatif dan tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk menjual atau membeli aset kripto. porosinformasi.co.id adalah platform yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), namun tetap ingat bahwa pasar kripto sangat volatil.






