Poros Informasi – Dunia kripto kembali diwarnai gejolak, dan Pi Network (PI) tidak luput dari hantaman. Dalam 24 jam terakhir, aset digital yang banyak dinantikan ini mencatat penurunan signifikan, anjlok 4,14% ke level $0,140. Koreksi ini, yang terjadi pada Selasa (10/2) berdasarkan data Coinmarketcap, jauh melampaui pelemahan pasar kripto secara umum, mengindikasikan adanya tekanan spesifik yang lebih dalam. Penurunan ini adalah cerminan dari kombinasi tekanan pasar makro dan struktur teknikal PI yang masih rapuh, menempatkannya dalam fase "risk-off" di mana aset berisiko tinggi menjadi korban utama aksi jual.
Sentimen Pasar Kripto: Ketakutan Ekstrem Mencekik

Penurunan harga Pi Network tidak terjadi dalam ruang hampa. Ini adalah bagian dari gelombang merah yang menyapu pasar kripto global, diperparah oleh sentimen investor yang sedang berada di titik terendah.
Gelombang Merah di Seluruh Papan
Penurunan PI bukan fenomena terisolasi. Kapitalisasi pasar kripto global menyusut sekitar 2,01% dalam 24 jam, dengan Bitcoin (BTC) sendiri terkoreksi 2,29% pada periode yang sama. Indeks Crypto Fear & Greed, barometer sentimen pasar, kini terpaku di angka 10, menandakan ‘Extreme Fear’ atau ketakutan ekstrem yang mencengkeram investor. Dalam iklim seperti ini, para pelaku pasar cenderung menarik diri dari aset berisiko tinggi, beralih ke stablecoin atau aset yang lebih defensif, mencari perlindungan dari volatilitas yang membayangi.
PI Sebagai Aset "High Beta"
Pi Network, dengan karakteristiknya sebagai aset ‘high beta’ atau berisiko tinggi, secara inheren lebih rentan terhadap fluktuasi pasar. Ini berarti, ketika pasar mengalami koreksi, PI cenderung merasakan dampak yang lebih parah, jatuh lebih dalam dibandingkan aset kripto utama. Akibatnya, saat likuiditas pasar menipis dan sentimen negatif mendominasi, PI menjadi salah satu yang paling terpukul. Ini adalah pola yang sering terlihat pada altcoin dengan likuiditas terbatas, di mana sentimen negatif pasar dapat memicu aksi jual yang lebih agresif.
Likuiditas Tipis Memperparah Keadaan
Selain sentimen makro, likuiditas Pi Network yang relatif rendah menjadi pemicu lain yang memperparah tekanan harga, membuat pergerakan harga lebih sensitif terhadap order jual.
Volume Perdagangan dan Sensitivitas Harga
Meskipun volume perdagangan PI sempat naik sekitar 28%, angkanya masih terbatas di kisaran $11,78 juta, dengan kapitalisasi pasar sekitar $1,25 miliar. Rasio volume terhadap kapitalisasi pasar yang hanya 0,94% ini mengindikasikan pasar yang tipis. Dalam kondisi likuiditas rendah, tekanan jual yang tidak terlalu besar sekalipun dapat memicu pergerakan harga yang signifikan dan memperdalam koreksi. Ini membuat PI sangat rentan terhadap aksi jual di tengah sentimen pasar yang memburuk.
Tanpa Katalis Spesifik, Hanya Sentimen
Yang menarik, penurunan kali ini tidak didorong oleh katalis negatif spesifik dari proyek itu sendiri, seperti pengumuman fundamental, isu on-chain, atau perubahan roadmap. Ini memperkuat dugaan bahwa pelemahan harga PI murni didorong oleh faktor teknikal dan sentimen pasar makro, bukan oleh fundamental jangka pendek yang mendasari proyek tersebut. Ini menunjukkan bahwa pasar bereaksi murni terhadap kondisi eksternal dan dinamika penawaran-permintaan yang rapuh.
Analisis Teknikal: Tren Bearish yang Mengakar
Dari kacamata analisis teknikal, Pi Network masih terperangkap dalam cengkeraman tren turun yang kuat, dengan level-level kunci yang perlu diperhatikan oleh para investor.
Level Support Krusial: $0,135
Dalam 30 hari terakhir, harga PI telah merosot sekitar 33%, menunjukkan dominasi penjual yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Fokus utama para trader kini tertuju pada level support krusial di sekitar $0,135. Ini bukan hanya titik terendah terbaru, tetapi juga batas psikologis penting bagi pelaku pasar. Jika tekanan jual terus berlanjut di tengah sentimen ‘Extreme Fear’, penembusan di bawah $0,135 dapat membuka jalan menuju area $0,130, memperdalam koreksi. Sebaliknya, untuk skenario pemulihan jangka pendek, PI harus mampu menembus dan bertahan di atas $0,145. Reclaim level ini bisa menjadi sinyal awal stabilisasi, meskipun belum cukup untuk mengonfirmasi pembalikan tren.
Ketergantungan pada Raja Kripto: Bitcoin
Arah pergerakan Pi Network dalam waktu dekat sangat bergantung pada kondisi pasar kripto secara keseluruhan, terutama pergerakan Bitcoin (BTC). Stabilisasi BTC di atas level $69.000 dianggap sebagai prasyarat vital untuk meredakan tekanan jual di pasar altcoin. Jika Bitcoin gagal menemukan pijakan yang kokoh dan sentimen pasar tetap diselimuti ketakutan ekstrem, probabilitas kelanjutan tren bearish pada PI masih sangat tinggi. Namun, jika struktur pasar Bitcoin membaik dan selera risiko investor kembali meningkat, peluang rebound teknikal pada PI bisa terbuka.
Dengan demikian, penurunan harga Pi Network ke $0,140 adalah cerminan langsung dari pasar kripto yang sedang dilanda ketakutan ekstrem, diperparah oleh likuiditas yang tipis dan struktur teknikal yang rapuh. Tanpa adanya katalis positif yang kuat, pergerakan PI akan terus didikte oleh sentimen makro dan arah pergerakan Bitcoin. Investor disarankan untuk memantau ketat level support $0,135 dan resistance $0,145. Selama pasar belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang solid, tekanan bearish pada PI kemungkinan besar akan tetap menjadi skenario utama dalam jangka pendek.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda. Konten ini hanya bersifat informasi dan bukan merupakan ajakan untuk menjual atau membeli aset kripto. Untuk informasi lebih lanjut mengenai investasi dan trading kripto yang aman, kunjungi porosinformasi.co.id.






