Poros Informasi – Grayscale, manajer investasi aset digital terkemuka di dunia, baru-baru ini mengguncang komunitas kripto dengan menyoroti delapan aset digital yang mereka yakini memiliki narasi paling fundamental dan relevan dalam membentuk arah pasar saat ini. Daftar eksklusif ini mencakup raksasa seperti Bitcoin dan Ethereum, pemain kunci seperti XRP dan Solana, hingga inovator seperti Hyperliquid, Chainlink, Sui, dan Avalanche. Analisis ini muncul di tengah pergeseran fokus pasar yang semakin mendalam pada fundamental proyek, utilitas jaringan, potensi pendapatan, adopsi institusional, serta kejelasan regulasi, terutama setelah koreksi pasar yang signifikan pada tahun 2026.
Menurut Grayscale, setiap aset dalam daftar ini memiliki "cerita" unik yang menjadi pendorong utama adopsi, aktivitas pengembang, dan minat investor. Dari Bitcoin sebagai "uang digital" hingga Chainlink sebagai tulang punggung "tokenisasi dan oracle," narasi-narasi ini menjadi kompas bagi investor yang mencari nilai jangka panjang di tengah volatilitas.

Every asset has its narrative:
$BTC – Digital money
$ETH – World Computer
$XRP – Global payments
$SOL – High performance
$HYPE – Onchain trading 24/7
$LINK – Tokenization & oracles
$SUI – Next gen infrastructure
$AVAX – Mass customization
— Grayscale (@Grayscale) July 8, 2026
Menggali Narasi Utama: Bitcoin, Ethereum, dan XRP
Tiga aset ini telah lama menjadi fondasi pasar kripto, dan Grayscale menegaskan kembali peran krusial mereka dengan narasi yang tak tergoyahkan.
Bitcoin: Sang Raja Uang Digital yang Tak Tergantikan
Bitcoin tetap menjadi narasi utama sebagai uang digital terdesentralisasi dan aset lindung nilai (store of value) terhadap pelemahan mata uang fiat. Dengan suplai yang tetap dan adopsi institusional yang terus meningkat melalui produk investasi seperti ETF spot serta penambahan ke dalam kas perusahaan, BTC masih dipandang sebagai aset cadangan utama di pasar kripto.
Meskipun mengalami koreksi besar setelah tahun 2026, Bitcoin saat ini diperdagangkan di sekitar US$62.000, atau sekitar 51% di bawah rekor tertingginya yang berada di dekat US$126.000. Posisi Bitcoin sebagai aset cadangan utama terus memengaruhi arah pasar kripto secara keseluruhan.
Ethereum: Jantung Komputer Dunia Terdesentralisasi
Ethereum masuk dalam daftar Grayscale karena perannya yang tak terbantahkan sebagai "komputer dunia" yang terdesentralisasi. Jaringan ini menjadi fondasi bagi smart contract, aplikasi terdesentralisasi (dApps), keuangan terdesentralisasi (DeFi), NFT, staking, dan ekosistem Layer-2 yang berkembang pesat.
Saat ini, ETH diperdagangkan di sekitar US$1.732, sekitar 65% di bawah all-time high yang mendekati US$4.878. Peran fundamentalnya dalam inovasi blockchain menjadikannya aset dengan narasi yang sangat kuat.
XRP: Membangun Jembatan Pembayaran Global
XRP membawa narasi pembayaran global, dengan fokus pada penyediaan solusi transaksi lintas negara yang cepat dan berbiaya rendah untuk institusi keuangan. Grayscale menilai bahwa kejelasan regulasi di Amerika Serikat dapat menjadi katalisator signifikan yang mendukung potensi adopsi XRP sebagai infrastruktur settlement global.
XRP diperdagangkan di sekitar US$1,09, sekitar 72% di bawah rekor tertingginya di sekitar US$3,84. Perkembangan regulasi akan menjadi kunci bagi narasi ini.
Inovator Infrastruktur: Solana, Hyperliquid, dan Chainlink
Bagian ini menyoroti proyek-proyek yang berfokus pada peningkatan kinerja dan konektivitas ekosistem blockchain.
Solana: Performa Tinggi untuk Adopsi Massal
Poros Informasi melihat Solana disorot karena narasi blockchain berkinerja tinggi. Jaringan ini menawarkan transaksi yang sangat cepat dan murah, menjadikannya pilihan populer untuk memecoin, DeFi, dan aplikasi konsumen yang membutuhkan throughput tinggi.
Meskipun sempat menghadapi masalah jaringan di masa lalu, ekosistem Solana terus menunjukkan pertumbuhan signifikan melalui proyek-proyek baru dan minat institusional yang berkelanjutan. SOL diperdagangkan di sekitar US$77, atau sekitar 74% di bawah all-time high US$293. Aktivitas pengembang yang tetap kuat menjadi salah satu faktor yang membuat Solana masih menjadi perhatian pasar.
Hyperliquid: Revolusi Perdagangan On-Chain 24/7
Hyperliquid juga masuk daftar Grayscale dengan narasi perdagangan on-chain 24/7. Proyek ini berfokus pada pengembangan Layer-1 berkinerja tinggi yang dirancang khusus untuk perdagangan perpetual futures dan spot secara terdesentralisasi.
Menariknya, HYPE diperdagangkan di sekitar US$67, hanya sekitar 13% di bawah rekor tertingginya di US$76,70. Ini menjadikannya salah satu aset dengan ketahanan harga yang relatif kuat dibandingkan banyak token lain di pasar saat ini.
Chainlink: Oracle Krusial untuk Tokenisasi Aset
Chainlink membawa narasi tokenisasi dan oracle. Jaringan ini menyediakan layanan oracle yang esensial, berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan blockchain dengan data dunia nyata secara aman dan terverifikasi. Perannya semakin penting seiring dengan berkembangnya tren tokenisasi aset dunia nyata (Real-World Assets/RWA) di sektor keuangan tradisional.
LINK diperdagangkan di sekitar US$7,59, sekitar 85% di bawah all-time high di dekat US$53. Posisinya sebagai infrastruktur vital menjamin relevansinya di masa depan.
Generasi Baru Blockchain: Sui dan Avalanche
Dua proyek ini mewakili gelombang inovasi baru dalam arsitektur blockchain, menawarkan solusi untuk skalabilitas dan kustomisasi.
Sui: Arsitektur Skalabel untuk Masa Depan
Sui masuk dalam daftar karena dinilai sebagai infrastruktur generasi berikutnya. Blockchain ini dirancang untuk skalabilitas tinggi dengan arsitektur object-centric yang inovatif, mendukung berbagai aplikasi mulai dari gaming, DeFi, hingga kasus penggunaan baru lainnya yang membutuhkan performa ekstrem.
SUI diperdagangkan di sekitar US$0,70, atau sekitar 87% di bawah rekor tertingginya di sekitar US$5,35. Meskipun harga masih tertekan, minat pengembang terhadap jaringan ini tetap menjadi faktor pendukung utama narasinya.
Avalanche: Kustomisasi Massal dengan Subnet
Avalanche juga menjadi perhatian karena narasi kustomisasi massal. Jaringan ini memungkinkan pembuatan subnet khusus yang dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan blockchain yang lebih spesifik, termasuk untuk sektor enterprise, gaming, keuangan terdesentralisasi, dan institusional. Fleksibilitas ini membuka pintu bagi berbagai inovasi.
AVAX diperdagangkan di sekitar US$6,42, atau sekitar 95% di bawah all-time high di dekat US$146. Pemulihan harga Avalanche dinilai akan sangat bergantung pada kemampuan ekosistemnya mendorong adopsi nyata melalui subnet dan solusi institusional yang ditawarkannya.
Secara keseluruhan, daftar yang disoroti Grayscale ini secara tegas menunjukkan bahwa pasar kripto mulai bergerak melampaui narasi spekulatif semata. Fokus kini beralih pada aset-aset yang memiliki kasus penggunaan konkret, infrastruktur yang kokoh, dan potensi adopsi yang lebih jelas di berbagai sektor. Namun, karena mayoritas token masih diperdagangkan jauh di bawah puncak historisnya, investor tetap perlu melakukan riset mendalam dan memperhatikan risiko eksekusi proyek, likuiditas pasar, serta kondisi pasar yang masih sangat selektif. Ini adalah era di mana fundamental dan narasi yang kuat menjadi penentu utama keberlanjutan sebuah proyek.






