Pasar Kripto Bergetar: Bitcoin Catat Sinyal Oversold Ekstrem terhadap Emas, Peluang Reli Besar Terbuka?
Poros Informasi – 13 Juli 2026 | Dalam lanskap aset digital yang penuh gejolak, Bitcoin baru-baru ini mencatatkan level oversold paling ekstrem terhadap emas sepanjang sejarahnya, memicu spekulasi mengenai potensi reli besar di masa depan. Data on-chain menunjukkan sinyal historis yang menarik perhatian para analis dan investor, mengingatkan pada periode sebelumnya yang diikuti lonjakan harga Bitcoin hingga lebih dari 660%.
Sinyal ini berasal dari rasio Bitcoin terhadap Emas (BTC/Gold), sebuah metrik yang mengukur berapa banyak ons emas yang dapat dibeli dengan satu unit Bitcoin. Ketika rasio ini berada dalam kondisi oversold, hal ini mengindikasikan bahwa Bitcoin sedang diperdagangkan dengan diskon signifikan dibandingkan dengan emas. Saat ini, oscillator BTC/Gold dilaporkan berada di level -1,81 standar deviasi dari tren jangka panjangnya. Angka ini tidak hanya berada di bawah rata-rata konservatif empat tahun yang berada di kisaran -1,42, tetapi juga merupakan salah satu pembacaan terdalam sejak tahun 2010.
Hubungan Harga Bitcoin dan Emas di Titik Ekstrem
Data on-chain menunjukkan tren yang mengkhawatirkan sekaligus menarik: Bitcoin saat ini diperdagangkan di bawah power-law trend dan rata-rata empat tahunnya secara bersamaan. Kondisi ini menandakan bahwa hubungan harga antara Bitcoin dan emas tengah berada pada level yang sangat ekstrem. Dalam model penilaian teoritis, nilai wajar struktural Bitcoin bahkan diperkirakan mencapai sekitar US$283.000. Namun, penting untuk dicatat bahwa angka ini lebih mencerminkan nilai teoritis berdasarkan tren jangka panjang dan bukan target harga yang pasti akan tercapai dalam waktu dekat.
Fenomena ini terjadi akibat kombinasi faktor pasar. Emas, sebagai aset safe haven, mengalami penguatan di tengah ketidakpastian pasar global. Sementara itu, Bitcoin masih menunjukkan kelemahan relatif akibat tekanan volatilitas inheren dan pengaruh faktor makroekonomi yang terus berubah. Kombinasi kedua kekuatan ini telah mendorong rasio BTC/Gold ke salah satu level terendahnya dalam beberapa tahun terakhir.
Jejak Historis: Sinyal Oversold yang Mendahului Reli
Secara historis, kondisi oversold ekstrem pada rasio BTC/Gold seringkali muncul menjelang fase-fase penting dalam siklus pasar Bitcoin. Sinyal serupa pernah terdeteksi pada periode bear market tahun 2015, 2018–2019, saat pandemi COVID-19 melanda dunia pada 2020, dan setelah keruntuhan bursa FTX pada tahun 2022. Periode-periode tersebut, dalam banyak kasus, diikuti oleh pemulihan pasar yang signifikan ketika modal investor kembali mengalir deras ke dalam Bitcoin.
Salah satu contoh historis yang paling menonjol adalah ketika Bitcoin mencatat reli makro lebih dari 660% setelah sinyal serupa pada rasio BTC/Gold muncul. Data dari Delphi Digital juga mendukung temuan ini, menunjukkan bahwa penurunan besar pada rasio BTC/Gold, terutama yang mencapai sekitar -62%, seringkali menjadi pertanda awal dari pemulihan yang kuat. Rata-rata kenaikan yang diamati setelah beberapa sinyal rasio selesai terbentuk berkisar di angka 160%, dengan potensi rebound yang lebih besar biasanya terjadi setelah koreksi yang paling dalam.
Potensi Reli Terbuka, Namun Konfirmasi Tetap Krusial
Meskipun sinyal oversold ekstrem terhadap emas ini memberikan harapan, penting untuk dipahami bahwa sinyal ini tidak menjamin reli instan bagi Bitcoin. Kondisi oversold ekstrem hanya menandakan bahwa tekanan jual Bitcoin relatif terhadap emas sudah sangat dalam, sehingga membuka potensi pembalikan arah. Arah pergerakan pasar selanjutnya masih sangat bergantung pada berbagai faktor makroekonomi, termasuk likuiditas global, kebijakan moneter bank sentral, minat investor terhadap aset berisiko, serta arus dana institusional.
Jika sentimen risiko pasar secara keseluruhan membaik, Bitcoin berpotensi besar untuk kembali mengungguli emas. Tim Riset Tokocrypto menekankan bahwa pasar saat ini berada di titik krusial. Rasio BTC/Gold yang menunjukkan Bitcoin dalam kondisi sangat tertekan dibandingkan emas, jika mengulangi pola historis, dapat menjadi awal dari sebuah pemulihan besar. Namun, investor dihimbau untuk tetap berhati-hati dan menunggu konfirmasi dari pergerakan harga yang lebih luas serta sentimen pasar yang membaik sebelum mengambil keputusan investasi.
Kondisi Bitcoin Catat Sinyal Oversold Ekstrem terhadap Emas ini memang membuka peluang, namun kesabaran dan analisis mendalam tetap menjadi kunci dalam menavigasi pasar aset digital yang dinamis ini.







