Sinyal Langka Muncul di Data On-Chain: Apakah Bear Market Bitcoin Hampir Berakhir?

Amalia Citra

Amalia Citra

Sinyal Langka Muncul di Data On-Chain: Apakah Bear Market Bitcoin Hampir Berakhir?
Sinyal Langka Muncul di Data On-Chain: Apakah Bear Market Bitcoin Hampir Berakhir?

Bitcoin Tunjukkan Tanda Pemulihan? Sinyal On-Chain Langka Beri Harapan

Poros Informasi – 20 Juli 2026 | Pasar aset kripto kembali diramaikan dengan potensi perubahan tren. Munculnya sinyal on-chain langka dari CryptoQuant mengindikasikan bahwa Bear Market Bitcoin Hampir Berakhir? Ada Sinyal On-Chain Langka yang perlu dicermati oleh para investor. Sinyal ini memiliki rekam jejak historis yang kuat, seringkali muncul sebelum reli besar Bitcoin dalam siklus pasar sebelumnya.

Meskipun demikian, para analis mengingatkan bahwa sinyal ini bukanlah penanda berakhirnya pasar bearish secara instan. Darkfost, seorang analis dari CryptoQuant, menjelaskan bahwa kemunculan sinyal ini lebih tepat diartikan sebagai Bitcoin yang kemungkinan sedang memasuki tahap akhir dari fase pelemahan sebelum potensi pembalikan tren terjadi. Sinyal penting ini terdeteksi ketika harga pokok para short-term holders (STH) atau investor jangka pendek turun di bawah harga pokok long-term holders (LTH) atau investor jangka panjang. Kondisi ini telah melewati periode konfirmasi tiga hari yang krusial, menjadikannya indikator signifikan dalam struktur siklus Bitcoin.

Memahami Sinyal Langka di Data On-Chain

Short-term holders merujuk pada investor yang mengakuisisi Bitcoin dalam kurun waktu enam bulan terakhir. Sebaliknya, long-term holders adalah investor yang telah menyimpan Bitcoin mereka lebih dari enam bulan. Selama periode penurunan harga Bitcoin yang baru-baru ini terjadi, banyak investor baru yang terus melakukan pembelian di harga yang lebih rendah. Fenomena ini secara signifikan menurunkan harga beli rata-rata para short-term holders, yang sebelumnya berada di kisaran US$112.500 kini turun menjadi sekitar US$69.000.

Menurut laporan Coinpedia, ketika harga pokok STH melintasi ke bawah harga pokok LTH aktif, CryptoQuant menganggapnya sebagai salah satu sinyal langka yang menandakan bahwa pasar bearish mulai memasuki fase akhirnya. Secara historis, pola seperti ini seringkali menjadi prekursor bagi Bitcoin untuk membangun momentum pemulihan yang lebih besar. Namun, Darkfost kembali menekankan, “Sinyal ini bukan berarti pasar bearish langsung selesai pada saat itu juga.” Ia menambahkan, “Kondisi ini lebih tepat dibaca sebagai fase persiapan sebelum potensi siklus bullish baru terbentuk.” Bagi investor yang menganut strategi Dollar Cost Averaging (DCA), fase seperti ini seringkali dianggap sebagai periode yang sangat menarik untuk melakukan akumulasi aset secara bertahap.

Bitcoin Bertahan di Atas Level Krusial US$60.000

Selain sinyal on-chain yang menjanjikan, kekuatan Bitcoin juga terlihat dari kemampuannya untuk terus bertahan di atas level psikologis US$60.000. Sekitar tiga minggu lalu, Bitcoin (BTC) berhasil bangkit dari titik terendah US$57.747 dan terus menunjukkan pergerakan naik. Yang menarik, BTC mampu mempertahankan posisinya di atas US$60.000 meskipun Strategy milik Michael Saylor melakukan penjualan 3.588 BTC senilai sekitar US$216 juta untuk mendanai pembayaran dividen. Fakta ini menunjukkan bahwa area US$60.000 masih menjadi benteng pertahanan yang cukup kuat bagi para pembeli. Selama Bitcoin mampu bertahan di atas zona krusial tersebut, peluang pemulihan jangka pendek tetap terbuka lebar.

Saat ini, Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$63.947, menunjukkan kenaikan sebesar 1,4% dalam 24 jam terakhir. Hal ini semakin memperkuat optimisme bahwa Bear Market Bitcoin Hampir Berakhir? Ada Sinyal On-Chain Langka yang terus memberikan sinyal positif.

Level US$67.248 Menjadi Kunci Berikutnya

Tim Riset Tokocrypto mengidentifikasi level US$67.248 sebagai resistance utama berikutnya yang perlu dicermati. Jika Bitcoin berhasil menembus level psikologis ini, peluang terjadinya reli yang lebih besar akan semakin menguat. Menurut analisis CryptoQuant, fase kenaikan berikutnya kemungkinan akan dimulai ketika investor baru kembali aktif membeli Bitcoin di harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan para long-term holders. Dalam siklus-siklus pasar sebelumnya, kondisi seperti ini seringkali menjadi penanda bahwa momentum pasar mulai kembali menguat, mengindikasikan bahwa Bear Market Bitcoin Hampir Berakhir? Ada Sinyal On-Chain Langka yang terus menjadi sorotan.

Meskipun demikian, Bitcoin masih perlu membuktikan kekuatannya dalam hal permintaan di atas level resistance tersebut. Jika gagal menembus US$67.248, BTC berisiko kembali bergerak dalam rentang harga yang lebih sempit. Untuk saat ini, sinyal on-chain yang muncul memberikan indikasi kuat bahwa pasar bearish Bitcoin mungkin sedang mendekati fase akhirnya. Namun, konfirmasi bullish yang lebih solid tetap membutuhkan penembusan resistance penting serta peningkatan minat beli dari investor baru. Selama Bitcoin mampu bertahan di atas US$60.000 dan mulai menembus US$67.248, peluang pemulihan menuju fase bullish berikutnya akan semakin besar.

Investasi dan trading aset kripto yang aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk mendapatkan informasi terbaru seputar dunia kripto dan unduh aplikasi trading Bitcoin & Kripto sekarang juga!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informatif, bukan ajakan untuk menjual atau membeli. Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tinggalkan komentar