Utang AS Meroket, Robert Kiyosaki Biden: Bitcoin & Ethereum ‘Senjata’ Lindungi Harta Anda!

Amalia Citra

Amalia Citra

Kekhawatiran Utang AS Memicu Rekomendasi Aset Langka

Poros Informasi – 27 Juli 2026 | Dalam lanskap ekonomi global yang penuh ketidakpastian, Robert Kiyosaki soroti utang AS, sebut Bitcoin dan Ethereum jadi aset lindung nilai. Penulis legendaris buku “Rich Dad Poor Dad” ini kembali melayangkan peringatan keras kepada para investor mengenai pembengkakan utang nasional Amerika Serikat yang kian mengkhawatirkan. Kiyosaki secara tegas mengidentifikasi emas, Bitcoin, dan Ethereum sebagai pilar utama dalam strategi pribadinya untuk menjaga dan melindungi kekayaan dari potensi krisis finansial.

Menurut data yang diungkapkan Kiyosaki, utang nasional AS kini telah mendekati angka fantastis US$39,6 triliun. Angka ini menunjukkan lonjakan dramatis jika dibandingkan dengan posisi utang AS pada tahun 2008, yang kala itu berada di kisaran US$9,5 triliun menjelang pecahnya krisis keuangan global. Peningkatan utang yang begitu masif ini, menurut Kiyosaki, merupakan cerminan dari masalah fundamental yang serius dalam sistem mata uang fiat.

Prinsip Aset Langka ala Robert Kiyosaki

Menegaskan kembali pandangannya yang telah lama dipegang, Kiyosaki menyarankan agar para investor tidak hanya mengandalkan simpanan dalam bentuk mata uang fiat. Sebaliknya, ia menekankan pentingnya memiliki aset yang memiliki karakteristik kelangkaan, artinya tidak dapat dicetak atau diperbanyak secara bebas oleh pemerintah. Tim Research Tokocrypto menjelaskan bahwa bagi Kiyosaki, emas, perak, Bitcoin, dan Ethereum bukan sekadar instrumen investasi biasa, melainkan bentuk pertahanan krusial terhadap risiko yang melekat pada sistem keuangan tradisional.

Saat ini, pandangan Kiyosaki tersebut tampaknya semakin memperkuat narasi bahwa aset berwujud atau “hard assets” masih menjadi primadona bagi sebagian investor. Hal ini didorong oleh kekhawatiran yang terus membayangi utang AS dan ketidakpastian ekonomi global yang belum mereda. Namun, perlu digarisbawahi, seperti halnya aset berisiko tinggi lainnya, Bitcoin dan Ethereum tetap memiliki tingkat volatilitas yang signifikan. Oleh karena itu, investor diimbau untuk memahami sepenuhnya risiko yang ada sebelum memutuskan untuk berinvestasi.

Emas, Perak, dan Era Baru Aset Digital

Robert Kiyosaki memang dikenal luas sebagai pendukung setia aset keras atau “hard assets”, termasuk emas, perak, dan Bitcoin. Aset-aset ini memiliki karakteristik suplai yang terbatas dan tidak dapat diproduksi sesuka hati oleh otoritas moneter. Dalam salah satu unggahan terbarunya di platform X, Kiyosaki mengutip salah satu prinsip utama ajaran “Rich Dad”: orang kaya tidak sekadar menabung uang, melainkan berinvestasi pada aset yang mampu bertahan dari gempuran inflasi dan pelemahan nilai mata uang.

Kiyosaki sendiri mengungkapkan bahwa ia telah menyimpan perak sejak tahun 1965, emas sejak 1971, Bitcoin sejak 2012, dan bahkan Ethereum sejak 2022. Ia juga menyoroti fakta bahwa pemerintah AS mencetak sekitar US$1 triliun setiap 90 hari. Untuk memberikan gambaran betapa besarnya angka tersebut, Kiyosaki menghitung bahwa menghabiskan US$1 triliun dengan kecepatan US$1 per menit akan memakan waktu sekitar 32.000 tahun. Pernyataan ini merupakan bagian dari kritik mendalam Kiyosaki terhadap sistem keuangan yang sangat bergantung pada utang dan pencetakan uang, yang menurutnya dapat terus mengikis daya beli masyarakat dalam jangka panjang.

Bitcoin dan Ethereum dalam Strategi Lindung Nilai

Meskipun telah lama menjadi advokat emas dan perak, Kiyosaki kini secara eksplisit memasukkan Bitcoin dan Ethereum ke dalam strategi aset lindung nilainya. Bitcoin menarik perhatian Kiyosaki berkat suplai maksimumnya yang terbatas, yakni hanya 21 juta koin. Keterbatasan suplai ini, menurut Kiyosaki, membedakan Bitcoin secara fundamental dari mata uang fiat yang dapat dicetak tanpa batas. Sementara itu, Ethereum dipandang sebagai aset penting karena perannya yang krusial dalam ekosistem smart contract, decentralized finance (DeFi), dan stablecoin. Ekosistem Ethereum yang luas dan terus berkembang memberikan aset ini fungsi yang melampaui sekadar instrumen spekulatif.

Kiyosaki sebelumnya juga pernah melontarkan target harga yang sangat ambisius untuk aset-aset ini. Ia memprediksi Bitcoin berpotensi mencapai US$750.000 dan Ethereum menyentuh US$95.000 pasca terjadinya “reset” keuangan global. Prediksi agresifnya juga meluas ke emas, yang ia perkirakan bisa mencapai US$35.000 per ounce, dan perak yang diprediksi naik ke US$200 setelah gelembung pasar pecah.

Peringatan yang Tetap Relevan Meski Diperdebatkan

Meskipun banyak investor global mengikuti pandangan Robert Kiyosaki, prediksi-prediksinya seringkali menuai perdebatan. Sejumlah pihak mengkritik bahwa peringatan Kiyosaki mengenai potensi kehancuran sistem keuangan yang berulang kali ia sampaikan tidak selalu terwujud sesuai dengan perkiraan waktu yang ia sebutkan. Namun demikian, pesan inti yang ingin disampaikan Kiyosaki tetap konsisten: peningkatan utang pemerintah yang terus-menerus, kebijakan pencetakan uang yang agresif, dan pelemahan daya beli mata uang fiat menjadi alasan kuat bagi investor untuk serius mempertimbangkan aset alternatif.

Dengan Robert Kiyosaki soroti utang AS, sebut Bitcoin dan Ethereum jadi aset lindung nilai, pesan ini kembali digaungkan. Ia menekankan pentingnya diversifikasi aset di luar sistem tradisional yang rentan terhadap kebijakan moneter. Pandangan Kiyosaki yang konsisten ini, terlepas dari perdebatan mengenai timing prediksi krisisnya, terus mendorong diskusi mengenai peran aset digital dan komoditas dalam strategi perlindungan kekayaan di era modern.

Kekhawatiran akan stabilitas moneter global dan potensi devaluasi mata uang fiat mendorong banyak investor untuk mencari aset yang menawarkan ketahanan jangka panjang. Dalam konteks inilah, Robert Kiyosaki soroti utang AS, sebut Bitcoin dan Ethereum jadi aset lindung nilai, menawarkan perspektif yang menarik bagi mereka yang ingin mengamankan aset mereka dari ketidakpastian ekonomi.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tinggalkan komentar