Poros Informasi – 26 Juli 2026 | Jakarta – Pasar aset kripto kembali diwarnai aksi jual yang menekan beberapa aset digital. Salah satunya adalah Pi Network (PI) yang pada perdagangan hari ini, Minggu (26/7), kembali melanjutkan tren pelemahannya. Berdasarkan data pasar terbaru dari Coinmarketcap, Harga Pi Network Hari Ini Turun ke US$0,0823, Likuiditas Tipis Jadi Pemicu Tekanan Jual. Penurunan tipis sekitar 1,18% dalam 24 jam terakhir ini terjadi di tengah pergerakan Bitcoin yang justru mencatat kenaikan moderat, mengindikasikan Pi Network kembali tertinggal dari aset kripto utama lainnya. Koreksi yang terjadi memperlihatkan bahwa tekanan terhadap Pi Network masih belum mereda. Minimnya aktivitas perdagangan dan belum munculnya katalis positif membuat investor cenderung bersikap hati-hati, sehingga sedikit tekanan jual saja sudah cukup untuk mendorong harga turun lebih dalam.

Likuiditas Rendah, Fluktuasi Harga Tak Terhindarkan
Faktor utama yang menekan Harga Pi Network Hari Ini Turun ke US$0,0823, Likuiditas Tipis Jadi Pemicu Tekanan Jual adalah kondisi pasar yang masih memiliki likuiditas rendah. Dalam 24 jam terakhir, volume perdagangan PI hanya mencapai sekitar US$8,72 juta. Angka ini menghasilkan rasio perputaran (turnover ratio) yang sangat rendah, yakni sekitar 0,0097. Kondisi ini menunjukkan bahwa buku order atau daftar pesanan jual dan beli di bursa masih relatif tipis.
Ketika likuiditas rendah, transaksi jual dalam jumlah yang tidak terlalu besar pun dapat memicu penurunan harga yang cukup signifikan. Dengan kata lain, pelemahan PI saat ini lebih banyak dipengaruhi oleh struktur pasar yang belum kuat dibandingkan adanya berita negatif mengenai proyek Pi Network itu sendiri. Selain itu, hingga saat ini juga belum terlihat adanya pengumuman besar, kerja sama strategis, maupun perkembangan ekosistem yang mampu menarik kembali minat beli investor secara masif.
Sentimen Altcoin Masih Diliputi Kekhawatiran
Di luar faktor internal yang berkaitan dengan likuiditas dan fundamental proyek, Pi Network juga masih dibayangi sentimen yang kurang kondusif di pasar altcoin (aset kripto selain Bitcoin). Indeks Fear & Greed kripto, yang mengukur sentimen pasar, masih berada di angka 36. Angka ini mencerminkan kondisi Fear atau kehati-hatian di kalangan pelaku pasar. Meskipun Bitcoin berhasil mencatat kenaikan tipis sekitar 0,55%, aliran dana belum banyak mengalir ke aset dengan risiko lebih tinggi seperti Pi Network.
Dalam situasi seperti ini, investor cenderung memilih aset yang lebih likuid dan memiliki fundamental yang lebih kuat. Akibatnya, altcoin dengan volume perdagangan rendah, seperti Pi Network, menjadi lebih rentan mengalami tekanan jual. Hal ini menyebabkan Pi Network menunjukkan kinerja yang lebih lemah dibandingkan Bitcoin maupun beberapa aset kripto utama lainnya yang lebih stabil.
Prospek Harga Pi Network: Support Kritis dan Potensi Pemulihan
Secara teknikal, harga Pi Network masih berada dalam tren bearish setelah mencatat penurunan lebih dari 36% selama 30 hari terakhir. Area US$0,080 kini menjadi level support psikologis yang sangat penting untuk dipertahankan. Apabila harga mampu bertahan di atas level tersebut, Pi Network berpeluang memasuki fase konsolidasi sambil menunggu munculnya sentimen positif baru yang dapat mendorong kenaikan.
Namun, apabila tekanan jual terus berlanjut hingga menembus support tersebut, harga berpotensi melanjutkan pelemahannya menuju area terendah tahunannya di sekitar US$0,044. Di sisi lain, sinyal awal pemulihan baru akan terlihat apabila PI mampu kembali ditutup di atas US$0,085 disertai peningkatan volume perdagangan yang signifikan. Tanpa dukungan aktivitas transaksi yang lebih tinggi dan katalis fundamental yang jelas, pergerakan Harga Pi Network Hari Ini Turun ke US$0,0823, Likuiditas Tipis Jadi Pemicu Tekanan Jual diperkirakan masih akan berada dalam tekanan dalam jangka pendek. Investor disarankan untuk tetap berhati-hati dan melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.






