SHIB Bertahan di Atas Support, Mampukah Burn Rate 41% Memicu Kebangkitan Sang Anjing Meme?

Amalia Citra

Amalia Citra

SHIB Bertahan di Atas Support, Mampukah Burn Rate 41% Memicu Kebangkitan Sang Anjing Meme?
SHIB Bertahan di Atas Support, Mampukah Burn Rate 41% Memicu Kebangkitan Sang Anjing Meme?

SHIB Bertahan di Atas Support, Burn Rate 41% Bisa Dorong Pemulihan?

Poros Informasi – 27 Juli 2026 | Shiba Inu (SHIB) belakangan ini masih bergulat dengan tekanan bearish, meskipun ada upaya untuk membentuk dasar harga setelah periode penurunan yang cukup panjang. Saat ini, harga SHIB diperdagangkan di kisaran US$0,00000419, sedikit di atas level terendah terbarunya di US$0,00000404. Tim Research Tokocrypto mengamati bahwa meskipun tekanan jual mulai melambat, para pembeli belum menunjukkan kekuatan yang signifikan untuk mendorong pemulihan yang lebih solid. Secara teknikal, SHIB masih dihadapkan pada sejumlah level resistance penting yang harus ditembus sebelum tren jangka pendek maupun menengah dapat berbalik arah.

Struktur Harga Masih Cenderung Bearish

Analisis pergerakan harga SHIB menunjukkan bahwa aset kripto ini masih diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 20 hari, 50 hari, 100 hari, dan 200 hari. Kondisi ini secara umum mengindikasikan struktur pasar yang masih cenderung bearish. EMA 20 hari yang berada di sekitar US$0,00000425 dan EMA 50 hari di dekat US$0,00000454 menjadi hambatan resistance terdekat yang perlu diatasi. Sementara itu, EMA 100 hari di US$0,00000503 dan EMA 200 hari di kisaran US$0,00000607 menjadi rintangan yang lebih besar bagi upaya pemulihan SHIB. Pergerakan candle harian pun terlihat terbatas, mengindikasikan adanya konsolidasi yang ketat. Pola ini memberi sinyal bahwa tekanan jual mulai melemah, namun kekuatan pembeli belum cukup untuk mengambil alih kendali tren.

Lebih lanjut, indikator Directional Movement Index (DMI) juga menampilkan pandangan yang hati-hati. Average Directional Index (ADX) terpantau di level 22,37, menandakan tren yang moderat namun mulai menunjukkan pelemahan. Di sisi lain, garis -DI masih lebih tinggi (25,91) dibandingkan +DI (16,55). Hal ini menunjukkan bahwa bear (penjual) masih memegang kendali, meskipun jarak antara kedua indikator tersebut mulai menyempit. Penyempitan ini bisa menjadi sinyal awal bahwa momentum jual secara perlahan mulai berkurang, memberikan sedikit harapan bagi potensi pemulihan.

Open Interest Menurun, Trader Menunggu Sinyal Jelas

Di pasar derivatif, aktivitas SHIB juga memperlihatkan penurunan minat spekulatif. Open interest sempat melonjak di atas US$500 juta saat terjadi reli harga, yang menandakan banyak trader meningkatkan posisi leverage mereka. Namun, lonjakan tersebut berbalik arah secara tajam seiring dengan koreksi pasar. Banyak trader memilih untuk menutup posisi mereka, sementara likuidasi juga berkontribusi pada pengurangan eksposur spekulatif. Saat ini, open interest SHIB dilaporkan turun signifikan ke kisaran US$32,96 juta. Penurunan ini mengindikasikan bahwa kepercayaan trader masih lemah dan aktivitas di pasar futures belum kembali menguat. Open interest yang rendah ini juga menandakan bahwa investor masih bersikap hati-hati, menunggu sinyal pemulihan yang lebih jelas sebelum kembali aktif.

Jika harga SHIB mulai menunjukkan tren kenaikan yang disertai dengan peningkatan open interest, hal ini dapat menjadi tanda partisipasi pasar yang mulai kembali. Di sisi lain, pada pasar spot, aliran dana exchange mulai terlihat lebih stabil. Sebelumnya, SHIB sempat mencatat net outflow yang besar, bahkan dengan lonjakan negatif lebih dari US$7 juta, yang mengindikasikan adanya tekanan jual yang kuat selama periode penurunan harga. Namun, data terbaru menunjukkan aliran exchange mulai menunjukkan keseimbangan yang lebih baik, dengan net inflow kecil sekitar US$419.780. Hal ini mengindikasikan bahwa para pembeli mulai masuk kembali secara perlahan, meskipun volume akumulasi masih terbatas.

Burn Token: Dukungan Jangka Panjang untuk Narasi Kelangkaan

Salah satu faktor yang terus menjadi perhatian utama bagi komunitas Shiba Inu adalah mekanisme burn token. Berdasarkan data dari Shibburn, hingga kini, sekitar 410,84 triliun token SHIB telah berhasil dikeluarkan secara permanen dari peredaran. Jumlah ini setara dengan 41,08% dari suplai awal yang mencapai satu kuadriliun SHIB. Sementara itu, sisa suplai yang belum dibakar berada di kisaran 589,16 triliun token, dengan circulating supply saat ini sekitar 585,62 triliun SHIB. Mekanisme burn token ini menunjukkan upaya jangka panjang dari proyek untuk mengurangi suplai beredar dan menciptakan kelangkaan.

Namun, penting untuk dicatat bahwa pengurangan suplai saja belum tentu secara otomatis mendorong kenaikan harga. Agar harga SHIB benar-benar dapat pulih secara signifikan, aset kripto ini tetap membutuhkan faktor-faktor pendukung lainnya. Permintaan yang lebih kuat dari pasar, sentimen pasar yang membaik secara keseluruhan, serta keberhasilan menembus level resistance utama menjadi krusial. Dalam jangka pendek, level support penting bagi SHIB berada di US$0,00000404, diikuti oleh level psikologis US$0,00000400. Jika harga ditutup di bawah area tersebut, risiko penurunan lanjutan akan semakin meningkat. Sebaliknya, level resistance terdekat yang perlu diwaspadai berada di rentang US$0,00000431 hingga US$0,00000436, diikuti oleh US$0,00000448 dan US$0,00000475. Jika SHIB berhasil menembus level US$0,00000495, peluang untuk menguji EMA 100 hari di US$0,00000503 akan terbuka lebar. Sebuah reli yang lebih kuat bahkan dapat membawa SHIB menguji EMA 200 hari di sekitar US$0,00000607. Level ini menjadi batas krusial yang perlu direbut oleh para bull (pembeli) untuk dapat mengubah tren jangka menengah.

Untuk saat ini, SHIB masih berada di persimpangan teknikal yang penting. Selama harga mampu bertahan di atas level support US$0,00000404, peluang untuk pemulihan tetap terbuka. Namun, tanpa adanya volume beli yang lebih kuat dan peningkatan sentimen pasar yang positif, SHIB masih berisiko bergerak dalam fase konsolidasi atau bahkan kembali mengalami pelemahan lebih lanjut. Pertarungan antara pembeli dan penjual akan terus menentukan arah pergerakan aset kripto populer ini dalam waktu dekat.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tinggalkan komentar