Dogecoin Terjebak Bearish! Akankah DOGE Mampu Rebut US$0,073 untuk Bangkit dari Tekanan?

Amalia Citra

Amalia Citra

Dogecoin Terjebak Bearish! Akankah DOGE Mampu Rebut US$0,073 untuk Bangkit dari Tekanan?
Dogecoin Terjebak Bearish! Akankah DOGE Mampu Rebut US$0,073 untuk Bangkit dari Tekanan?

Dogecoin Masih Tertekan, DOGE Perlu Rebut US$0,073 untuk Pulih

Poros Informasi – 27 Juli 2026 | Harga Dogecoin (DOGE) saat ini masih bergerak dalam tekanan yang signifikan, kembali gagal menembus level resistance krusial. Meme coin terbesar ini diperdagangkan di kisaran US$0,0699, sebuah level yang sangat dekat dengan area support utama yang sedang menjadi sorotan para trader. Upaya pemulihan yang sempat dilancarkan dalam beberapa pekan terakhir kerap kali terganjal oleh momentum beli yang melemah, menurunnya minat di pasar derivatif, serta arus keluar yang terus berlanjut di pasar spot. Kondisi ini membuat prospek jangka pendek DOGE cenderung hati-hati. Para pelaku pasar optimis, atau ‘bull’, perlu segera mempertahankan support krusial yang ada dan merebut kembali sejumlah level teknikal penting untuk memperkuat peluang pemulihan.

Struktur Teknikal Masih Menunjukkan Sinyal Bearish

Secara teknikal, Dogecoin masih tertahan di bawah rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 20 hari, 50 hari, 100 hari, dan 200 hari. Situasi ini mengindikasikan bahwa tren utama pasar masih didominasi oleh kekuatan penjual di hampir semua kerangka waktu (timeframe) yang penting. Support terdekat yang menjadi pertahanan DOGE saat ini berada di sekitar US$0,0690, yang merupakan titik terendah (swing low) terbaru. Apabila level ini berhasil ditembus oleh tekanan jual, harga berisiko mengalami penurunan lebih lanjut menuju US$0,0680, sebuah area di mana para pembeli sempat menunjukkan minatnya sebelumnya. Jika tekanan jual terus berlanjut tanpa hambatan, DOGE bahkan dapat bergerak lebih rendah lagi menuju level US$0,0650.

Di sisi lain, para ‘bull’ masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki struktur harga Dogecoin. Tantangan pertama dan terdekat yang harus dihadapi adalah menembus EMA 20 hari yang saat ini berada di kisaran US$0,0732. Jika DOGE mampu melewati level ini, potensi harga untuk menguji zona resistance Fibonacci yang membentang dari US$0,0752 hingga US$0,0785 akan terbuka lebar. Menurut analisis pasar, resistance berikutnya yang signifikan berada di EMA 50 hari, sekitar US$0,0788. Level ini menjadi batas penting karena penembusan yang meyakinkan di atasnya dapat memperkuat prospek pemulihan dan membuka jalan menuju EMA 100 hari di kisaran US$0,0867.

Minat Spekulatif Menurun, Trader Tetap Berhati-hati

Data dari pasar derivatif Dogecoin juga mengkonfirmasi adanya penurunan minat spekulatif. Open interest DOGE dilaporkan mengalami penurunan tajam dari puncaknya yang pernah melampaui US$5 miliar, dan kini berada di sekitar US$1,09 miliar. Penurunan open interest ini menandakan bahwa para trader cenderung mengurangi posisi leverage mereka di tengah tren harga yang melemah. Kondisi seperti ini biasanya mencerminkan sikap kehati-hatian di pasar, karena pelaku pasar belum melihat sinyal arah tren yang cukup kuat untuk dijadikan acuan.

Open interest yang cenderung stabil dalam beberapa sesi terakhir belum tentu menjadi indikator kepercayaan baru di pasar. Sebaliknya, hal ini bisa jadi menunjukkan bahwa para trader masih menahan diri dan menunggu konfirmasi yang lebih jelas sebelum kembali meningkatkan eksposur mereka. Tanpa adanya aliran permintaan spekulatif baru yang signifikan, potensi reli DOGE berisiko tetap terbatas. Harga DOGE membutuhkan dorongan volume perdagangan yang kuat dan peningkatan posisi pasar agar pemulihan yang terjadi dapat bertahan lebih lama dan tidak sekadar bersifat sementara.

Arus Keluar di Pasar Spot Terus Membebani DOGE

Aktivitas di pasar spot juga belum memberikan dukungan yang berarti bagi pemulihan Dogecoin. Dalam beberapa bulan terakhir, data menunjukkan bahwa arus keluar bersih (net outflow) DOGE lebih sering mendominasi dibandingkan arus masuk (inflow). Hal ini mengindikasikan bahwa investor secara umum masih cenderung mengurangi kepemilikan mereka daripada melakukan akumulasi agresif. Lonjakan arus keluar yang signifikan sempat tercatat pada bulan Oktober, Januari, Februari, dan awal Juni, memperkuat gambaran bahwa tekanan distribusi masih membayangi tren pergerakan Dogecoin.

Meskipun sempat terlihat adanya beberapa arus masuk pada bulan April, Mei, dan Juli, namun aliran modal tersebut belum cukup kuat untuk membalikkan pola arus keluar yang dominan secara keseluruhan. Data terbaru bahkan menunjukkan adanya net outflow sekitar US$116.790, menegaskan bahwa penjual masih lebih mendominasi pasar. Untuk dapat membangun tren naik yang berkelanjutan, Dogecoin membutuhkan peningkatan aliran modal masuk yang konsisten, sentimen pasar yang lebih positif, dan yang terpenting, konfirmasi breakout yang meyakinkan di atas level resistance utama.

Dalam jangka pendek, level support yang perlu dicermati adalah US$0,0690 sebagai benteng pertama, diikuti oleh US$0,0680 dan US$0,0650 jika tekanan jual terus meningkat. Sementara itu, resistance utama yang menjadi target adalah US$0,0732, diikuti oleh zona US$0,0752 hingga US$0,0788. Jika Dogecoin mampu menembus area resistance ini secara meyakinkan, peluang untuk pemulihan menuju US$0,0867 akan semakin terbuka lebar. Untuk saat ini, Dogecoin berada di persimpangan teknikal yang krusial. Selama harga mampu bertahan di atas level US$0,0690, potensi rebound masih ada. Namun, selama DOGE tetap berada di bawah semua EMA utama dan arus keluar di pasar spot terus berlanjut, momentum pemulihan kemungkinan besar akan tetap terbatas. Kondisi ini menegaskan bahwa Dogecoin Masih Tertekan, DOGE Perlu Rebut US$0,073 untuk Pulih.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tinggalkan komentar