Swasembada Pangan Prabowo Jadi Primadona, Netizen Setuju?

Renita

Swasembada Pangan Prabowo Jadi Primadona, Netizen Setuju?

Poros Informasi – Ambisi besar Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional tampaknya mendapat restu luas dari publik digital. Berdasarkan data terbaru, program swasembada pangan muncul sebagai kebijakan yang paling mendapatkan apresiasi tinggi di tengah masyarakat, mengungguli berbagai program strategis pemerintah lainnya.

Melalui analisis big data yang dilakukan oleh Continuum INDEF, terlihat adanya tren optimisme yang kuat terhadap sektor ketahanan pangan. Hal ini menjadi sinyal penting bagi stabilitas ekonomi nasional, mengingat pangan merupakan komponen krusial dalam menjaga daya beli masyarakat.

Swasembada Pangan Prabowo Jadi Primadona, Netizen Setuju?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Dominasi Sentimen Positif di Media Sosial

Dalam kajian bertajuk "2 Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo di Mata Netizen" yang dipaparkan dalam Diskusi Publik INDEF di Jakarta, angka menunjukkan dominasi yang signifikan. Program swasembada pangan berhasil mencatatkan sentimen positif sebesar 73,4%.

Angka ini menempatkan sektor pangan sebagai prioritas yang paling diterima oleh warganet dibandingkan tujuh program unggulan lainnya. Jika dibandingkan secara head-to-head, program ini melampaui program Cek Kesehatan Gratis yang meraih sentimen positif 67,8%, serta program Sekolah Rakyat yang berada di angka 54,9%.

Faktor Pendukung Kepercayaan Publik

Tingginya angka dukungan ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan pemantauan selama periode 1 Januari hingga 30 September 2026, terdapat sekitar 58 ribu percakapan di media sosial yang membahas isu ini. Ada beberapa poin kunci yang menjadi alasan mengapa masyarakat memberikan rapor hijau terhadap kebijakan ini:

  • Stabilitas Stok Nasional: Masyarakat merasa tenang dengan kepastian ketersediaan stok pangan di dalam negeri.
  • Cadangan Beras Bulog: Pengelolaan cadangan beras yang dianggap efektif menjadi sorotan positif.
  • Sinergi Keamanan: Keterlibatan aktif unsur TNI dan Polri dalam mendukung program ketahanan pangan dinilai sebagai langkah konkret untuk memperkuat implementasi di lapangan.

Selain itu, kinerja Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman juga turut menjadi bahan pembicaraan positif, di mana publik melihat adanya langkah nyata dalam mengawal kedaulatan pangan nasional.

Secara ekonomi, tingginya sentimen positif ini dapat menjadi modal sosial bagi pemerintah untuk terus mendorong kebijakan di sektor agraris. Kepercayaan publik yang kuat diharapkan mampu menciptakan iklim investasi yang stabil di sektor pertanian, yang pada akhirnya akan memperkuat struktur ekonomi nasional dalam jangka panjang.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tags

Tinggalkan komentar