AI Kunci UMKM Mendunia? Mendag Ungkap Strategi Revolusioner!

Renita

Poros Informasi – Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, menyerukan kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia untuk segera mengadopsi dan menguasai teknologi kecerdasan artifisial (AI) dalam strategi pemasaran digital mereka. Dorongan ini bukan tanpa alasan; Mendag melihat AI sebagai katalisator utama untuk memperluas jangkauan pasar, khususnya menuju arena global.

Menteri yang akrab disapa Busan ini menegaskan bahwa di era digital saat ini, kualitas produk yang unggul saja tidak lagi cukup untuk bersaing. "Produk yang bagus itu syarat pertama, setelah itu cara menjualnya," ujar Busan, seperti dikutip pada Sabtu (12/9/2026) oleh porosinformasi.co.id. Ia menambahkan bahwa produk berkualitas tinggi perlu diimbangi dengan strategi pemasaran yang efektif agar dapat menembus dan menjangkau konsumen yang lebih luas, termasuk membuka gerbang ke pasar internasional.

AI Kunci UMKM Mendunia? Mendag Ungkap Strategi Revolusioner!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Transformasi Pemasaran Digital UMKM: Era Baru dengan AI

Pemanfaatan AI, menurut Mendag, sangat beragam dan strategis bagi UMKM. Teknologi ini dapat menjadi asisten cerdas dalam melakukan riset pasar yang mendalam, mengidentifikasi tren dan preferensi konsumen secara akurat. Lebih jauh, AI juga mampu membantu dalam kreasi konten pemasaran yang menarik dan personalisasi pesan iklan, hingga perumusan strategi promosi yang lebih tertarget dan efisien. Bahkan, AI dapat memfasilitasi komunikasi yang lebih lancar dan efektif dengan calon pembeli dari berbagai negara tujuan ekspor, mengatasi hambatan bahasa dan waktu.

Adaptasi Digital: Kunci Keberlanjutan dan Daya Saing Global

Kemampuan untuk mengoptimalkan teknologi semacam AI ini, lanjut Busan, merupakan sebuah keharusan yang perlu terus diasah dan ditingkatkan. Hal ini sejalan dengan pergeseran masif dalam pola pemasaran yang kini semakin mengandalkan platform digital dan data. "UMKM tidak hanya dituntut untuk menghasilkan produk dengan kualitas prima, tetapi juga dituntut untuk memiliki kapabilitas dalam memasarkan produknya secara efektif dan inovatif di tengah persaingan global yang kian ketat," pungkasnya, menandaskan pentingnya sinergi antara kualitas produk dan kecakapan pemasaran digital.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tags

Tinggalkan komentar