Awas! IHSG Terjun Bebas di Sesi I, Ada Apa Gerangan?

Renita

Awas! IHSG Terjun Bebas di Sesi I, Ada Apa Gerangan?

Poros Informasi – Kabar kurang menggembirakan datang dari pasar modal Indonesia pada sesi pertama perdagangan hari ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau mengalami penurunan yang cukup signifikan, meski masih bertahan di atas level psikologis 8.500.

IHSG Berdarah di Awal Sesi, Investor Panik?

 Awas! IHSG Terjun Bebas di Sesi I, Ada Apa Gerangan?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Pada perdagangan Selasa (25/11/2025), IHSG terkoreksi sebesar 0,78% dan berada di level 8.503. Penurunan juga terjadi pada indeks-indeks lainnya, seperti LQ45 yang turun 0,99% ke level 845, IDX LQ45 LCL turun 1,13% menjadi 116,501, IDX30 turun 1,21% menjadi 441,65, dan IDX80 turun 0,92% menjadi 132.

Analis Sempat Optimis IHSG Tembus 8.600

Sebelumnya, Phintraco Sekuritas dalam risetnya sempat memproyeksikan IHSG akan melanjutkan tren positif dan mampu menembus level 8.600. Analis melihat secara teknikal, IHSG berhasil ditutup menguat di atas level MA5 serta keluar dari area konsolidasi.

"Indikator MACD dan Stochastic RSI juga mengindikasikan peluang berlanjutnya penguatan," tulis riset Phintraco Sekuritas.

Sebagai informasi, pada perdagangan Senin (24/11), IHSG ditutup menguat 1,85% di level 8.570, didorong oleh rebalancing MSCI November 2025. Saham BREN dan BRMS yang masuk dalam MSCI Global Standard Index juga mencatatkan penguatan yang signifikan. Selain itu, penguatan Rupiah terhadap Dolar AS juga turut memberikan sentimen positif.

Demutualisasi Bursa Efek, Momentum Perubahan?

Di sisi lain, pemerintah dan otoritas pasar modal tengah menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Demutualisasi Bursa Efek. RPP ini akan menjadi landasan perubahan struktur kelembagaan BEI, dari yang semula dimiliki sepenuhnya oleh anggota bursa, menjadi perseroan yang kepemilikannya lebih luas. Hal ini diharapkan dapat memisahkan status keanggotaan dan kepemilikan saham BEI.

Baca Juga

Ikuti Kami

Tags

Tinggalkan komentar