Poros Informasi – Langkah strategis diambil oleh PT Patra Logistik dalam memperkuat rantai pasok energi nasional. Perusahaan penyedia layanan logistik ini secara resmi mengumumkan perluasan jangkauan operasionalnya, khususnya untuk distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah Kalimantan. Langkah ini merupakan tindak lanjut atas mandat khusus yang diberikan oleh PT Pertamina Patra Niaga.
Perluasan ini menandai babak baru bagi perusahaan yang sebelumnya lebih banyak berfokus pada pengamanan distribusi energi di Pulau Jawa. Dengan masuknya wilayah Kalimantan ke dalam peta operasional, Patra Logistik siap menghadapi tantangan logistik di luar Pulau Jawa dengan infrastruktur yang lebih masif.

Penguatan Infrastruktur dan Armada di Kalimantan
Dalam upaya menjamin ketersediaan energi di wilayah Kalimantan, Patra Logistik telah menyiapkan skema distribusi yang komprehensif. Fokus utama pengembangan ini mencakup pengelolaan lima terminal BBM yang akan didukung oleh kekuatan armada hingga 100 unit mobil tangki.
Tidak hanya berhenti pada sektor BBM, perusahaan juga memperluas cakupan layanan gas rumah tangga. Distribusi LPG kini akan dikelola di tiga terminal LPG strategis yang tersebar di Kalimantan. Sebelumnya, fokus layanan LPG perusahaan terbatas pada wilayah Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur.
Ekspansi Layanan Aviasi dan Teknologi Pemantauan Real-Time
Selain sektor energi darat, Patra Logistik juga memperkuat posisinya di sektor aviasi. Perusahaan kini dipercaya untuk mengelola 11 Kerja Sama Operasi (KSO) Aviation Fuel Terminal milik Pertamina Patra Niaga. Hal ini mencakup layanan distribusi bahan bakar pesawat terbang di berbagai wilayah operasional yang tersebar mulai dari Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, hingga Sulawesi.
Untuk menjaga akurasi dan keamanan distribusi, perusahaan mengandalkan teknologi mutakhir melalui Road Traffic Control (RTC). Sistem pusat kendali ini bekerja selama 24 jam penuh untuk memantau pergerakan setiap unit mobil tangki secara real-time. Penggunaan teknologi ini bertujuan untuk memastikan setiap tetes energi sampai ke titik tujuan dengan tepat waktu dan meminimalisir risiko di perjalanan.
Direktur Utama Patra Logistik, Yock Yorlando, menegaskan bahwa perluasan wilayah ini adalah bentuk nyata dari kepercayaan pemegang mandat. Menurutnya, momentum ini menjadi katalisator bagi perusahaan untuk terus tumbuh dan memperkokoh peran dalam menjaga ketahanan energi nasional.
"Kepercayaan yang diberikan oleh Pertamina Patra Niaga menjadi kesempatan bagi kami untuk terus bertumbuh dan memperluas kontribusi dalam rantai pasok energi nasional," ungkap Yorlando dalam keterangan resminya di Jakarta.






