Gaji Singapura Menggiurkan: 12x UMR, Peluang Emas TKI!

Renita

Gaji Singapura Menggiurkan: 12x UMR, Peluang Emas TKI!

Poros Informasi – Daya tarik Singapura sebagai destinasi kerja bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) semakin tak terbantahkan. Dengan iming-iming gaji yang jauh melampaui standar upah di tanah air, banyak pekerja Indonesia melihat negara kota ini sebagai jembatan menuju perbaikan ekonomi yang signifikan. Laporan dari Okezone Economy, yang disajikan oleh Feby Novalius pada 10 Februari 2026, secara lugas menyoroti fenomena migrasi tenaga kerja ini, di mana potensi pendapatan di Singapura disebut-sebut bisa mencapai 12 kali lipat dari Upah Minimum Regional (UMR) di Indonesia.

Mengapa Singapura Menjadi Magnet Pekerja Asing?

Gaji Singapura Menggiurkan: 12x UMR, Peluang Emas TKI!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Singapura, sebagai salah satu pusat ekonomi dan keuangan global, secara konsisten menawarkan peluang kerja dengan kompensasi yang kompetitif, terutama bagi pekerja asing yang memiliki keterampilan spesifik. Kondisi ekonomi yang stabil, infrastruktur yang maju, serta tingginya permintaan akan tenaga kerja di berbagai sektor menjadi faktor pendorong utama. Bagi TKI, kesempatan untuk mendapatkan penghasilan yang jauh lebih tinggi dibandingkan di Indonesia adalah motivasi utama untuk menempuh perjalanan dan beradaptasi dengan lingkungan kerja di sana. Peningkatan kualitas hidup dan kemampuan untuk mengirimkan remitansi yang substansial kepada keluarga di tanah air menjadi daya tarik yang sulit ditolak.

Sistem Pengupahan Unik di Singapura: Tanpa UMR, Ada PWM dan LQS

Berbeda dengan Indonesia yang memiliki sistem Upah Minimum Regional (UMR) yang berlaku secara umum, Singapura menerapkan pendekatan yang lebih terstruktur dan spesifik dalam mengatur gaji minimum. Dikutip dari Dealls, negara ini tidak mengenal UMR standar, melainkan menggunakan dua sistem utama yang menjadi acuan dalam penentuan upah:

  • Progressive Wage Model (PWM): Sistem ini dirancang untuk menjamin upah minimum yang adil bagi pekerja dengan penghasilan rendah di sektor-sektor krusial. PWM berlaku untuk pekerja di bidang tertentu seperti kebersihan, keamanan, dan ritel. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa pekerja di sektor-sektor vital ini mendapatkan kompensasi yang layak seiring dengan peningkatan keterampilan dan produktivitas mereka. Ini juga mendorong perusahaan untuk berinvestasi dalam pelatihan dan pengembangan karyawan.
  • Local Qualifying Salary (LQS): LQS adalah batas gaji minimum yang harus dipenuhi oleh perusahaan bagi pekerja lokal. Keberadaan LQS ini sangat penting karena menjadi prasyarat bagi perusahaan yang ingin merekrut tenaga kerja asing dengan izin kerja tertentu, seperti S Pass atau Employment Pass (EP). Dengan kata lain, perusahaan harus membuktikan bahwa mereka membayar pekerja lokal sesuai standar sebelum diizinkan mempekerjakan tenaga kerja dari luar negeri.

Potensi Gaji yang Menggiurkan: Angka Riil di Lapangan

Meskipun tidak ada UMR yang seragam, pemerintah Singapura telah menetapkan standar gaji minimum yang jelas, baik untuk tenaga kerja lokal maupun asing. Angka-angka ini menunjukkan mengapa Singapura begitu menarik bagi para pencari kerja dari Indonesia:

  • Tenaga Lokal (LQS): Untuk pekerja lokal, standar gaji minimum yang ditetapkan melalui LQS adalah SGD 1.400 per bulan. Jika dikonversikan ke Rupiah, angka ini setara dengan sekitar Rp16 juta per bulan (dengan asumsi kurs sekitar Rp11.400 per SGD). Angka ini jauh melampaui rata-rata UMR di sebagian besar kota di Indonesia.
  • Tenaga Asing (Employment Pass/EP): Bagi tenaga kerja asing yang memenuhi syarat untuk mendapatkan Employment Pass (EP), standar gaji minimum umumnya lebih tinggi lagi. Gaji untuk pemegang EP bervariasi tergantung pada kualifikasi, pengalaman, dan jenis pekerjaan yang diemban, namun secara umum berada di atas ambang batas LQS. Posisi profesional dan manajerial seringkali menawarkan kompensasi yang sangat kompetitif, mencerminkan nilai tambah yang dibawa oleh pekerja asing berkualifikasi tinggi.

Dengan struktur pengupahan yang transparan dan potensi pendapatan yang signifikan, Singapura terus menjadi mercusuar harapan bagi banyak TKI yang bercita-cita untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarga mereka. Peluang ini tidak hanya menawarkan gaji yang lebih tinggi, tetapi juga pengalaman kerja internasional yang berharga, yang dapat menjadi bekal penting untuk masa depan.

Baca Juga

Ikuti Kami

Tags

Tinggalkan komentar