Poros Informasi – Kabar gembira sekaligus mendebarkan datang dari Ibu Kota Nusantara (IKN). Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengumumkan bahwa pembangunan tahap kedua IKN akan resmi dimulai pada awal Agustus 2025. Persiapan matang, termasuk penganggaran yang telah diselesaikan, menandai babak baru dalam proyek ambisius ini.
Fokus Pembangunan Tahap Kedua IKN: Legislatif, Yudikatif, dan Ekosistem Pendukung

Pembangunan tahap kedua ini akan difokuskan pada pembangunan kawasan Legislatif dan Yudikatif. Langkah ini tentu krusial untuk memastikan IKN dapat berfungsi sebagai pusat pemerintahan yang lengkap dan efektif. Selain itu, pembangunan ekosistem pendukung juga menjadi prioritas.
Perpindahan ASN dan Karyawan: IKN Semakin Hidup
Perkembangan signifikan lainnya adalah perpindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke IKN. Hingga Juli 2025, sebanyak 1.170 karyawan Otorita IKN telah resmi menempati hunian ASN yang tersedia. Kehadiran mereka semakin memperkuat denyut kehidupan di IKN.
Selain itu, 109 karyawan dari Rumah Sakit Kementerian Kesehatan juga telah mulai bekerja dan tinggal di kawasan IKN. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menyediakan fasilitas kesehatan yang memadai bagi para penghuni IKN.
Lembaga Negara dan Kementerian Ikut Bergerak ke IKN
Perpindahan ASN juga diperkuat dengan kehadiran karyawan dari berbagai lembaga negara dan kementerian. Bank Indonesia, Badan Intelijen Negara (BIN), Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta balai-balai teknis di bawah Kementerian PUPR, turut serta dalam proses pemindahan ini.
Kehadiran berbagai elemen pemerintahan ini menjadi bukti nyata bahwa IKN bukan hanya sekadar proyek infrastruktur, tetapi juga sebuah kota yang sedang dibangun dan diisi dengan kehidupan. Pembangunan tahap kedua yang akan dimulai pada Agustus 2025 diharapkan dapat semakin mempercepat proses transformasi ini.






