Poros Informasi – Kabar gembira bagi masyarakat Indonesia! Pemerintah telah mengalokasikan anggaran fantastis sebesar Rp508,2 triliun untuk program Perlindungan Sosial (Perlinsos) di tahun 2026. Bahkan, angka ini berpotensi melonjak hingga Rp1.000 triliun demi memperkuat pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh. Lantas, bagaimana cara memastikan Anda termasuk dalam daftar penerima bantuan sosial (bansos) ini?
Cek Status Penerima Bansos 2026 dengan KTP

Pemerintah kini menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai fondasi utama dalam penyaluran bansos. Sistem ini memungkinkan masyarakat untuk mengetahui posisi desil kesejahteraan mereka hanya dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera di KTP. Proses pengecekan dapat dilakukan secara online maupun offline, memberikan kemudahan akses bagi seluruh lapisan masyarakat.
Rincian Bansos PKH dan BPNT 2026
Bagi Anda yang terdaftar sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH), besaran bantuan yang akan diterima bervariasi, tergantung pada kategori penerima:
- Ibu hamil dan anak usia dini: Rp750.000 per tahap
- Siswa SD: Rp225.000 per tahap
- Siswa SMP: Rp375.000 per tahap
- Siswa SMA: Rp500.000 per tahap
- Lansia (60 tahun ke atas) dan penyandang disabilitas berat: Rp600.000 per tahap
Sementara itu, penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) akan menerima Rp200.000 setiap bulan. Pencairan dilakukan setiap tiga bulan sekali, sehingga total bantuan yang diterima adalah Rp600.000.
Dengan anggaran yang signifikan ini, pemerintah berharap dapat memberikan dampak positif yang besar bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia di tahun 2026. Pastikan Anda memanfaatkan kesempatan ini dengan mengecek status penerima bansos Anda melalui NIK KTP.






