Harga Beras Aman Jelang Nataru? Bapanas Beri Jawaban!
Andriko Noto Susanto, Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, mengungkapkan bahwa upaya stabilisasi harga telah membuahkan hasil. Dari 50 kabupaten/kota yang sebelumnya mengalami fluktuasi harga beras, kini hanya tersisa 39 wilayah.

Intervensi Pemerintah Efektif Redam Gejolak Harga
Pemerintah terus berupaya mengantisipasi potensi gejolak harga pangan, terutama beras. Andriko menegaskan pentingnya stabilitas beras bagi kesejahteraan petani dan daya beli masyarakat.
"Beras menyumbang lebih dari separuh struktur konsumsi pangan nasional, sehingga stabilitasnya menentukan langsung kesejahteraan petani dan daya beli 286 juta penduduk," ujarnya. Mandat dari Presiden dan Kepala Bapanas sangat jelas: memastikan pasokan aman, harga terkendali, dan masyarakat terlindungi dari gejolak pangan.
Bali Siap Hadapi Lonjakan Wisatawan
Bali, sebagai destinasi wisata utama, dipastikan aman dalam hal pasokan beras. Meskipun harus melayani kebutuhan pangan sekitar 15 juta orang setiap tahun, jauh melebihi jumlah penduduk asli yang hanya 4,4 juta jiwa, Bapanas menjamin ketersediaan dan keterjangkauan beras tetap terjaga. Menjaga stabilitas harga beras di Bali menjadi bagian penting dari mandat yang diberikan Kepala Bapanas Amran Sulaiman.






