Poros Informasi – Kabar mengejutkan datang dari Ibu Kota Nusantara (IKN). Meskipun sempat ada kekhawatiran, pemerintah memastikan pembangunan IKN tetap berlanjut pada tahun 2026. Hal ini diungkapkan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Anggaran Rp6,3 Triliun Ditetapkan

Besaran dana yang disiapkan untuk pembangunan IKN di tahun 2026 terbilang fantastis. Sri Mulyani menyebutkan angka Rp6,3 triliun telah dialokasikan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026. "Rp6,3 triliun, Pak, untuk IKN," tegasnya pada Minggu, 17 Agustus 2025. Anggaran tersebut tercatat sebagai bagian dari belanja pemerintah pusat.
Komitmen Pemerintah Tetap Kuat
Alokasi dana ini menunjukkan komitmen pemerintah yang kuat dalam melanjutkan pembangunan IKN, meskipun mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun 2025 yang mencapai Rp13,5 triliun (termasuk DIPA dan anggaran tambahan). Penurunan anggaran ini kemungkinan besar merupakan bagian dari strategi penyesuaian dan efisiensi.
Skema Pendanaan Lainnya
Selain anggaran pemerintah sebesar Rp6,3 triliun, pemerintah juga akan terus mengandalkan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) serta investasi swasta untuk membiayai pembangunan IKN. Hal ini menunjukkan upaya pemerintah untuk melibatkan sektor swasta dalam percepatan pembangunan IKN. Strategi ini diharapkan dapat meminimalisir beban APBN dan mendorong partisipasi aktif dari sektor swasta dalam proyek strategis nasional ini.
Prospek IKN di Masa Mendatang
Dengan adanya kepastian anggaran dan komitmen pemerintah yang terus berlanjut, pembangunan IKN diproyeksikan akan terus berjalan sesuai rencana. Keberhasilan pembangunan IKN tidak hanya bergantung pada ketersediaan anggaran, tetapi juga pada efektivitas pengelolaan dan pengawasan proyek agar terhindar dari potensi penyimpangan. Langkah-langkah strategis dan transparansi dalam pengelolaan keuangan akan menjadi kunci keberhasilan pembangunan IKN di masa mendatang.






