Poros Informasi – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) menunjukkan sinyal positif setelah melakukan serangkaian pembenahan internal. Langkah-langkah strategis seperti peningkatan efisiensi produksi, optimalisasi rantai pasok, penguatan tata kelola perusahaan, dan restrukturisasi bisnis mulai membuahkan hasil.
Krakatau Steel Bangkit Berkat Danantara

Dukungan modal kerja dari Danantara menjadi katalis penting dalam transformasi Krakatau Steel. Suntikan dana ini memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan utilisasi fasilitas produksi, menstabilkan pasokan bahan baku, mempercepat siklus produksi, serta memperkuat daya saing harga dan waktu pengiriman kepada pelanggan.
Krakatau Steel menyampaikan apresiasi atas dukungan signifikan dari Danantara, yang dipandang sebagai mitra strategis pemerintah dalam program penyehatan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dukungan ini menjadi fondasi yang kokoh untuk memperkuat struktur finansial dan operasional perusahaan, sehingga Krakatau Steel dapat kembali ke jalur produktivitas dan profitabilitas yang berkelanjutan.
Penguatan Industri Baja Nasional
Perseroan meyakini bahwa dukungan dari Danantara merupakan wujud komitmen dalam memperkuat BUMN strategis sebagai pilar industri nasional. Hal ini juga menjaga keberlanjutan operasional Krakatau Steel, yang memiliki kepentingan strategis bagi kemandirian industri baja Indonesia.
Pandangan Danantara Terhadap Industri Baja
Managing Director Business-3 Danantara Asset Management, Febriany Eddy, menegaskan bahwa Krakatau Steel merupakan industri strategis nasional yang perlu segera disehatkan. Proyeksi kebutuhan baja domestik dan regional yang terus meningkat seiring dengan perkembangan sektor konstruksi, transportasi, dan manufaktur menjadi alasan utama.
"Pertumbuhan industri baja selalu selaras dengan pertumbuhan ekonomi. Karena itu, melihat industri baja tidak bisa hanya dari kondisi hari ini," ujar Febriany Eddy di Jakarta, Selasa (25/11/2025).
Febriany Eddy menambahkan bahwa sektor baja merupakan investasi jangka panjang. Prioritas saat ini adalah membuat industri baja BUMN lebih efisien. Penyehatan Krakatau Steel dinilai sebagai langkah yang tepat dalam agenda tersebut.
"Investasinya bersifat jangka panjang 10 sampai 15 tahun ke depan. You invest for tomorrow, not today. Tetapi hari ini industrinya tetap harus efisien dan efektif," jelas Febriany Eddy.






