Poros Informasi – Setelah pasar kripto diguncang badai di bulan Oktober, angin segar mulai berhembus. Sinyal-sinyal kuat mengindikasikan bahwa musim altcoin (Altcoin Season) mungkin akan segera tiba di bulan November 2025. Apakah ini saatnya beralih dari Bitcoin?
Apakah Altcoin Season Akan Segera Tiba?

Meskipun banyak analis sebelumnya pesimis, tiga indikator utama kini menunjukkan potensi pergeseran modal dari Bitcoin ke altcoin. Mari kita telaah lebih dalam.
1. Dominasi Bitcoin: Apakah Kekuatannya Mulai Pudar?
Salah satu indikator utama untuk mengukur potensi altseason adalah Dominasi Bitcoin (BTC.D), yaitu persentase kapitalisasi pasar Bitcoin dibandingkan dengan total pasar kripto.
Saat ini, BTC Dominance berada di sekitar 59,94%. Beberapa analis melihat tren ini sebagai sinyal bearish. Matthew Hyland, seorang analis, berpendapat bahwa ini bisa jadi hanya dead cat bounce dalam tren penurunan yang lebih besar.
Michaël van de Poppe bahkan membandingkan pola saat ini dengan siklus 2019-2020, di mana penurunan dominasi Bitcoin diikuti oleh lonjakan besar pada altcoin seperti Ethereum dan Cardano. "Kita mungkin berada di titik perubahan yang sama," ujarnya.
Trader DonCrypto juga mengidentifikasi pola head and shoulders pada grafik BTC.D, sebuah sinyal klasik pembalikan arah menuju tren turun. Jika pola ini terkonfirmasi, aliran modal dari Bitcoin ke altcoin bisa semakin cepat.
2. Psikologi Pasar: Dari Pesimisme ke Optimisme?
Siklus altseason seringkali dimulai bukan saat euforia, melainkan saat pasar dilanda ketidakpercayaan. Analis Merlijn menegaskan bahwa titik balik sering terjadi saat mayoritas investor sudah "menyerah".
"Altcoin Season dimulai ketika semua orang menyerah. Pola yang sama, ketidakpercayaan yang sama. Setiap altseason sebelumnya lahir dari kondisi ini," katanya.
Data on-chain menunjukkan peningkatan volume transaksi altcoin di akhir pekan lalu, yang mengindikasikan bahwa investor ritel mulai kembali masuk ke pasar. Sentimen ini bisa menjadi langkah awal menuju fase bullish yang lebih luas.
3. Likuiditas Baru dari The Fed: Bahan Bakar untuk Altcoin?
Katalis eksternal juga dapat memainkan peran penting. The Fed diperkirakan akan memulai kembali program Quantitative Easing (QE) pada 1 Desember 2025. Langkah ini berpotensi menyuntikkan likuiditas segar ke pasar keuangan global.
Secara historis, kebijakan seperti ini telah mendorong aliran modal ke aset berisiko, termasuk kripto. Para analis memperkirakan bahwa gelombang modal baru ini dapat mengalir ke altcoin dan memperkuat momentum bullish yang mulai terbentuk sejak awal November.
Penting untuk diingat: Meskipun sinyal-sinyal teknikal dan psikologis mulai mengarah pada altseason, beberapa analis memperingatkan agar investor tetap berhati-hati.
"Masih terlalu dini untuk menyebut ini sebagai altseason penuh. Bisa jadi ini hanya reli spekulatif jangka pendek," kata seorang analis pasar dari CoinDesk.
Dengan dominasi Bitcoin yang melemah, sentimen ritel yang membaik, dan likuiditas baru yang siap masuk, November bisa menjadi bulan penentu. Apakah ini awal dari Altcoin Season 2025 atau sekadar false alarm sebelum badai berikutnya? Kita tunggu saja!
Investasi dan trading kripto aman hanya di porosinformasi.co.id. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
porosinformasi.co.id berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.






