Arthur Hayes Borong Ethereum Lagi, Padahal Baru Jual 6.000 ETH: Manuver Mengejutkan Sang Miliarder Kripto

Amalia Citra

Amalia Citra

Arthur Hayes Borong Ethereum Lagi, Padahal Baru Jual 6.000 ETH: Manuver Mengejutkan Sang Miliarder Kripto
Arthur Hayes Borong Ethereum Lagi, Padahal Baru Jual 6.000 ETH: Manuver Mengejutkan Sang Miliarder Kripto

Manuver Tak Terduga: Arthur Hayes Borong Ethereum Lagi, Padahal Baru Jual 6.000 ETH

Poros Informasi – 16 Juli 2026 | Dalam sebuah langkah yang mengejutkan pasar aset kripto, Arthur Hayes, pendiri bursa kripto BitMEX, kembali menjadi sorotan setelah melakukan pembelian Ethereum (ETH) dalam jumlah besar. Keputusan ini diambil hanya beberapa minggu setelah ia diketahui menjual 6.000 ETH dengan estimasi kerugian yang signifikan. Perubahan arah drastis ini memicu spekulasi mengenai strategi investasi sang miliarder kripto.

Akumulasi Besar di Tengah Ketidakpastian Pasar

Data on-chain terbaru menunjukkan bahwa Arthur Hayes kembali borong Ethereum dalam jumlah signifikan. Pada Rabu, 15 Juli 2026, ia dilaporkan membeli 1.293 ETH, yang setara dengan nilai sekitar US$2,48 juta. Pembelian ini terjadi tak lama setelah dompetnya menerima 646 ETH, senilai kurang lebih US$1,24 juta, yang berasal dari Galaxy Digital. Dalam satu hari saja, total akumulasi Ethereum oleh Hayes mencapai lebih dari 1.900 ETH.

Langkah ini menandai sebuah perubahan haluan yang cukup tajam. Pasalnya, pada akhir Juni lalu, Hayes sempat melepas 6.000 ETH. Transaksi penjualan tersebut diperkirakan merugikan dirinya sekitar US$606.000. Keputusan menjual dalam jumlah besar ini diambil setelah ia membangun posisi di Ethereum hanya beberapa minggu sebelumnya. Pada periode yang sama, Hayes juga dilaporkan keluar dari beberapa aset kripto lainnya, termasuk Worldcoin, Zcash, NEAR, dan Hyperliquid. Ia kala itu mengemukakan kekhawatirannya terhadap pasar kripto, merujuk pada faktor risiko seperti lonjakan harga energi, potensi Initial Public Offering (IPO) yang berkaitan dengan kecerdasan buatan (AI), serta ketidakpastian politik global.

Transaksi Melalui Jalur Institusional

Analisis transaksi terbaru Arthur Hayes menunjukkan pola yang menarik. Menurut laporan BeInCrypto, pembelian ETH kali ini dimulai ketika Hayes mentransfer US$1,25 juta dalam bentuk stablecoin USDC ke broker institusional utama, FalconX. Beberapa menit kemudian, Galaxy Digital mentransfer 646,33 ETH ke dompetnya. Pola transaksi ini dinilai mirip dengan transaksi over-the-counter (OTC), yang biasanya melibatkan perpindahan dana besar melalui perantara institusional untuk menghindari dampak pasar yang signifikan.

Tidak lama setelah menerima kiriman dari Galaxy Digital, Hayes kembali terlihat melakukan pembelian 1.293 ETH senilai sekitar US$2,48 juta. Dengan tambahan ini, total pembelian Ethereum Hayes dalam satu hari melampaui 1.900 ETH. Pada saat transaksi tersebut berlangsung, harga Ethereum diperdagangkan di kisaran US$1.920, menunjukkan kenaikan sebesar 2,79% dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasar ETH saat itu berada di kisaran US$231 miliar, mengukuhkan posisinya sebagai aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin.

Rekam Jejak Trading yang Penuh Perhatian

Arthur Hayes dikenal sebagai salah satu figur paling berpengaruh di dunia kripto, yang kerap mengambil posisi investasi besar dan berani. Namun, sejumlah transaksinya sepanjang tahun ini juga kerap memicu perhatian karena sifatnya yang agresif dan terkadang dibalik dalam kurun waktu yang relatif singkat. Salah satu contohnya adalah pembelian token SYN milik Synapse senilai sekitar US$2,2 juta pada akhir Juni. Sejak pembelian tersebut, harga SYN dilaporkan mengalami penurunan lebih dari 55%, membuat posisi Hayes mencatat kerugian belum terealisasi sekitar 28%, atau setara dengan US$610.000.

Meskipun demikian, rekam jejak Hayes juga mencakup prediksi yang akurat, terutama terkait Bitcoin. Proyeksinya mengenai potensi titik terendah Bitcoin di sekitar US$40.000 pada bulan Juni sempat mendapat perhatian luas, terutama setelah pandangan serupa dikemukakan oleh perusahaan penambangan besar asal Tiongkok. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun kadang mengambil risiko tinggi, Hayes juga memiliki kemampuan analisis yang tajam.

Sinyal Perubahan Pandangan terhadap Ethereum?

Pembelian Ethereum terbaru oleh Arthur Hayes ini kembali menimbulkan pertanyaan: apakah ini menjadi sinyal perubahan pandangan yang mendasar terhadap aset kripto terbesar kedua tersebut? Mengingat ia baru saja menjual dalam jumlah besar dengan kerugian, manuver Arthur Hayes Borong Ethereum Lagi ini bisa diartikan sebagai keyakinan jangka pendek terhadap potensi penguatan ETH. Dengan Ethereum yang menunjukkan tren penguatan di bulan Juli, akumulasi besar ini bisa jadi merupakan upaya Hayes untuk memanfaatkan momentum pasar.

Pasar saat ini masih menanti dengan cermat apakah keputusan terbaru Hayes untuk kembali memborong Ethereum akan membuahkan hasil positif atau justru mengulangi pola transaksi sebelumnya yang berisiko. Pergerakan harga ETH yang mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan menjadi faktor kunci yang mungkin mendorong keputusan Arthur Hayes Borong Ethereum Lagi dalam jumlah besar. Keputusan ini menegaskan kembali volatilitas dan dinamika pasar aset kripto yang selalu penuh kejutan.

Kisah Arthur Hayes Borong Ethereum Lagi, Padahal Baru Jual 6.000 ETH ini menjadi studi kasus menarik tentang strategi investasi di pasar kripto yang sangat dinamis. Apakah ini adalah langkah brilian atau pertaruhan berisiko tinggi, waktu yang akan menjawab.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tinggalkan komentar