Arthur Hayes Guncang Pasar! Token Ini Siap Saingi Deribit?

Usman

Poros Informasi – Arthur Hayes, sosok visioner di balik BitMEX, kembali menggemparkan jagat kripto. Kali ini, fokusnya tertuju pada Hypercall, sebuah bursa opsi terdesentralisasi (DEX) inovatif yang dikembangkan oleh tim Synapse Protocol. Melalui unggahan di platform X pada 29 Juni, Hayes secara terang-terangan menyatakan keyakinannya bahwa Hypercall memiliki potensi besar untuk menjadi penantang serius bagi Deribit, raksasa di pasar derivatif kripto. Pernyataan ini sontak memicu euforia, mendorong harga token SYN milik Synapse Protocol melonjak hingga 26% dalam waktu singkat.

Strategi "Hypercall" Arthur Hayes: Mengguncang Dominasi Deribit

Arthur Hayes Guncang Pasar! Token Ini Siap Saingi Deribit?
Gambar Istimewa : news.tokocrypto.com

Hypercall, yang lahir dari inovasi tim Synapse, beroperasi di atas fondasi ekosistem Hyperliquid. Hayes mengungkapkan bahwa ketertarikannya pada Hyperliquid masih kuat, namun ia mencari peluang investasi yang menawarkan profil risiko-imbal hasil yang lebih asimetris. Baginya, sudah saatnya pasar memiliki bursa opsi terdesentralisasi (DEX) yang mampu secara frontal menantang hegemoni Deribit, pemain dominan di sektor ini.

Mengapa SYN Jadi Taruhan Asimetris Pilihan Hayes?

Hayes memandang SYN bukan sekadar token biasa, melainkan sebuah "taruhan asimetris" yang paling menjanjikan di lanskap kripto saat ini. Argumennya didasarkan pada beberapa pilar kuat: valuasi terdilusi penuh (FDV) yang relatif moderat di kisaran US$81 juta, ketiadaan tekanan jual dari investor ventura berkat tidak adanya jadwal unlock token, serta fakta bahwa 88% pasokan token sudah beredar di pasar. Ditambah lagi, ketersediaan SYN di bursa-bursa papan atas seperti Binance dan Kraken menjamin likuiditas yang memadai dan aksesibilitas yang luas bagi investor.

Dampak Langsung dan Aksi Nyata Sang Maestro Kripto

Lebih dari sekadar spekulasi, Hayes menyoroti potensi Hypercall untuk secara fundamental memperluas utilitas token SYN. Dengan beroperasinya DEX opsi ini, SYN diharapkan dapat diuntungkan dari berbagai mekanisme pendapatan, termasuk program buyback token. Jika Hypercall sukses menarik volume perdagangan opsi yang substansial, permintaan terhadap SYN secara alami akan melonjak, didorong oleh proposisi nilai yang lebih konkret.

Yang lebih menguatkan tesisnya, data on-chain secara gamblang menunjukkan bahwa Arthur Hayes tidak hanya berbicara, melainkan juga bertindak. Ia tercatat mengakuisisi 6,16 juta token SYN senilai kurang lebih US$2,2 juta dari Flowdesk, dengan harga rata-rata sekitar US$0,3573 per token. Aksi pembelian langsung ini mengirimkan sinyal kuat ke pasar, menegaskan keyakinan Hayes dan memicu gelombang sentimen positif.

Jejak Sukses Sebelumnya: Belajar dari HYPE

Pandangan Hayes terhadap SYN tidak muncul begitu saja. Ia merujuk pada kesuksesan prediksinya terhadap token HYPE milik Hyperliquid sebelumnya. HYPE telah membuktikan diri sebagai salah satu aset dengan performa gemilang di sektor derivatif dan DeFi. Berbekal pengalaman tersebut, Hayes memposisikan SYN sebagai peluang strategis untuk kembali mendapatkan eksposur terhadap pertumbuhan pesat ekosistem Hyperliquid, namun dengan potensi kenaikan (upside) yang jauh lebih besar mengingat valuasinya yang masih relatif kecil.

Analisis Pasar: Momentum Kuat di Tengah Gejolak

Pasca unggahan Hayes, harga SYN memang melesat 26% dalam sekejap. Namun, seperti yang sering terjadi di pasar kripto, euforia diikuti oleh fase profit-taking yang menyebabkan sebagian kenaikan tersebut terkoreksi. Kendati demikian, Hayes sendiri diperkirakan masih menikmati keuntungan signifikan mengingat harga pembeliannya di kisaran US$0,3573.

Kenaikan harga terbaru ini hanyalah kelanjutan dari reli masif yang telah dialami SYN sebelumnya. Menurut tim riset porosinformasi.co.id, dalam kurun waktu satu bulan terakhir, token Synapse telah mencatatkan kenaikan impresif lebih dari 1.100%. Fenomena ini semakin menarik karena terjadi di tengah kondisi pasar kripto yang lebih luas cenderung lesu, menjadikan SYN sebagai outlier dengan momentum yang sangat spesifik.

Meskipun demikian, data dari pasar derivatif mengindikasikan adanya gelombang profit-taking dalam beberapa jam terakhir. Open interest (OI) pada kontrak berjangka SYN sempat merosot 13% dalam empat jam, meskipun secara keseluruhan masih menunjukkan kenaikan sekitar 5% dalam 24 jam terakhir, menandakan bahwa minat terhadap aset ini belum sepenuhnya pudar. Penurunan OI ini teramati di beberapa bursa besar, seperti Binance (-15%), Bitget (-14%), dan MEXC (-10%). Ini mencerminkan strategi trader yang memanfaatkan lonjakan likuiditas untuk merealisasikan keuntungan, sebuah pola klasik "beli rumor, jual berita."

Potensi dan Risiko: Mengarungi Volatilitas SYN

Secara keseluruhan, momentum SYN tetap menjadi sorotan utama di pasar kripto. Kombinasi dukungan dari Arthur Hayes, narasi Hypercall sebagai pesaing tangguh Deribit, serta keterkaitannya dengan ekosistem Hyperliquid, membentuk serangkaian katalis yang sangat kuat. Namun, para investor perlu menyadari bahwa setelah lonjakan harga lebih dari 1.100% dalam sebulan, risiko volatilitas ekstrem dan potensi profit-taking lanjutan tetap membayangi.

Dengan segala dinamika yang menyertainya, perjalanan SYN di pasar kripto patut terus dicermati. Bagi Anda yang tertarik untuk mendalami lebih jauh atau berinvestasi di aset kripto, porosinformasi.co.id menyediakan platform yang aman dan terpercaya. Ikuti terus update berita kripto terkini melalui Google News porosinformasi.co.id dan unduh aplikasi trading bitcoin & kripto sekarang juga.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Segala keputusan investasi adalah tanggung jawab penuh Anda. Konten ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto. porosinformasi.co.id berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Juga

Ikuti Kami

[addtoany]

Tags

Tinggalkan komentar